« - »

Es Dawet – Kampung Kali

Posted on 11 December 2004

Di bulan Desember, kita sudah mulai bisa menjumpai buah durian dijajakan dipinggir jalan. Di saat itulah, saya teringat Es Dawet. Betapa segarnya minum es dawet (aka es cendol) dengan buah durian. Secara default (eh, koq kayak komputer saja), es dawet berisi cetakan puding hun-kwee dengan tape ketan dan irisan buah nangka/apokat (tergantung musim), diberi santan dan parutan es batu; lalu dengan topping cairan gula jawa. Asyiknya, bila sedang musim durian, kita pun bisa meminta es dawet ditambah buah durian (tapi dengan tambahan biaya, yang terkadang saya pikir terlalu mahal, tidak sebanding dengan kita membeli buah durian secara terpisah, asal bukan durian monthong lho)..

Salah satu penjual es dawet yang saya gemari adalah yang mangkal di depan sekolah Theresiana – Kampung Kali (Jl Mayjen Sutoyo). Kenapa ?? Karena lokasi yang begitu rindang, diteduhi sekian banyak pohon yang lebat; juga sekian banyak penjual makanan yang lain, mulai dari tahu gimbal sampai batagor. Pokoknya perlu deh dicoba kesana..

Popularity: 10% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


4 Responses to 'Es Dawet – Kampung Kali'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Es Dawet – Kampung Kali '.

  1. Bambang said,

    on January 31st, 2005 at 12:57 am

    di Categories link, ‘ngiras’ dijelaskan sebagai kata bahasa jawa yang artinya ‘jajan’.

    Eeeem…. apa ini dialek Semarang ya? Sepengetahuanku arti dari kata ‘ngiras’ dalam bahasa jawa adalah: sambil sekaligus, contoh:

    Aku lunga Jakarta ngurus gawean NGIRAS tilik adikku sing nembe pindahan omah (Aku pergi Jakarta untuk mengurus pekerjaan sambil sekaligus menengok adikku yang baru pindah rumah)

    Kalau ke Gramedia, coba dicek di Bausastra (Kamus) bahasa Jawa.

    Salam


  2. on July 24th, 2006 at 10:10 am

    […] Es Dawet Kampung Kali, depan sekolah Theresiana. Es dawetnya cukup istimewa dan Anda bisa menikmati betapa teduhnya daerah itu dengan begitu banyak pohon rindang. Bila pas musim, Anda pun bisa memesan durian dicampur di es dawetnya. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=61 […]

  3. samsuhadi sugiono said,

    on July 8th, 2009 at 11:22 pm

    Bapak saya merasa sangat terbantu dengan blog bapak tentang kuliner semarang. Dalam waktu dekat saya akan ke semarang untuk acara keluarga. Ada saran ? Bisa saya dapatkan e-mail bapak ? dan Hp bapak ?. Saya pernah mencoba nasi ayam mbak yull di bangkong depan bank mayapada ? apakah itu cukup enak ?. Saya asli surabaya jatim. terima kasih.

  4. samsuhadi sugiono said,

    on July 8th, 2009 at 11:23 pm

    Saya juga pernah mendengan es cong lik apa itu ya?

Leave a reply