« JalanSutra - Terkurung »

Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang

Posted on 27 May 2005

FINAL NOTE: Posting ini tidak akan di-update lagi; karena informasi makanan Semarang hanya akan di-update di http://weblogs.hianoto.net/aneka-makanan-semarang/ agar tidak kesulitan memelihara 2 post dengan isi yang sama. Segera Update bookmark Anda.

Setelah saya bercerita tentang milis JalanSutra di blog kemarin, secara kebetulan ada rekan yang menanyakan informasi makanan di Semarang; tentu saja saya sambar kesempatan itu, dan berikut ini adalah cuplikan dari e-mail saya di milis tersebut. Untuk item-item yang belum ada blog entry, tentu saja akan saya pertimbangkan untuk dibuat entry-nya segera (maksudnya kalau pas ada waktu :-D).

Makan pagi/siang:

Soto Kudus Mbak Lien di dekat RS Telogorejo; jualnya pagi sampai siang. Kuahnya kental dan sangat gurih, dengan potongan sayur kuchai dan bawang goreng yang banyak. Asesorisnya harus dicoba karena sangat nendang gitu, sate ayam dan kerang yang besar2 dan mantap, paru goreng yang digoreng crispy. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=74

Nasi Goreng Babat Pak Taman di Stadion (Stadion ini merupakan suatu tempat olahraga di dekat MT Haryono, saya sendiri kurang tahu nama jalannya, tapi kalau ngomong ke supir taxi or tukang becak mestinya mereka tahu). Disini kita punya option untuk pesan nasi goreng babat, sebenarnya Anda bisa pesan beraneka jerohan sapi, mulai dari babat tebal, babat sumping, iso (usus), paru, dll. Bila Anda kurang suka jerohan sapi, bisa minta diganti daging ayam. Ada juga masakan babat/iso gongso, yang dimasak dalam kuah kecap yang kental. Ada juga emping manis dan kerupuk udang. Minumannya bisa pesan es kelapa muda, sueeger banget. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=5

Asem-asem Koh Liem di Jl Karanganyar is worth to try. I won’t explain much about it because Ine and Christin has highlighted it. Tapi cumi2, kodok goreng, maupun jerohan ayamnya pun layak dicoba; disajikan dengan saus kecap inggris yang lezat. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=12

BTW, coba juga kue lekker di pintu masuk SMA Loyola (seberang Koh Liem), nama penjualnya Paimo; kebetulan liburan hari Selasa kemarin saya juga makan disana. Menu andalannya Kue Lekker Telur Sosis, bila Anda suka pedas, minta dikasih sambal yang banyak (but please be carefull, pedes bener boookkk).. yang prefer makanan ringan, pesan saja Kue Lekker Pisang Coklat Keju, mantappp.. harganya agak lebih mahal, tapi kualitas bahan sangatlah bagus (adonan kue yang lebih kental, keju Kraft, dll)

Pada jalan yang sama, Anda bisa mencicipi Rujak Marem Pak Man. Dia menggunakan potongan pisang hijau (dan terkadang belimbing), kacang, dan terasi dalam pembuatan sambalnya. Bisa pesan rujak iris ataupun rujak cacah (buah2 dipotong sangat tipis dengan alat pasah, dicampur langsung dengan sambal rujak, dan sangat segar). Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=116

Lunpia Gang Lombok harus dikunjungi, tapi yang asyik adalah tetangga2nya.. Anda bisa pesan es buah segar yang pakai manisan mangga, cincao, kelapa muda, dll; lalu pesan Mie Pangsit Goreng Siang Kie dan sebagai penutup, Lunpia Goreng Gg Lombok :-) Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=22

Tahu Pong di Jl Gajahmada, dekat perempatan Depok. Tahu pong itu semacam tahu kosong yang digoreng, bisa ditambahkan Gimbal Udang dan Telur; disajikan dengan kuah petis dan bawang dan acar lobak. Ada pula tahu kopyok, yaitu tahu mentah yang dihancurkan dan dicampur dengan telur; lalu digoreng. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=42

Ngoyang, Keekian, dan Babi Panggang di Moh Suyudi (warning: tidak halal). Ada lidah, kuping, usus, daging, jerohan, dll. Anda juga bisa mendapatkan acar lobak.

Es Dawet Kampung Kali, depan sekolah Theresiana. Es dawetnya cukup istimewa dan Anda bisa menikmati betapa teduhnya daerah itu dengan begitu banyak pohon rindang. Bila pas musim, Anda pun bisa memesan durian dicampur di es dawetnya. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=61

Es Kelapa Muda Kartika, terletak di MT Haryono sangat dekat dengan pertigaan Jl Petolongan. Kelapa mudanya sungguh berkualitas tinggi, disajikan dalam gelas besar dengan sirup Kartika. Anda pun bisa makan pisang goreng (ini sangat recommended), bakmi/bihun goreng dalam daun pisang, lunpia goreng, dll. Ada pula variasi Blewah (kalau pas musim).

Bila tidak enggan untuk pergi rada jauh, bisa ke Ungaran (kira2 30-40 menit dari Simpanglima) dengan menu:

Karena sudah di Ungaran, ada baiknya mampir ke Bandungan yang merupakan tempat tetirah (semacam Puncak gitu lah), tidak jauh dari Ungaran (kurang dari 30 menit); anak2 bisa naik kuda keliling, ibu2 bisa belanja sayur-mayur dan buah2an di pasar, dan JS-ers bisa makan:

Makan malam:

Nasi Ayam Bu Wido di Jl Kemuning, dekat kantor polisi. Wah ini benar2 nasi ayam kegemaran saya, kuah opor yang begitu pas di lidah, sambal goreng jipang yang asyik punya, dan aksesoris-nya begitu lengkap (sate saren, ati-rempela, usus, dll). Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=21

Nasi Gandul Pak Memet di Jl Dr Cipto, lebih dekat dari arah Citarum. Kuahnya enak dan gurih. Disana Anda bisa pesan tambahan lauk seperti daging, koyor, telur, dll.

Lesehan aneka Bandeng di Puri Anjasmoro. Ada 2 tempat, yaitu Baron dan Victory; namun saya pribadi prefer Victory karena lebih bersih, tempat lebih nyaman, masakan pun tidak kalah dengan Baron yang memang lebih terkenal. Ada bandeng goreng, bandeng keropok dll. BTW, bandengnya bukan presto lho, tapi untuk masakan tertentu (goreng) durinya cukup aman untuk dimakan. Mohon bila ajak anak kecil, awasi durinya yah.. BTW, kepiting telur dan kepiting lemburinya pun cukup enak lho.

Lesehan bandeng juga di RM Kampung Laut dekat PRPP (Puri Anjasmoro). Masakan sih hampir serupa dengan yang diatas, tapi dengan view yang lumayan indah dan romantis. Jangan lupa untuk naik perahu yah, IIRC 5 ribu untuk tiap orang, minimal 3 orang sekali angkat. Anda bisa melihat betapa bandeng2 berloncatan masuk ke perahu, wah asyik banget.

RM Alam Indah di Gombel, masakannya sih lumayan tapi view-nya yang asyik.. bisa melihat Semarang dari atas, paling asyik dikunjungi kalau malam hari karena bisa melihat lampu2 yang begitu indah. Kalau pas ada event tertentu, dia kasih atraksi pesta kembang api.

Sate Kambing Pak Rony, di daerah Pecinan kira2 seberangnya Gg Baru. Tapi ini makan di kursi pinggir jalan, sambil melihat2 sekian banyak orang makan2 didaerah sana. Di daerah Pecinan, ada banyak makanan lain sebenarnya, sate sapi (lupa namanya, tapi cukup enak), es Marem (ini es campur, dengan tape kering dll), sate babi (maaf, tidak halal) dengan bakut sayur asin yang begitu yummy, Mie Jowo (lupa namanya), Mie Pak Min (maaf tidak halal, ini mie dengan daging titee, bakso, dan pangsit basah/goreng dan porsinya kecil), dll

Aneka bubur di Jagalan; hanya bisa dibungkus lho. Anda bisa mencicipi bubur delima, candil, sumsum, jewawut (?), dll. Dia juga jual Lontong Opor yang rasanya sungguh mama-mia :-) Hati2 sangat pedas lho sambal gorengnya.

Kue Bandung Jagalan, ini porsinya besar dan takaran coklat/keju-nya sangat banyak. Bisa juga coba Kue Bandung Thien-Thien Lay di Moh Suyudi, juga Kue Pukisnya (ini enak sekali)..

Aneka wedang di Istana Wedang, Jl Pemuda disamping hotel Novotel. Ada wedang ronde yang menghangatkan, wedang kacang hijau/kacang tanah, dll. Makanan pun cukup enak, ada galantine, lontong opor capgomeh, dll. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=89

Es krim di Lind’s Cafe di Pondok Indrapasta. Tempatnya cukup romantis di taman, dengan banyak lampu. Es krimnya cukup enak. Anda juga bisa pesan kroket, kentang, dll yang memang enak dan layak dicoba.

Bubur Sukabumi Depok. Well, jauh2 ke Smg koq makan masakan Sukabumi sih ?? Soalnya dengan segitu banyak makanan gorengan tentu membuat tenggorokan menjadi panas. Bubur Sukabumi disajikan dengan potongan ayam tim, saren, tahu kuning, sayur asin, dan timun. Wah enak bener. Baca http://weblogs.hianoto.net/?p=31

*** OTHERS ***

Untuk swieke Gris, memang sempat pindah ke Jl Pattimura dan sempat juga pindah ke lantai 2 Hero Puri Anjasmoro (disini tempatnya cukup nyaman dan mewah, dekat lagi dengan rumah), namun sayangnya ditutup setelah memasang iklan cukup besar di koran Suara Merdeka beberapa kali, menyatakan bahwa si empunya sudah pindah ke Surabaya dan hanyabisa ditemui di Sby (can anyone in Sby confirm this?); di Semarang sudah ditutup dan tidak buka cabang. Di tempat yang lama di Pattimura, sudah dibuka swieke juga tapi saya belum pernah makan.

Akhirnya karena andalan swieke sudah tutup, saya cuman punya beberapa alternatif swieke yang lumayan, yaitu:

Oh ya, mengenai nasi pecel, ada beberapa tempat favorit:

Untuk Mie Jowo, ada beberapa alternatif:

Mie Jowo itu ya sebenarnya masakan bakmie/bihun biasa, yang dimasak dengan banyak kecap sehingga menandakan ciri lidah Jawa Tengah yang suka manis itu yah.. diberi keekian, suwiran ayam, sawi dan tomat. Yang asyik adalah sate-nya, ada sate daging, ati-rempela, saren, dll. Saya pribadi lebih suka Pak Har karena masakannya lebih manis dan sate-nya terasa lebih enak (mungkin karena membakarnya sampai agak garing yah).

Untuk sate, ada tempat yang perlu dikunjungi.. yaitu di Jl Gajahmada, tepatnya diseberang Hotel Quirin (aka Hotel Queen). Disini ada sederet penjual sate, saya sukanya yang diseberang Toko Roti Sari Manis, sorry banget saat ini blank, lupa nama penjualnya siapa :-( Hati2, usahakan untuk membawa uang receh karena banyak pengamen disana.

Nah, di dekatnya ada penjual Pisang Plenet yaitu pisang yang dibakar diatas arang, lalu di-plenet (baca: dipencet2), lalu dibubuhi selai dan gula halus. Huenak tenan…

Warning: the list will be continued… Jaga air liur Anda agar tidak menetes :-D

FINAL NOTE: Posting ini tidak akan di-update lagi; karena informasi makanan Semarang hanya akan di-update di http://weblogs.hianoto.net/aneka-makanan-semarang/ agar tidak kesulitan memelihara 2 post dengan isi yang sama. Segera Update bookmark Anda.

Popularity: 100% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


58 Responses to 'Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang '.

  1. andry said,

    on June 3rd, 2005 at 6:03 am

    salam kenal :)

    blognya bagus pak! saya juga wisatawan kuliner, belum pernah ke semarang seh. terima kasih buat infonya kuliner di smg :)

  2. hian said,

    on June 3rd, 2005 at 3:59 pm

    Salam kenal juga Pak..

    Wah, saya juga akhirnya lihat blog Bapak, isinya asyik juga :-D. Suka nonton film nih kayaknya, harus mbikin review film dong :-)

  3. Eno said,

    on July 27th, 2005 at 10:39 am

    Salam kenal…..

    Saya wartawan wisata dan kuliner. Dan -kebetulan- saya doyan makan:-) jadi saya pasti memasukkan agenda wisata makan dalam liputan saya hehe…..

    kebetulan saya akan liputan ke semarang akhir Juli 2005. Saya menemukan blog bapak ketika browsing kota Semarang. Thx! Info Anda sangat membantu lho…

  4. hian said,

    on July 27th, 2005 at 11:05 am

    Salam kenal Bung Eno,

    Wah pasti akan meliput acara Perayaan 600 tahun Cheng Ho yah :-). Pastikan Anda juga mengunjungi Waroeng Semawis yang ramai dan banyak makanan yummy (silakan baca di blog saya tentang Waroeng Semawis).

    Saya ikut senang bila ternyata Catatan Ngiras saya ini membantu Anda. Selamat jalan-jalan ke Semarang deh :-). Sukses untuk Anda !!

  5. Suhadi Santoso said,

    on August 31st, 2005 at 1:09 pm

    Wah senang sekali menemukan daftar makanan Semarang, saya juga asalnya dari SMG, namun sdh lama pindah ke Jkt, setahun 2x mudik ke SMG, kalau mudik ya acara utama adalah keliling cari makanan.
    Kalau Soto saya sering makan soto Selan di Depok. Kalau bakmi, sudah coba belum Mie Chandra di Pekojan, pas sebelum belok ke Petudungan, mienya bikinan sendiri, ada siomaynya pula. Kalau di SMG saya tinggalnya di rumah ortu, di Puri Anjasmoro.
    Senang sekali menanti update dari makanan Semarang selanjutnya….

  6. hian said,

    on August 31st, 2005 at 1:45 pm

    Terimakasih atas comment-nya. Klo Soto Selan memang belum saya masukkan, namun kalau Mie Chandra Pekojan jelas sudah saya masukkan di blog Ngiras dong. Ternyata kita sama-sama orang Semarang yah :-)

  7. DP said,

    on February 2nd, 2006 at 4:48 am

    I used to living in Semarang but I am in Canada rightnow… It’s making me ‘ngiler’……

  8. DP said,

    on February 2nd, 2006 at 5:04 am

    I just realized that you are my senior in YSKI. This page is really making me want to go to Semarang again. Unfortunately… I cannot see all the pictures of the food that you are talking about.
    I was in Surabaya last Christmas. I think Swieke Grace is in Surabaya right now. Thank you for the great “delicious” page

  9. hian said,

    on February 2nd, 2006 at 9:05 am

    Thanks for visiting my blogs and sending your comments.

    I am glad that you become ‘ngiler’ after reading my ‘Ngiras’ blog. Yup, studying in University of Manitoba in Winnipeg will definitely hold you from having delicious food in Indonesia temporarily :-)

    Wow, you studied in YSKI also?? Which one was your favourite: Nasi Pindang, Soto Sebeh, or Bakso Sidodadi??

    Yes, I admit that I still do not have the courage to take photos of all the dishes I have. It seems awkward and too eye-catching. But there are several people encouraging me to do so, and I hope I will, one day.

    Oh, how I miss Swieke Gris right now..

    If you drop by Semarang, I hope this blog page helps you in finding memorable delicious dishes.

    GBU

  10. radit said,

    on July 23rd, 2006 at 6:15 pm

    waahh…sebagai penggila makanan yang tinggal di semarang saya cukup terbantu dengan informasi dari mas hian…terima kasih ya…
    o ya udah pernah ke buket kafe+jazz…ok loh…
    btw istri saya bisa kontak mas hian nggak? dia kerja di radio yang ada acara makan2nya

  11. hian said,

    on July 24th, 2006 at 9:57 am

    #radit: Thanks atas komentarnya. Sayang sekali saya belum pernah ke buket kafe+jazz. Barusan saya googling, ketemu sih secuplik info-nya, ternyata di daerah Tembalang Raya (jujur, ini bukan kawasan ‘dolan’ saya, jadi memang tidak banyak tahu)

    Wah, radio mana tuh yang ada acara makan2nya?? Saya koq belum tahu yah, lumayan juga untuk referensi tempat makan. Feel free to contact me..

  12. dian said,

    on July 26th, 2006 at 6:58 pm

    Hian,
    saya dian dari FeMale Semarang, 96,1. Iya, di radio saya ada acara FeMale Dining. Nanti, sesekali main ke FeMale dan jadi nara sumbernya ya. Boleh tahu nomer telpon anda? Atau anda bisa hubungi saya di FeMale; 8314656.
    Terima kasih

  13. maxie said,

    on October 30th, 2006 at 10:00 pm

    Hian ..
    salam kenal yah …
    saya udah krn doyan mkn n jalan mau juga sih bergabung jadi members Jalansutra
    tapi apa emang benar ada members fee 100 rebu ??
    biasa kan gratisan !! ha ha …
    saya tanya ke admin kagak di reply2 , cape so tanya kamu aja de yah
    thx for info yahhh
    saya ngiler juga sih ama makanan Semarang .
    kalo saya lebih sering ke Bdg disana banyak makanan enadang bambang juga .
    kalo sempat sopping at my blog yah :
    http://enak2lovers.blogspot.com

  14. hian said,

    on November 6th, 2006 at 4:11 pm

    #13: Hi Venny, salam kenal juga..

    Sebenarnya saya tidak berkompeten menjawab ini karena bukan Admin JalanSutra; namun kebetulan saya pernah menanyakan beberapa hal yang agak mirip dan telah dijawab Pak Irfan, jadi saya coba bantu jawab sebisanya ya:

    Dengan menjadi member milis Jalansutra, anda merupakan bagian dari komunitas dan keluarga besar Jalansutra. Dengan demikian anda berhak mengikuti seluruh aktifitas yang dibuat oleh Jalansutra.

    Koperasi JS dibentuk sebagai “sayap bisnis” komunitas JS, karena itu tidak semua anggota milis menjadi anggota Koperasi. Website JS boleh dibilang dibentuk sebagai “etalase” dari Koperasi Jalansutra.

    Sedangkan uang 100 ribu itu setahu saya adalah Simpanan Wajib Koperasi JS.

    Makanan Bandung?? Waduh, saya juga ngileerrr berat!! Sayangnya belum ada kesempatan untuk melancong ke sana nih :-(

    Blog Anda asyik juga, sudah saya masukkan ke dalam blogroll saya.

  15. maxie said,

    on November 8th, 2006 at 8:23 pm

    HIan ..
    thx for reply …n info
    maen2 de ke Bdg , kalo saya di JKT sih deket yah ke Bdg
    apalagi sdh ada toll cipularang jadi ke Bdg cuman 1,5 jam kalo lancar
    saking deketnya kita2 sering kesana kalo jenuh or BT di JKT .
    huhh Bdg emang asik buat makan n jajan sih .
    saya someday mau coba ke semarang juga , mau coba makanan khas sana .
    es conglik , sate sapi , lumpia smg.. nasi bakmoy .. aduh ngiler juga .

  16. hian said,

    on November 13th, 2006 at 10:35 am

    #15: Venny, iya saya juga pengen ke Bandung lagi (sudah lama banget tidak ke sana), apa daya, sedang terlibat project kantor yang tidak bisa ditinggal dalam waktu agak lama.. Jadinya rencana berlibur harus di-reschedule lagi :-(

    Wah, kayaknya tahu banyak tentang makanan Semarang nih.. Sampai bisa nyebut nasi bakmoy segala, emangnya biasa makan nasi bakmoy di mana??

  17. maxie said,

    on December 20th, 2006 at 8:24 pm

    hii HIan …
    udah lama aku ga mampir kesini , berhubung aku mgkn akan jalan ke Smg jadi buka literatur makanan . Ha22
    saya sedikit2 tau makanan smg krn ada temen org Smg , jadi urusan Nasi bakmoy , Sate kempleng udah biasa dgr meskipun lom pernah coba , ntar de dicobain .
    minta rekomen htl/guest House yg bersih donk . Harga ga gitu mhl . tlg yah …
    Thx yah …

  18. hian said,

    on January 2nd, 2007 at 10:10 am

    #17: Venny, maaf ada sedikit masalah sehingga telat membalas comment ini (next time, I think it is better to drop me an e-mail).

    Info hotel yang bersih dan harga yang tidak terlalu mahal?? Terus terang saya kurang begitu tahu, mungkin bisa mencoba lihat hotel Nan Yon di Gang Pinggir (daerah Pecinan).

    Mestinya ada sekian banyak hotel yang tidak terlalu mahal lainnya, namun harap evaluasi tingkat keamanannya, juga apakah hotel tersebut termasuk kategori hotel “Undercover”; terutama bila rombongan Anda banyak/seluruhnya perempuan atau bila bepergian dengan keluarga.

    Take care and enjoy your trip to Semarang!

  19. via said,

    on February 15th, 2007 at 3:48 pm

    Tambahan nich pak, kebetulan saya sudah lama meninggalkan semarang dan hanya at least 1x setahun pulkam. Setiap saya pulang, saya selalu mencari bakmi kopyok yang sudah sangat langka itu dan bebek goreng yang ada di depan pom bensin di Sampangan dekat IKIP (Unes). Suami saya juga langsung ketagihan begitu kenal rasanya. Dagingnya empuk dan porsinya besar. Biarpun sudah dingin tidak alot.

  20. Azmi said,

    on February 15th, 2007 at 7:03 pm

    Hi,

    Bagus juga, apalagi buat yang baru pindah ke Semarang kayak gw. Cuman kalo bubur ayam, enakan yang mangkal di depan GOR Mugas itu, pagi pagi adanya pake mobil pickup. Itu tempat gw lari pagi, abis itu makan bubur plus juice buah. Asyik.

  21. hian said,

    on February 16th, 2007 at 9:25 am

    #19: Mbak Via, terimakasih sudah mengingatkan saya dengan mie kopyok yang khas Semarang itu.. sejak kecil, kami sekeluarga berlangganan mie kopyok yang selalu lewat di depan rumah; hingga kedua bibi saya dari Jakarta dan saudara2 yang lain, bila ke Semarang, selalu mencari mie kopyok tersebut. Sekarang mie kopyok sudah menjadi hidangan agak langka; biasanya saya makan di Jalan Tanjung (seberang Gado-gado PLN yang terkenal itu)..

    Untuk bebek goreng, kebetulan saya belum pernah mencoba yang di Sampangan.. Minggu lalu saya makan bebek goreng di Puri Penyet, di daerah ruko Perum Puri Anjasmoro. Cukup terkenal dan sangat ramai. Sambalnya enak, dagingnya empuk, dan wedang jeruknya asyik punya…

    #20: Mbak Azmi, untuk bubur ayam dengan kuah coklat, saya biasanya makan di belakang Telkom, kira2 di seberang Bakmi Tebet Erlangga. Itu langganan saya sedari kecil (SD). Tapi kapan2 saya akan coba makan bubur dan juice buah di GOR Mugas (soalnya sudah beberapa kali diajak teman untuk berolahraga pagi di sana)..

  22. Nunung said,

    on March 12th, 2007 at 6:16 pm

    wah…nggak sengaja baca blog bapak, jadi pengen pulang semarang, nasi goreng pak Taman masih ada tho..itu makanan, kebanyakan langganan semasa kecil..kangen satene pak kempleng, es stones depok, gudeg lesehan di simpanglima, jalan sedikit dari warung gudeg ada bebek goreng juga, tahu petis….hmmm jadi laper, rujak kalimantan di daerah “tanah mas” itu enak juga lho..udah nyobain belum pak,

  23. Nunung said,

    on March 12th, 2007 at 6:20 pm

    sorry…email and website sebelumnya salah ketik…thanks,


  24. on March 31st, 2007 at 7:19 am

    Bung Hian, Saya Arie Parikesit, Mod JS dr Jakarta, kebetulan sore ini (Sabtu 31 maret 2007) saya akan ada di Semarang sampai minggu siang. Gimana kalau kita Jalansutra semarang malam ini. Saya tunggu kabarnya di HP 081******** [edited by hian]

    Thanks and GBU
    Arie

  25. Prasodjo said,

    on April 3rd, 2007 at 12:45 pm

    Mas Hian,
    Kebetulan aja aku buka blog ini, maklum aku udah tua banget dan baru belajar internet.
    Numpang tanya dulu di Semarang ketika aku masih kecil tahun 50 an ada yang disebut Jamu Majun dan Pecel Semanggi dari mbok mbok yang ider apa masih ada ya….juga dawet gempol katanya masih ada di dalam pasar Johar….
    Wah mis banget dengan jajanan dan makanan semarang
    Salam kenal ya mas…
    Aku ora duwe website wong isih ajar komputer…gebleg gaptek!

  26. Yoga said,

    on April 23rd, 2007 at 9:25 pm

    Pak Hian…tengyu neh udah ngrekomendasiin makanan-makanan enak di Semarang. Kalo saya boleh usul, mbok dikasih rating gitu lho…jadi setidak-tidaknya kita bisa tau mana tempat makan yang bener-bener enak. Dan terima kasih sekali udah nyantumin mana makanan yang haram, tapi saya masih ragu Pak….sebagai pecinta kuliner sejati tentunya Pak Hian bisa membedakan dong mana makanan yang mengandung minyak babi, meskipun yang disajikan bukan daging babi, jadi kita yang muslim tidak terjebak.
    Sukses deh buat Pak Hian….

  27. hian said,

    on April 24th, 2007 at 6:41 pm

    #22: Hi Nunung, saya sudah menjadi langganan Nasi Goreng Pak Taman sejak tahun 1990 lho. Sate Pak Kempleng masih “mak nyuss”, tapi sudah ada banyak outlet; sehingga yah harus pilih yang sesuai selera. Kalau gudeg, saya suka yang di Depok atau MT Haryono. Kalau Tahu Petis, Prasojo Simpanglima adalah alternatif yang tepat.

    BTW, di daerah Tanah Mas, itu Rujak Bagan (Sumatera).. enak juga, ada keekian-nya.. hmm sueger banget..

  28. Peter said,

    on April 28th, 2007 at 8:06 am

    Ko Hian, salam kenal…

    Mau nambahin dikit nih, ngomong2 masalah es krim, selain Lind’s, ko Hian harus cobain es krim PELANGI di jl.Singosari. Dari depan wonderia, masuk ke jalan yg ke arah RS Roemani, sebelah kiri jalan. Kalau dari arah BPLP Pelayaran, lurus mentok sampai ada bunderan kecil belok kanan, lurus ga terlalu jauh, kanan jalan. Tempatnya tdk begitu besar tp cocok bgt buat hangout sm rekan / keluarga. Ada free hot spot nya juga. Specialty disini (menurut saya) : Es Krim Keju (?? mungkin ada yg bingung ya, soalnya jarang kan kita nemuin keju dibuat es krim) jadi es krim ini bener2 dibuat dgn campuran keju, dan diatasnya ditambahin taburan keju parut. Yummy.. it definitely a must for a cheese-lover. Fruit Punch nya juga worth to try. Disini juga banyak makanan kecil, nasi goreng, dsb, yaa hampir mirip2 Lind’s lah. Bagi yang doyan gethuk (??) banyak juga yang bela-belain kesini cuma buat beli gethuk-nya :) Cake nya juga cukup terkenal. Dulu es krim ini smpt buka di citraland, ground floor dibawah eskalator. Tp karena cuma buat take away jadi kayanya kurang laku & kembali cuma buka di Singosari.
    Oh ya saya kemarin post comment under aneka mie porsi kecil kok tdk bisa saya buka lagi ya? Mau juga dong ikutan JS semarang, caranya gimana ya?

  29. hian said,

    on April 28th, 2007 at 9:04 am

    #28: Bung Peter, rasanya Ice Cream Pelangi tidak terlalu asing buat saya. Sudah beberapa kali saya makan Ice Cream Pelangi di resepsi pernikahan. Rasanya sih lumayan juga. Kalau tidak salah, terkenal Chiffon Cake-nya juga yah??

    Wuih penjelasan Anda tentang Es Krim Keju cukup menggiurkan. Definitely I will try it one day, thanks atas informasinya.

    Untuk comment, iya.. saya mohon maaf, ada keterlambatan dalam meng-approve comment, sehingga Anda masih masuk Moderation List. Tapi untuk selanjutnya, Anda sudah bisa langsung post comment koq.. Thanks sudah mampir dan kasih comment.

  30. hian said,

    on May 7th, 2007 at 8:45 am

    #24: Bung Arie, sebenarnya sudah saya jawab via SMS (walaupun telat, keesokan harinya). Pada intinya, sangat senang sekali bisa dihubungi oleh Mod JS tercinta dan berkesempatan ‘pintong’ bersama; hanya sayangnya, posting comment Anda dibuat pada Jumat malam (dan Sabtunya libur nasional), sehingga praktis saya baru tahunya Senin pagi :-( Anyway, sedapatnya di lain kesempatan, info akan berkunjung ke Smg bisa dikabarkan dalam waktu yang cukup. Toh sekarang Anda sudah punya nomor Handphone saya :-) Thanks and GBU too

    #25: Pak Prasodjo, mohon maaf karena comment Anda ini terlewat untuk saya balas komentari :-) Sayang sekali saya tidak tahu Jamu Majun dan Pecel Semanggi yang ider. Kalau Gempol, saya tahunya di Gg Baru dan Tanah Mas. Maklum, sudah sekian lama saya tidak lagi berkeliling di Pasar Johar.

    Jaman sekarang, mbikin website mestinya super gampang koq. Semudah orang pake document editor (seperti Microsoft Word, OpenOffice, dll). Ayo semangat untuk belajar mbikin website ya Pak Prasodjo!

    #26: Pak Yoga, thanks dan maaf juga karena terlewat untuk dibalas. Hmm, kalau Anda perhatikan, jumlah posting makanan di sini sangatlah tidaklah sebanding dengan jumlah penjual makanan di Semarang. Yang saya posting, mestinya sudah cukup lumayan menurut lidah saya :-)

    Kandungan babi di masakan?? Hmm, ini topik yang pelik apalagi saya bukanlah orang yang berkompeten. Namun sepengetahuan saya, makanan tidak halal bukanlah sekedar masalah mengandung babi atau bukan, melainkan juga ditentukan dari cara pemotongan hewan yang digunakan dalam masakan tersebut, dll. Nah semua faktor inilah yang membuat penentuan suatu masakan adalah halal menjadi relatif sulit. Masakan tersebut memang tidak menggunakan kandungan babi dalam bentuk apapun, namun daging yang digunakan adalah daging dari hewan yang mungkin saja dipotong tidak dengan cara tertentu.

    Secara sederhana, saya yakin, Allah mengetahui setiap isi hati dan pikiran kita. Di saat kita menyantap makanan tidak halal tanpa itikad yang disengaja atau tanpa mengetahuinya bahwa itu tidak halal, pastilah Allah akan mengampuni kejadian tersebut. Bukankah demikian Pak Yoga??

    Salam sukses untuk Pak Yoga.

  31. Peter said,

    on May 7th, 2007 at 10:54 am

    Pak Hian,
    OOT dikit nih.. mau usul, Pak Hian kan punya domain sendiri, gimana kalo 2 topik besar dalam blog ini (finance dan jalansutra) dibuatkan web / blog sendiri2, karena kedua topik ini sangat menarik bagi saya sehingga kalo digabung kayanya (sori) kurang well-organized. Usulan saya, mungkin kalo bisa ayo kita buat jalansutra.hianoto.net atau something like that, dan posting2 nya ditata lagi menjadi semacam bulletin board. Selain itu para pengunjung juga bisa membuat review nya sendiri (post topic, dsb), tentunya atas approval dari moderator. Memang utk Pak Hian yg sibuk tentunya hal ini akan merepotkan, tapi saya yakin kok, temen2 disini pasti banyak juga yg mau bantuin ( ayo.. ayo.. yg mendukung usul saya kasi comment ya :) ).
    Yaa sekedar usul saja lho Pak, no offense ya :)
    long live jalansutra…
    Sukses selalu buat Pak Hian..
    Regards,
    Peter

  32. hian said,

    on May 15th, 2007 at 1:54 pm

    #31: Pak Peter, usul yang ciamik.

    Jujur, saya juga sudah terpikir untuk melakukan hal itu. Namun karena ‘niche’ blog ini butuh sumber daya (waktu, tenaga, dan pikiran), saat ini saya pikir belum waktunya, apalagi saat ini saya masih sibuk menangani suatu project lumayan besar.

