« - »

The Da Vinci Code

Posted on 8 November 2004

Waduh, sudah sekian lama saya tidak menemukan buku-buku sekualitas karangan Sidney Sheldon (sebenarnya sudah muncul buku baru beliau, yaitu Are You Afraid of the Dark, tapi belum tersedia di Indonesia nih :-() , Tom Clancy, Michael Crichton, atau pengarang-pengarang top lainnya; jadinya saya malah lebih sering beli komik Captain Tsubasa-lah, The Master Cooking Boy-lah (yang ini saya pengen cerita di blog lain, jadi tunggu yah :-P), atau Kungfu-Boy-lah.

Nah kebetulan pas tgl 4 November kemarin, kami sekeluarga ke TB Gramedia dan membeli beberapa buku bacaan; saya menemukan suatu buku kontroversial berjudul The Da Vinci Code karangan dari Dan Brown. Karena kesibukan, akhirnya saya baru membuka buku itu pada hari Minggu 7 Nov kemarin; dan akibatnya ?? Tangan dan mata saya lengket pada buku itu sepanjang hari !! Gile beneeerrr…

Buku tersebut penuh dengan cryptography, teka-teki bersambung, dan sarat dengan intrik Gereja yang cukup kontroversial (hiii, mungkin kalo dibaca para Pendeta atau Rohaniwan, mereka bakalan shocked berat yah??). Saya ingatkan, nikmati buku ini dengan pikiran terbuka; tidak semua hal yang berkaitan dengan agama harus ditelan mentah-mentah; nikmati saja sisi hiburannya bagi Anda penggemar buku fiksi yang berkualitas.

It is a must-to-read fiction novell !!

Popularity: 11% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


3 Responses to 'The Da Vinci Code'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' The Da Vinci Code '.

  1. Wong Ngeleh said,

    on August 10th, 2005 at 11:54 am

    [quote]Buku tersebut penuh dengan cryptography, teka-teki bersambung, dan sarat dengan intrik Gereja yang cukup kontroversial (hiii, mungkin kalo dibaca para Pendeta atau Rohaniwan, mereka bakalan shocked berat yah??).[/quote]
    Jelas aja shock, karena fakta, opini dan mitos digabung jadi suatu cerita fiksi yang tampak meyakinkan. Tapi memang dia jago nyeritainnya sih. Namun, fiksi tetaplah fiksi. Ada banyak buku dan artikel yang telah membeberkan semua kebohongan di buku tersebut.

  2. poetry said,

    on May 3rd, 2006 at 3:54 pm

    betul tuh……jgn percaya bgt tuh bacaan ntar bingung lagi……
    gw juga suka tuh baca2 novel n’ buku …. buat nambah wawasan……….cari ilmu sebanyak2nya…….
    just believe u’r god n u’r self

  3. Dymas said,

    on November 22nd, 2006 at 2:11 pm

    Yes…buku itu salah satu buku bule yang gua suka…sebelumnya hanya karangan dalem negeri yg menurut gua asik kaya Ahmad Tohari, Romo Mangun, dll. Ternyata keren meski kontroversial! Coba kalo orang indonesia yang bikin pasti dah bakar-bakaran deh heheheh gak dewasa ya…btw seru juga nyusuri kota yg jadi setting cerita Da Vinci Code…hope someday i’ll be there!

Leave a reply