« - »

Berani karena Berbanyak ??

Posted on 4 July 2005

Hari Minggu siang kemarin, saya beserta istri dan anak sedang mengendarai mobil menuju ke rumah setelah sebelumnya menikmati brunch Mie Pangsit di RM Chandra dan membungkus Rujak Pak Man. Ketika berhenti di traffic light di pertigaan Pandanaran-Thamrin, saya berada di barisan depan dan melihat di belakang ada sekian banyak sepeda motor dengan lampu dinyalakan dan klakson dibunyikan. Saya melihat ke kanan, tempat pos polisi dan melihat polisi hanya duduk diam saja; otomatis saya juga tetap diam di tempat sambil menunggu lampu hijau menyala. Tiba-tiba ada pengendara bermotor tanpa menggunakan helm yang menggebrak-gebrak bagian belakang mobil dengan cukup keras, lalu mendekati bagian depan mobil. Dengan mata melotot, mereka memberi tanda agar mobil saya jalan walaupun lampu merah! Sebenarnya saya cukup marah, namun istri mengingatkan bahwa mereka berbanyak dan polisi pun tidak berbuat apa-apa. Akhirnya saya pun menjalankan mobil pelan-pelan dan pengendara bermotor tersebut terus memepetkan motornya ke mobil saya. Usut punya usut, ternyata di belakang ada mobil jenazah yang akan lewat.

Disini saya ingin menggarisbawahi kenyataan bahwa banyak orang menjadi luar biasa berani karena sedang berbanyak. Banyak sekali contoh yang dapat kita lihat, mulai dari kejadian yang barusan saya alami sampai pada kejadian kampanye parpol, pertandingan sepakbola, konser musik, perayaan akhir tahun, dll. Kita lihat banyak pengendara bermotor yang dengan sengaja melakukan pelanggaran, mulai dari tidak menggunakan helm, berboncengan sampai 3 orang dewasa, naik di kap mobil atau bak mobil pickup, mengendarai secara ugal-ugalan. Semuanya ini berpotensi membahayakan diri sendiri dan orang lain. Namun kita sangat jarang melihat polisi melakukan tindakan yang tegas untuk menegakkan disiplin.

Hal ini berakibat pada anggapan umum yang salah, “tidaklah mungkin polisi mau menindak saya, toh ada sekian banyak pengendara bermotor lain yang sama-sama melanggar”. Saya pikir andaikata saya seorang polisi, saya justru akan melakukan penindakan tegas tanpa pengecualian.

Citra polisi dan aparat penegak hukum sedang dipertaruhkan disini. Change now or die.

Note: die disini jangan diartikan harafiah, namun bisa diartikan wibawa atau citra yang hilang karena ketidaktegasan terhadap massa yang melanggar secara massal.

Popularity: 3% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply