« - »

Diana “Petir2” Terekstradisi

Posted on 4 April 2005

Hiks, semalam Diana “Penghuni Terakhir 2” akhirnya terekstradisi juga :-(. Wah payah deh. Sebenarnya saat mengetahui Diana termasuk dalam ketiga calon terekstradisi, saya langsung ngomong sama istri bahwa Diana pasti terekstradisi mengingat boss minggu tersebut adalah Pak Ade yang punya tekad untuk mengekstradisi lawan yang kuat (seperti saat Pak Ade mengekstradisi Tika). Istri sempat mengingatkan bahwa Diana pernah menyelamatkan Pak Ade lho, tapi saya tetap yakin 100% bahwa Pak Ade pasti tidak menyelamatkan Diana, dan ternyata itu benar adanya.

Hanya saja saya masih mengharapkan siapa tahu Wulan memilih untuk menyelamatkan Diana, agar hukum “Take and Give” bisa berlaku. Lagipula saya pikir Diana bukanlah lawan yang tangguh walaupun perolehan suara SMS-nya cukup tinggi, namun semangat juang dan ketangguhan dalam bermain game cukup rendah. Sayangnya Wulan pun tanggap dengan rencana Pak Ade dan memilih mengekstradisi lawan cewek terberatnya dalam perolehan SMS.

Ada sedikit keanehan saat saya melihat Catur begitu sedih dan menangis pilu saat mengetahui bahwa Diana-lah yang diekstradisi. Kenapa aneh ?? Karena sebelumnya, Catur terlihat begitu ingin diselamatkan sehingga waktu yang diberikan oleh Tina Zakaria untuk memohon kepada Pemegang Kunci pun dirasa kurang cukup. Catur berbicara begitu banyak, begitu sedih, seakan dia tahu bahwa dia-lah yang akan terekstradisi. Namun setelah mengetahui hasilnya bahwa Diana-lah yang diekstradisi, Catur langsung menangis tersedu-sedu. Jadi bingung, sambil menyanyi “Catur, ada apa denganmu” :-D… Sempat keluar pikiran jelek.. jangan-jangan Catur sedang membangun simpati pemirsa dan berharap pendukung Diana akan balik mendukungnya setelah Diana terekstradisi…

Yah, intinya Diana sudah tidak bisa dijumpai lagi di Petir… sebel deh :-(.

Popularity: 7% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


7 Responses to 'Diana “Petir2” Terekstradisi'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Diana “Petir2” Terekstradisi '.

  1. loet said,

    on April 5th, 2005 at 12:47 pm

    huahahhahahaha saya juga berharap catur yang ter-extradisi tapi apa daya….mabok dahhh

  2. hian said,

    on April 5th, 2005 at 4:59 pm

    Hahaha, tidak nyangka Boss Loet juga suka nonton “Petir”, emangnya Gundala Putra Petir apa piye ?? 🙂 Lebih hebat lagi Beranda Senin kemarin abis peristiwa terekstradisinya Diana, sungguh rame !! Nonton khan ??

  3. loet said,

    on April 6th, 2005 at 8:26 am

    nah itu ! saya mo nonton malah ada tamu, ni tamu memang sangat “mengganggu”, sampe aku kagak bisa nonton 🙁
    Rencananya mo nonton yg pagi buta juga gagal karena ketiduran hahahahah

  4. Diana said,

    on June 20th, 2006 at 11:32 pm

    Terima kasih ya…utk partisipasinya menonton PETIR 2 juga komentar2nya terima kasih

    GBU

  5. hian said,

    on June 23rd, 2006 at 9:49 am

    Waduh, apakah benar kamu adalah Diana Petir 2?? Salam kenal, terimakasih banyak telah mengunjungi blog saya…

    Bagaimana nih kesibukannya sekarang?? Sudah bekerja kembali?? Bagaimana pengaruh/akibat Petir 2 atas kehidupanmu sekarang?? Pasti banyak yang beda khan?? Kiranya berkat Tuhan melimpah dalam hidupmu.. Sorry, one personal question (I appreciate your privacy, boleh dijawab boleh nggak), masih sama Handy??

  6. Diana said,

    on January 20th, 2008 at 4:58 pm

    Iya benar, maaf aku udah coba posting b`kali2 tp srg sekali error ya… hix3x

    Sama terima kasih jg pernah m`dukung saya

    Skrg sy freelance aja ya lbh cenderung di iklan sih…
    Kl diblg ada p`rubahan iya tp yg sy rasakan tdk t`lalu byk. Justru mgkn org sekitar & lingkungan yg b`ubah tp utk diri sy sndr ttp sama.
    Amin amin ya Tuhan selalu m`berkati & baik dlm hidup saya…

    YUP, GBU

  7. hian said,

    on January 25th, 2008 at 11:58 am

    @Diana: wah iya, pernah lihat Diana di iklan koq (tapi lupa iklannya apa, maklum jarang nonton TV). Ok, sukses untuk Anda ya Di, GBU

Leave a reply