« - »

Angels and Demons

Posted on 20 July 2005

Sebenarnya buku Angels and Demons karangan Dan Brown ini sudah saya beli tgl 3 April 2005; namun karena masih ada setumpuk buku yang saya beli (mulai dari buku komputer sampai komik :-)), jadi belum sempat saya baca. Akhirnya saya mulai menjamah buku ini sejak hari Sabtu lalu dan kelar dibaca semalam. Sungguh luar biasa, sama seperti ketika saya membaca buku The Da Vinci Code, mata ini serasa lengket ke buku tersebut; sangat enggan rasanya untuk meletakkan buku dan mulai tidur. Bahkan saya sempat mencuri waktu 10 menit untuk membaca saat habis mandi pagi dan bersiap-siap untuk berangkat ke kantor, dan akibatnya saya malah menyesal karena plot cerita pas lagi tegang-tegangnya, namun harus ditinggal ke kantor :-D.

Kali ini, buku tersebut penuh dengan ambigrams, yaitu kata-kata yang ditulis dengan cara tertentu sehingga bisa dibaca secara right-side-up and upside-down dengan identik. Juga mengusung sejarah kelam tentang adanya persekutuan rahasia bernama Illuminati beranggotakan para ilmuwan yang bertentangan dengan gereja dan berencana untuk memenuhi janjinya untuk menghancurkan gereja. Hal yang menarik lain, adanya penemuan ilmuwan atas penjelasan penciptaan bumi dan alam semesta serta teori Antimateri. Yang luar biasa adalah ending cerita yang begitu tidak terduga, yang rasanya lebih baik tidak saya ungkapkan secuilpun disini untuk menjaga kenyamanan Anda dalam membacanya ๐Ÿ˜€

Peringatan yang sama tetap perlu saya utarakan, nikmati buku ini dengan pikiran terbuka; tidak semua hal yang berkaitan dengan agama harus ditelan mentah-mentah; nikmati saja sisi hiburannya bagi Anda penggemar buku fiksi yang berkualitas.

Popularity: 9% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


2 Responses to 'Angels and Demons'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Angels and Demons '.

  1. Suhadi Santoso said,

    on September 2nd, 2005 at 3:58 am

    Wah sama dong buku bacaannya dengan saya, saya juga baca Da Vinci Code, tapi Angel and Demon belum selesai, baru lembar pertama, waktu baca Da Vinci Code saat perjalanan liburan ke Puncak, istri sampai marah-marah, katanya bukannya ngajak keliling jalan-jalan, malah tiduran di kamar hotel sambil baca Novel, memang sebelum baca sampai taman, kagak mau itu dilepas bukunya…. Entah Angel and Demon serunya seperti Da Vinci Code tidak ya ?….

  2. hian said,

    on September 3rd, 2005 at 8:06 am

    Bagi saya, Angel and Demons sama serunya dengan Da Vinci Code. Hanya saja karena DVC yang dibaca pertama kali (plus sekian banyak kontroversial yang diberitakan dimana2), DVC mendapat kesan yang lebih heboh. AD sangat menarik karena ambigrams-nya.

    Seperti Anda, saya pun benar-benar enggan meletakkan kedua buku ini saat membaca; klo perlu, porsi tidur pun dikurangi ๐Ÿ™‚ Sangat menegangkan dan sungguh exciting. Selamat menyelesaikan AD ๐Ÿ˜€

    BTW, saat ini saya sedang membaca Harry Potter 6. Cukup mengasyikkan, however tidak sampai setegang saat membaca DVC dan AD (mungkin belum sampai pada bagian yang menegangkan kali yah?).

Leave a reply