    Meanwhile, saya sudah melakukan sedikit persiapan untuk membuat forum/bulletin board atas kedua topik tersebut. Bila saatnya tiba, tentu saya akan menginformasikan dan berdiskusi lebih lanjut dengan Anda.

    Terimakasih atas saran dan keperduliannya. Sukses nan dahsyat untuk Pak Peter!

  33. steve said,

    on May 28th, 2007 at 4:57 pm

    wah ok bgt nih, kebetulan tgl 1& 2 juni ini saya lagi rencana ke Smg, kalo ada tambahan tolong bisa diinfokan.
    2 tahun lalu saya ke semarang, diajak makan temen di warung makannya anak2 kuliahan, naman daerahnya blank, lupa, tapi disekitar tugu simpang 5 yg ada mall, kalo ga salah arahnya ke balaikota tapi belok masuk ke kiri. makanannya murah meriah, prasmanan, ambil2 sendiri baru nanti dicek dikasirnya.

    steak Oen masih ada kan?

    thx

  34. steve said,

    on May 28th, 2007 at 5:00 pm

    oya kalo ada info makanan2 daerah TEgal/cirebon/pantura jkt-smg, rencana mo bawa mobil dari Jkt ke Smg, jadi sekalian wisata kuliner dipantura, kalo ada reff tolong diinfokan.
    kalo disekitar Marina deket2 Holy Stadium, ada makanan apa yah yg enak? kalo ga salah deket per4 an situ ada nasi goreng babat ya?

    Gbu

  35. hian said,

    on May 29th, 2007 at 12:58 pm

    #33-34: Hi Steve, selamat berkunjung kembali ke Semarang ya! Semoga wisata kuliner-nya terselenggara dengan sukses..

    Waduh, di dekat Simpanglima (ndak ada tugu lho, yang ada mall) arah balaikota (Pemuda?), berarti sepanjang Jl Gajahmada dong. Makanan yang diunggulkan di sana apa yah?? Sorry, kayaknya masih belum ada bayangan..

    Oen sih masih ada, berarti steak-nya juga masih ada dong :-)

    Mengenai nasi goreng babat, ya.. memang ada penjual nasgor babat di perempatan Arteri. Gerobaknya ada 2 khan?? Yang satu untuk menggoreng babat/iso, dan yang satu untuk memasak (goreng nasi atau gongso). Ini adalah nasgor babat yang pernah saya bawa saat teman2 JalanSutra jalan-jalan ke Semarang pada bulan Maret 2007 yang lalu.

  36. steve said,

    on May 29th, 2007 at 3:11 pm

    ya betul nasi goreng itu yg saya maksud.
    kalo disimpang lima itu bukan yg kearah gj mada, jadi kalo dari pandanaran arah simpang 5 itu, kalo kiri kan gj mada? ini muter terus 225″ lalu kiri, kan ada jalan kembar besar itu, ga jauh dari situ belok kiri ikutin jalan, nah ketemu deh warung prasmanan itu, namanya unik koq tapi saya lupa, cuma inget makanannya enak khas jawa, juga murah meriah, disitu kalo ga salah ada univ apa gitu.
    kalo sarapan di semarang rekomendasinya apa? yg sekitar marina kalo ada supaya ngga jauh2 dari tempat acara kami.

    Thx

  37. peter said,

    on May 29th, 2007 at 3:43 pm

    #36 : “kalo disimpang lima itu bukan yg kearah gj mada, jadi kalo dari pandanaran arah simpang 5 itu, kalo kiri kan gj mada? ini muter terus 225? lalu kiri, kan ada jalan kembar besar itu, ga jauh dari situ belok kiri ikutin jalan”

    oo.. tau tau, jalan besar itu namanya jalan Pahlawan pak, ada tugu air mancur belok kiri kan? itu daerah Undip pak, memang banyak yg jual makanan ala mahasiswa. Kalau saya di daerah situ sering makan pecel singosari.

    Kalau jalur pantura banyak yg cukup enak pak, nasi jamblang & tahu gejrot (cirebon), kepiting, chinese food, dsb. Oh ya, kalau bpk suka tape ketan, di daerah brebes ada tape ketan Ibu Onno yg mak nyuss.. Tape nya dibungkus pakai daun jambu, jadi warna hijau nya bukan dari pewarna, tapi dari daun jambu. Kayaknya juga pernah dibahas sama P.Bondan deh. Kalo tertarik nanti saya kasi alamatnya :p

    Kalau yg deket Marina paling2 daerah Puri/Tanah Mas, tp utk sarapan saya bingung mau kasi rekomendasi apa :)

    Ngomong2, Pak Steve mau ke Holy Stadium kah? hati2 waktu melewati arteri marina, karena weekend kemarin sewaktu saya pulang ke Semarang masih agak Rob (air pasang).

  38. steve said,

    on May 30th, 2007 at 9:18 pm

    call me steve aja lah, tua banget pake pak segala.
    Yup, betul tujuan ke KKR disana 2 hari.besok siang saya berangkat bawa mobil sendiri supaya bisa mampir2 cari makanan2 yg aneh2. boleh juga tuh brebes tape ketannya, saya cuma taunya telor asin di brebes, masuk brebes sekitar jam 5 sore, tahun lalu kemaleman sampe tegal warung sate kambingnya keburu tutup, sekarang ga boleh kelewat. ada ref sate kambing tegal?

    ok thx info rob nya!

    ya betul, itu disekitar jalan sriwijaya, dekat wonderland, ada warung mahasiswa.

    besok terakhir sekitar jam 10 saya masih buka imel/internet, kalo boleh tolong diinfokan tape ketannya.

    kalo boleh lebih lagi, saya ada di 081511107297
    matur nuwun sanget

  39. steve said,

    on May 31st, 2007 at 1:03 pm

    bro peter, bisa tolong di smskan ke saya alamat tape ketan brebesnya? saya sudah mau berangkat.
    thx

  40. hian said,

    on May 31st, 2007 at 1:44 pm

    #36-39: Steve, rasanya itu dekat Undip (Universitas Diponegoro). Ya, saya ingat ada warung nasi pecel namun agak sedikit masuk (baca: menyelinap) ke gang kecil. Sayangnya saya lupa jalan persisnya.

    Untuk sarapan di daerah Marina, Anda bisa makan nasi pecel Madiun dan nasi rawon di pinggir jalan Puri Anjasmoro, penjualnya menggunakan mobil (buka jam 7 pagi, tutup setiap hari Sabtu). Di dekatnya, juga ada RM Saudara, yang model tunjuk ini tunjuk itu, juga ada Mie Alot.

    Agak sedikit keluar (Jl Anjasmoro Raya), Anda bisa makan Soto Kudus dan Lentog Sidodadi. Nasi pindangnya juga enak lho.

    Oh ya, jalan ke Holy Stadium sedang ditinggikan (sebelah kiri), ada baiknya menggunakan jalur yang kanan agar mudah saat berbelok ke Holy Stadium (di sebelah kanan jalan).

    Ok, have a nice and safe trip! Happy eating here. GBU

  41. steve said,

    on June 4th, 2007 at 11:53 am

    saya sudah coba beberapa makanan di smg,
    warung yg saya maksud itu dijalan singosari namanya warung si kembar.
    malam sempat coba pecel mbak yus ( ?? ) di simpang lima ujung, antri juga.
    wedang ronde yg deket gudeg jalan mataram, itu yg paling enak dibanding dgn yg jualan digerobak2 keliling.
    sempet mampir ke siang kie juga dan es buah. pangsit mie buat saya koq rasanya biasa aja disamping itu harganya yg mahal ( 14 ribu ) rasanya kurang layak, es buah cukup otentik harga 10 masih lumayanlah karena otentik. es cong di juga sempet makan.

    di tegal sempet mampir sate gule kambing, namanya warung sedap apa gitu, satenya kambing muda, dan bakarnya bagus, nggak keliatan ada hangus layaknya sate, tapi masih tampak daging, gulenya juga mantap, harga termasuk murah kalo dibanding jkt, 13 ribu sate 10, gulenya 8 ribu.

    tape ketan sayang nggak sempet karena di brebes sudah jam 9 an, keburu laper pengen sate kambing tegal.

    gudeg di jalan mataram diseberang papan reklame Sharp, itu enak juga, antri, harga murah, beda kalo gudeg abimanyu yg mahal dan pekat banget santennya

    thx tuk info2 nya

  42. eno said,

    on July 27th, 2007 at 3:04 pm

    tempat yang enak wat nongkrong bagi yang suka banget ma kopi, ya ke kebun kopi Banaran aja.Temaptnya ada di daerah sekitar Bawen.Tempatnya sejuk banget n asik wat ngopi.yang khas ya kopi tubruk n soto ayam plus mendoannya..hmmm

  43. tya said,

    on August 22nd, 2007 at 1:56 pm

    pak hian..
    napa ko yang di recomen cuma makanan di daerah semarang bawah?
    padahal daerah semarang atas juga banyak makanan yang enak2 tur murah meriah
    coba hunting disana deh..
    example martabak yang di ngesrep (lupa namanya tapi enak bener)
    trus ayam di bukit sari (sebelah pom bensin)
    bakmi tebet di ngesrep
    soto ayam pak no di ngesrep n banyumanik
    bakso di sukun (ada 2 yang satu bakso pak petruk yang satu lupa namanya tapi letaknya didepan bakso pak petruk)
    mie ayam bakso deket sarinah juga enak
    es teler n roti bakar rasamala deketnya smp banyumanik
    etc…cobain deh

  44. zam said,

    on November 29th, 2007 at 1:42 pm

    weh..

    matur suwun sanget, kang!

    saya sering wira-wiri Jogja-Semarang dan biasanya kebingungan nyari lokasi icip-icip yang mantab.

    dengan halaman tersebut saya sangat terbantuken..

    salam dari JSers Jogja.. :D


  45. on December 3rd, 2007 at 12:03 am

    Pak Hian,
    Salam kenal. Terima kasih info makanan Semarangannya, saya langsung print buat pedoman. Nggak apa-apa ya Pak!
    Saya memang cuma’numpang sekolah’ di Semarang, di SMA dekat Koh Liem ;) tapi saya selalu menganggap Semarang ‘rumah’ saya. Sekarang domisili di Jakarta, kebetulan ada bussiness trip ke Semarang 8 Desember nanti. Setelah 8 tahun tidak ‘menengok rumah’, mau sekalian ajak suami dan si kecil 3 tahun ke Semarang. Terima kasih pak Hian, Anda sudah membantu saya mengenal lagi rumah yang sudah lama tidak dikunjungi. Salam untuk keluarga.

  46. hian said,

    on December 5th, 2007 at 4:52 pm

    #41: Steve, pecel di simpanglima ujung itu bukannya pecel gandhekan, saya biasa makan di sana dan antriannya luar biasa. Namun alih-alih mengejar si mbak, biasanya saya tetap duduk diam menunggu giliran karena si mbak itu benar2 hafal urutan antrian lho.. Hebat banget memory-nya.

    Wedang Ronde itu Pak Kirman, ada wedang kacang hijau dan kacang tanah. Selain itu, ada pula wedang roti. Beliau juga jual es puter, jadi klo pas agak panas, bisa ngadem dulu dengan es puternya.

    Hahaha es Gang Lombok memang otentik, tapi ya itu tadi, mahaaaallll…

    #42: Eno, Kopi Banaran ya lumayan. Nasi Pecel Empalnya juga lumayan banget, selain itu gorengannya juga enak. Ingat, perlu coba naik mobil berkeliling di kebun kopi. Asyik juga, apalagi klo rame2 dengan keluarga/teman..

    #43: Halo Tya, untuk makanan di daerah Semarang Atas, sebenarnya ada beberapa yang saya tahu. Bebek Gendut di daerah Tembalang, tapi klo martabak di Ngesrep, Bakmi Tebet, memang saya belum coba.. Thanks atas informasinya..

    #44: Wah Kang Zam, JS-er dari Jogja, sami-sami kang.. Kiranya bisa berkenan mencoba makanan2 yang patoet dipoedjiken. Saya seneng makanan Jogja juga lho, Sate Karang di Kotagedhe, dll.. BTW JS-er mau tour ke Jogja lho dalam waktu dekat.

    #45: Ibu Tenik, salam kenal kembali. Saya berharap info makanan Semarang ini bisa bermanfaat buat Ibu sekeluarga. Berarti dulu sekolah di Loyola?? Wah bisa nostalgila makan lekker Paimo terus nih :-) Sukses ya untuk acaranya tgl 8 Desember nanti! Salam untuk keluarga juga..

  47. Peter said,

    on December 5th, 2007 at 6:04 pm

    #45: Ibu Tenik Hartono, salam kenal.. kebetulan saya juga alumni SMA Koh Liem lo :) Ibu angkatan berapa ya, klo angkatan lama mungkin dulu blm ada yg namanya lekker Paimo :p Sukses untuk acaranya di Semarang. Klo butuh penunjuk jalan / rekomendasi lainnya jangan sungkan untuk posting disini (bukan begitu Pak Hian hehehe…)


  48. on December 6th, 2007 at 1:05 am

    Pak Hian dan pak Peter, terima kasih sambutannya.
    Jadi punya teman baru di Semarang. Gara-gara baca posting soal makanan, saya jadi makin nggak sabar untuk berangkat, tapi pesawatnya masih nanti jam 7 pagi, hahaha… mending nggak tidur daripada telat bangun dan terlambat ke bandara. Jakarta gila-gilaan macetnya. Saya lulus dari Kolese Loyola tahun 88, langsung cabut lagi dari Smg karena diterima kuliah di UI. Kayaknya sih waktu itu belum ada kue lekker Paimo, atau saya yang lupa? Selama ini kalau ke Semarang lagi hanya mampir sebentar. Sependek ingatan saya, ada gado-gado di trotoar gedung PLN dengan penjual yang selalu bercelana sedengkul warna khaki/coklat muda. Masih adakah? Kalau istilah anak gaul, gado-gadonya endang bambang gulindang alias uenak tenan!;) Mudah-mudahan di Semarang nanti bisa makan semua yang direkomendasikan di sini (excluding non halal, hehehe…). Terima kasih, terima kasih. Thank you. Kamsia! Selamat makan…

  49. hian said,

    on December 6th, 2007 at 9:14 am

    #47: Wah ya jelas tho ya Pak Peter, bisa posting di sini bila butuh penjelasan lebih lanjut tentang makanan Semarang; karena terus terang masih banyak makanan Semarang yang ciamsor (ciamik soro) namun belum terliput di blog saya.

    #48: Bu Tenik, klo ndak salah inget, trip-nya khan tgl 8 Desember; tapi koq tulisannya “pesawatnya masih nanti jam 7 pagi” ya?? Saya jadi agak bingung nih, apa saking semangatnya yah?? :-)

    Gado-gado PLN masih ada, lengkap dengan es panekuknya. Di seberangnya ada Mie Lontong dengan bumbu cair bawang putih sepuasnya. Tapi untuk gado-gado, ada lagi yang enak yaitu di Jl Pandanaran, di depan showroom Yamaha.

    Have fun ya Bu!!

  50. etiene said,

    on December 28th, 2007 at 2:39 pm

    apa bapak sdh pernah rasa mie goreng sebelah java mall, orang bilangnya bakmie kredit krn dulunya disitu ada toko kredit barang (he he), dan hanya bisa dibungkus bawa pulang. menurut bapak enak gak?

  51. tukangkomentar said,

    on December 31st, 2007 at 3:57 pm

    Salam kenal dari Jerman.
    Kalau mau coba itu semua, apa cukup 2 minggu (maklum cuti sedikit).
    Apa anda bisa rekomendasi hotel yang bagus di Semarang?
    Mungkin anda bisa buat daftar hotel juga sebagai pelengkap (dengan penilaian anda)?
    Selamat berTahun-Baru!!!!!

  52. hian said,

    on January 5th, 2008 at 3:23 pm

    #51: Pak Etiene, saya belum makan mie goreng sebelah Java Mall.. apakah yang dimaksud itu warung capjay yang antriannya hajubilah mengerikan itu?? :-)

    #52: Pak TukangKomentar, salam kenal dari Semarang, Indonesia :-D

    Wah 2 minggu untuk mencoba makanan di Semarang mestinya lebih dari cukup (asumsi sehari bisa makan 3-4 kali), jadi mungkin Anda bisa gunakan waktu 2 minggu untuk keliling Jakarta, Bandung, Semarang, Jogja, Solo, dan Surabaya..

    Daftar hotel di Semarang?? Sudah cukup banyak hotel yang bagus koq di Semarang: Novotel, Grand Candi, Gumaya, Ciputra, Horison, dll. Mengingat rata2 adalah chain hotel dari jaringan internasional, mestinya tidaklah sulit memilih hotel dengan fasilitas dan layanan yang baik.

    Segera main ke Indonesia ya!!

  53. tukangkomentar said,

    on January 6th, 2008 at 10:35 pm

    Makasih atas jawabannya, mudah-mudahan bisa ke Indonesia tahun ini, rencananya sih bulan Mei/Juni.
    Kalau jadi saya mail dulu Pak Hian, mungkin bisa ketemu di Semarang.
    Salam.

  54. hian said,

    on January 19th, 2008 at 11:15 am

    #54: Hai Tukangkomentar, ya semoga bisa dolan ke Indonesia tercinta ini lagi.. Dan semoga bisa ketemuan juga di sela2 waktu sibuk untuk makan2, hehehe :-)

  55. Fajar said,

    on February 21st, 2008 at 11:44 pm

    Pak Hian, saya salut! ulasan kulinernya sangat lengakap, namun sebagai penikmat makanan Bakso, referensi makanan ini hampir tidak ada padahal di Semarang ada beberapa tempat makan Bakso Sapi yang cukup bisa direkomendasikan, Bakso Kumis di Plasa Simpang Lima dan Bakso Babat Salatiga Agung di Jalan Thamrin 57, kalau bisa sih segera di update list nya supaya rujukannya tambah TOP!, oke pak sekian buat intermesonya

    SALAM

  56. hian said,

    on February 22nd, 2008 at 1:33 pm

    @Fajar: Terimakasih banyak atas sarannya, memang untuk urusan bakso, belum banyak yang saya tulis.. Ok deh, akan saya ulas dan update in the near future.

  57. mymy said,

    on March 19th, 2008 at 9:09 am

    apa lidahnya orang semarang itu sama ya. aku udah coba semua itu makanan, apa itu yang bikin kita gendut ya ha ha ha . ws gempol di gang baru emang enak tapi masih pakai pemanis buatan coba u minum es gempol yang ada d undip depan sastra peleburan gulanya asli dan lebih enak. depan auditorium UNNES kelud ada nasi gandul enak tapi ga enek. dari semua gorengan sumedang yang paling enak depan toko siranda minyaknya ga bikin huhuk huuk. cobain juga linds restaurant di papandayan udah view bagus steak iga sapi empuk siiip sup nya juga enak enak. kapan coba?

  58. hian said,

    on April 2nd, 2008 at 2:18 pm

    @Mymy: Hahaha, walau lidah hampir sama warna/bentuknya, namun selera dan kesenangan orang itu mestinya ya berbeda-beda tho ya..

    Thanks atas informasi es gempol dan nasi gandulnya. Saya belum pernah coba.

    Untuk Es Gempol, saya suka yang di Tanah Mas.. Dan Nasi Gandul, saya prefer Mas Memed di Jl Dr Cipto (dekat Citarum).

    Restaurant Linds sudah coba beberapa kali, namun belum berkesempatan makan steak iga. Tapi view-nya memang bagus koq.

Leave a reply