« - »

Terkurung

Posted on 6 June 2005

Kebetulan Sabtu sore lalu, saya berkesempatan menjalani terapi pijat refleksi (sebenarnya ini hal yang biasa saya lakukan tiap Minggu, tapi sayangnya 2 minggu ini tidak bisa karena kesibukan kantor). Sesi pijat kali ini dimulai jam 17:30 karena harus menunggu Brian selesai dipijat. Sekitar jam 18:30, Elly pergi mengantar mamanya pulang kerumah dan Brian juga ikut. Selesai dipijat, saya ke kamar mandi dan meminta PRT untuk mengambil wireless phone untuk dipinjamkan kepada sang pemijat agar bisa mengatur penjemputan.

Guess what ?? PRT bilang pintu kamar terkunci !!

Buru-buru saya merogoh kantong celana pendek yang telah disiapkan di dalam kamar mandi, barangkali kunci kamar disimpan disana. Eiiiit, koq ndak ada ?? Wah berabe nih :-(. Segera saya selesaikan mandi air hangat yang sungguh nikmat. Saya lihat ke pintu kamar, memang terkunci. Yikes :-(. Akhirnya saya minta PRT untuk antar sang pemijat ke Wartel terdekat, sekaligus minta PRT untuk telpon Elly agar bisa pulang secepatnya.

Busyet, jadi ceritanya saya terkurung di rumah sendiri, ndak bisa nerusin nonton DVD Smallville, ndak bisa berleha-leha di ruang kamar tidur yang nyaman, ndak bisa main komputer. Parahnya lagi, saya juga tidak bisa naik mobil pergi cari makan; kunci mobil disimpan di dalam kamar. Mau jalan kaki ke warung terdekat, dompet saya juga ikut terkunci :-(.

Akhirnya saya terkapar kelaparan di kamar Brian dan menyalakan AC, sambil menunggu kedatangan Elly. Herannya, PRT koq tidak pulang-pulang yah ?? Celaka, jangan-jangan Elly tidak membawa handphone Flexi-nya ?? :-(. Elly pun datang, namun PRT kami masih belum pulang juga. Usut punya usut, PRT, pemijat, dan penjemputnya sedang berdiri kebingungan didepan wartel karena tidak bisa menghubungi Elly. Untunglah Elly saya suruh mencari PRT di wartel 😀

Popularity: 5% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply