« - »

Jadi Penerjemah ‘Dadakan’

Posted on 24 October 2004

Wah hari Minggu ini, saya mendapat job mendadak, yaitu menjadi penerjemah di tempat saya beribadah. Ceritanya begini, ada 2 orang asing dari USA yang berencana ikut kebaktian ditempat kami dan mereka baru 3 minggu berada di Indonesia, sehingga praktis belum banyak mengerti tentang bahasa Indonesia. Oleh gereja, saya diminta untuk membantu mendampingi mereka selama kebaktian dan fellowship setelah kebaktian.

Disini, saya menjumpai beberapa kesulitan karena:

  • Secara umum, menerjemahkan bahasa Indonesia ke Bahasa Inggris jauh lebih sulit daripada sebaliknya
  • Harus menerjemahkan isi khotbah pendeta, dengan sekian banyak kosa kata Theologia, yang tidak banyak saya gunakan dalam penggunaan bahasa Inggris saya sehari-hari
  • Pola penerjemahan yang bukan sentence-by-sentence, melainkan saya menerjemahkan summary apa yang dikatakan oleh pendeta kepada mereka; berarti saya melakukan dua task secara bersamaan yaitu mendengar+meringkas dan menerjemahkan
  • Berkata-kata dalam bahasa Inggris dengan suara yang lirih, menyebabkan beberapa kali orang tersebut tidak bisa mendengar perkataan saya dengan baik dan saya harus mengulanginya lagi
  • Ada kejadian lucu, dimana saat pendeta meminta kita membaca kitab Ayub, wah saya cuman bisa melongo soalnya tidak tahu bahasa Inggris-nya kitab Ayub.. Sebelumnya beliau meminta kita membaca kitab Kejadian, dan dengan pede saya menginformasikan untuk membuka kitab Genesis (lha wong hapalnya cuman Genesis, Exodus, Numbers thok, hehehe)…

    Yah, ini merupakan pengalaman pertama saya menerjemahkan isi khotbah kedalam bahasa Inggris, dan dalam bentuk summarized explaination (bukan sentence-by-sentence); kiranya saya dimampukan Tuhan untuk belajar lebih baik lagi sehingga memberikan hasil yang lebih maksimal untuk kemuliaan NamaNya dikemudian hari.

    Popularity: 4% [?]

    Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


    Leave a reply