« - »

Mail Server Koq Ikut Libur Lebaran Yah ??

Posted on 28 November 2004

Busyet, setelah libur Lebaran, ada beberapa hal yang lucu namun menjengkelkan berkaitan dengannya; dalam hal ini adalah Mail Server.

Ada satu perusahaan cukup besar (sebut saja X) yang sering mengadakan komunikasi dengan perusahaan kami melalui e-mail. Kami mendapat sekian banyak complaint bahwa user di perusahaan X sudah mengirimkan banyak e-mail ke user kami, namun user kami belum menerima. Koq aneh yah ?? Alhasil setelah di-check, ternyata bandwidth dan other resources Mail Server X sedang habis-habisan karena selama libur Lebaran, server-nya ikut libur; giliran nyala, dia harus menerima sekian banyak e-mail yang pending di MX Backup ISP, sehingga akhirnya semua e-mail yang dikirim oleh user disana hanya masuk ke outgoing queue saja :-(. Jadi e-mail dari user mereka ke user kami akhirnya membutuhkan waktu sekitar 26 jam lebih untuk sampai; mungkin karena tidak pake perangko kali yah ?? :-(.

Sebelnya lagi, kami terkena imbasnya dari hari Rabu !! Betapa tidak ?? Bandwidth kami yang 256Kbps habis ludes !! Di MX Backup kami ada hampir 300-an message dengan total kapasitas 102MB !! Bener-bener gila deh :-(. Akhirnya pada hari Sabtu malam saya masih harus connect melalui dial-up dari rumah (aduh, sedih banget.. lambatnya poooll, padahal connect langsung ke server kami lho), wah lumayan, sudah berkurang menjadi 90 message dengan kapasitas 52MB :-(. Dan saat hari Minggu siang, saya check lewat dial-up, hasilnya sudah lumayan; semua message sudah selesai tertransfer ke Mail Server utama. Waduh.. waduh..

Ada pula satu perusahaan lain (sebut saja Y) yang ternyata tidak mempunyai MX Backup dan kelihatannya Mail Server-nya pun ikut libur Lebaran (karena semua e-mail kami yang ditujukan kesana pada mental/bouncing). Waduh, koq jadi kayak gitu sih ?? 🙁

Dalam industri kami, e-mail memegang peranan yang sangat penting; problem dalam e-mail berarti keterlambatan informasi; dan keterlambatan informasi berakibat langsung kepada produksi dan finansial. Jadi e-mail harus benar-benar dijaga.

Saat libur Lebaran yang dulu-dulu, kami tidak terlalu dipusingkan karena Mail Server diletakkan di ISP colocation; jadi saat semua server dan infrastruktur IT dimatikan, semua e-mail tetap ditampung di Mail Server tersebut. Tahun ini adalah tahun yang khusus, karena kami telah memindahkan Mail Server dari colocation di ISP ke kantor kami. Sehingga selama liburan Lebaran, Mail Server harus tetap menyala 24 x 7.

Sulitnya ada sedikit problem di ketersediaan listrik 24 x 7 yang bisa Anda baca disini. Beruntung, kami menggunakan UPS APC Matrix yang memungkinkan kami menambahkan beberapa baterai tambahan, sehingga waktu uptime menjadi jauh lebih lama (lebih dari 1 jam). Selain itu, kami pun mempersiapkan MX Backup Server sendiri yang kami tempatkan pada site yang berbeda (colocation di ISP) untuk menjamin proses MX Backup yang lebih baik. Selanjutnya, setiap hari selama libur Lebaran, saya connect ke Mail Server lewat Internet untuk memastikan Mail Server berfungsi dengan baik.

Makanya saya jadi cukup heran saat ada perusahaan-perusahaan besar yang “meliburkan” Mail Server mereka selama liburan (dengan ataupun tanpa MX Backup)… Memangnya Mail Server ikut halal bihalal apa ?? 😛

Popularity: 5% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply