« - »

Penjual “Aji Mumpung”

Posted on 4 December 2004

Saya paling jengkel bila bertemu dengan penjual yang menerapkan “Aji Mumpung”. Secara umum, penjual yang saya kategorikan menerapkan “Aji Mumpung” adalah penjual yang menawarkan barang dagangannya dengan harga tinggi karena yakin/berharap bahwa:
– Kita tidak tahu harga pantas yang sebenarnya
– Kita sangat memerlukan barang tersebut
– Kita tidak bisa menemukan barang tersebut di penjual lain
– Alasan-alasan lain

Baru-baru ini, secara kebetulan saya berurusan dengan penjual type ini, dimana ada seseorang menawarkan rumahnya kepada kami dan memang mertua agak tertarik untuk investasi. Sebelumnya kami memang telah mendengar bahwa rumah tersebut ditawarkan Rp 175 juta, namun saat istri saya beserta mertua datang kesana untuk melihat rumah, si empunya rumah dengan senyum lebar mengatakan bahwa rumah tersebut akan dijual dengan harga Rp 225 juta. Gila benar !! Rumah dengan kondisi tersebut ditawarkan dengan harga yang setinggi langit ?? No way !! Akhirnya kami pun permisi pamit tanpa melakukan penawaran apapun.

Anehnya, kemarin sore, kami menerima sepucuk surat dari si empunya rumah yang mengatakan bahwa harga sebenarnya adalah Rp 175 juta. Edhan.. Memangnya kemarin itu harga siluman atau harga tidak sebenarnya atau apa ?? Kami pun tersenyum kecut dan jelas tidak akan menghubungi si empunya rumah tersebut untuk negosiasi apapun juga.

Popularity: 3% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply