Pemasaran yang Sehat dan Bertanggungjawab
Posted on 24 June 2005Pernahkah Anda memperoleh informasi dan janji-janji yang begitu manis dari Pemasar saat Anda mempelajari suatu produk yang mereka tawarkan ?? Seberapa besar kebenaran atas informasi dan janji-janji yang Anda terima ?? Apakah Anda ‘menelan’ perkataan manis mereka begitu saja ?? Kebetulan saya juga sering berhadapan dengan Pemasar seperti itu, yang dengan mudahnya melontarkan janji-janji manis tatkala kita mengemukakan kemungkinan problem yang akan muncul saat akan membeli produk mereka. Konyolnya, saat problem benar-benar muncul, Pemasar tadi mengemukakan sejuta alasan untuk menjelaskan bahwa mereka tidak bisa membantu kita <g> dan tidak sesuai dengan janji yang telah mereka lontarkan sebelumnya.
Baru-baru ini saya berhadapan dengan Pemasar ber-type seperti ini saat harus melakukan pembelian suatu produk teknologi tinggi untuk push mail bagi big boss saya. Berikut adalah sebagian kecil pertanyaan saya dan janji-janji manis yang mereka lontarkan:
- Saat mencoba alat tersebut dikantor mereka, kami mengalami gangguan koneksi data GPRS. Setelah dicheck ke bagian teknis, dinyatakan bahwa saat itu jalur Voice sedang peak sehingga koneksi data terganggu. Saat itu juga, (katanya) bagian teknis mengubah jalur Data menjadi dedicated, yang terpisah dari jalur Voice. Saat saya mengemukakan kekhawatiran saya akan kasus tersebut terjadi lagi, mereka menjanjikan untuk mengubah jalur Data menjadi dedicated bila terbukti traffic Voice dan Data di lokasi kami meningkat tinggi
- Saat mencoba Web Browsing, sering muncul error dan mereka menyatakan bahwa paket Retail memang seperti ini dan dalam waktu dekat akan dibenahi
- Mengingat adanya kemungkinan big boss pindah tugas ke Jakarta, maka saya pun bertanya mengenai pemindahan nomor dari Semarang ke Jakarta dan mereka menyatakan akan dibantu, pokoknya ndak masalah deh
Kebetulan saat apply, mereka meminta saya untuk membuat suatu surat pernyataan kesanggupan membayar dari sisi perusahaan (busyet, memangnya mau lari apa gimana yah :-(); kesempatan ini saya gunakan untuk mendokumentasikan semua janji manis yang pernah mereka lontarkan. Guess what ?? Mereka kelabakan menjelaskan ini dan itu, berusaha mengelak dari janji-janji yang dulu dilontarkan namun kali itu saya tulis dengan detil :-). Mari kita lihat bersama apa jawaban mereka:
- Perubahan jalur Data yang dedicated merupakan keputusan pusat dan berlaku untuk seluruh Indonesia atau regional (Jawa Tengah misalnya). Yikes !! Lha yang waktu itu mereka rubah setting itu beneran atau hanya boleh kalau berlokasi di kantor mereka yah ??
- Iya, dijanjikan akan dilakukan dalam waktu dekat. Lha ?? Waktu dekat itu definisinya apa yah ?? Mestinya harus dinyatakan dalam suatu satuan waktu yang terukur dong, misalnya 4 minggu kek, 3 bulan kek, or whatever. Kalau hanya ngomong waktu dekat mah ndak ada bedanya dengan anekdot “Bayar sekarang, besok gratis” atau “suk Bodho kucing” (besok Lebaran kucing)
- Bila pemakai pindah ke kota lain, maka ada dua pilihan yaitu membuka account baru (namun yang lama tidak boleh ditutup) dan dikenakan biaya bulanan normal (lumayan mahal bokkk :-(); atau pilihan lain adalah mengubahnya menjadi Free Roaming dengan biaya abonemen bulanan bernominal tertentu. Lha ?? Bukankah harus dikemukakan di depan kalau hal itu dimungkinkan namun dengan konsekuensi biaya tambahan dengan nilai tertentu; bukannya hanya ngomong “beres deh” tapi tahu-tahu ada biaya tidak terduga
Tulisan ini tidak bermaksud menjelekkan siapa-siapa, namun justru pada kesempatan ini, saya ingin mengkampanyekan “Gerakan Pemasaran yang Sehat dan Bertanggungjawab“, dimana pemasar berkewajiban memberikan informasi yang lengkap dan jelas kepada konsumen dan calon konsumen (tanpa berkilah “Wah dulu koq ndak tanya kalo misalnya gini.. gitu.. “); dan semua informasi tersebut dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya tanpa harus menggunakan catatan interpretasi apapun juga (tanpa mengemukakan alasan “Lho, maksud saya dulu itu begini lho…“) dan semacamnya. Juga kepada konsumen dan calon konsumen, agar menggunakan haknya untuk meminta semua informasi yang lengkap, jelas, dan benar; juga berlatih untuk lebih kritis dan memikirkan kemungkinan yang mungkin timbul setelah membeli produk yang dijual; jangan asal percaya dengan janji-janji manis Pemasar. Jangan lupa peribahasa mengatakan “Habis manis sepah dibuang”, lhooo ?? Apa hubungannya ?? Sama-sama manisnya yah ?? ![]()
Popularity: 12% [?]
One Response to 'Pemasaran yang Sehat dan Bertanggungjawab'
Leave a reply
Most Recent Posts
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 - Day 0
- Seminar Marketing Revolution - Tung Desem Waringin
- Peluang Penghasilan Online - ThinkBux (PTC)
- Peluang Penghasilan Online - Neobux (PTC)
- Wisata ke Jogjakarta dan Candi Borobudur
- Palm Beach Resort, Jepara (3)
- Palm Beach Resort, Jepara (2)
- Palm Beach Resort, Jepara (1)
- Pindah Hosting (lagi)
Most Recent Comments
- Ulasan Kuliner di Pernikahan Sonny-Nina (1)
Kredit - Payout Pertama dari DailyClicks.biz (11)
danu, anakjawa, hian, adi, hian [...] - Seminar Dahsyat ala Tung Desem Waringin (57)
erwin, SUWARSO, Hianoto, SUWARSO, Hian [...] - Peluang Penghasilan Online - ThinkBux (PTC) (1)
anakjawa - Palm Beach Resort, Jepara (3) (2)
yoni, yoni - Local Queue in MDaemon 8.x (14)
MG, Turong, hian, Rajkumar. T, Niks [...] - Lontong Tahu Blora - Mas Aris, Citarum (12)
aldie, Mas Tunggal, blora.org, hian, slam [...] - Video Conference, Telkom, dan Hotel Ciputra Semarang (27)
SUWARSO, victor, SUWARSO, Hian, Rina Susanti [...]
Most Popular Posts
- Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang
- Seminar Dahsyat ala Tung Desem Waringin
- Reset Admin Password di WinXP
- Video Conference, Telkom, dan Hotel Ciputra Semarang
- Diskusi "Mengelola Mail Server"
- Seminar "Managing Business with Great Success" James Gwee
- SuperCamp "Becoming a Money Magnet"
- Sekolah Orangtua di Semarang (3)
- Permainan Logika yang Sangat Menantang
- Sekolah Orangtua di Semarang (2)
- SiteBar
- Jogja Bootcamp 2008
- Pernikahan Sonny-Nina
- Ulasan Kuliner di Pernikahan Sonny-Nina
- Seminar "Becoming a Money Magnet"
- Sekilas Makanan di Salatiga
- Local Queue in MDaemon 8.x
- Banjirkanal, Traffic Light, dan Parade Siswa
- Comment Spam dan Akismet
- SuperCamp Becoming a Money Magnet
I currently live happily with my beloved family in Semarang. I am an IT-addict, but have huge interests on Internet Marketing, Family Financial Planning, Personal Wealth Building, and other self development activities. Beside that, I also like to read books, eat delicious foods, and play games with my beloved son.








on September 30th, 2005 at 12:03 pm
[...] Tentu saja sekali lagi saya ingin mengingatkan pentingnya pemasaran yang sehat dan bertanggungjawab. [...]