« - »

Hari Mengantri BBM

Posted on 7 July 2005

Tidak pernah terlintas di benak saya saat mempunyai ruangan kantor dengan view pegunungan Ungaran dan SPBU diseberang jalan memberikan suatu manfaat di suatu hari. Kemarin saya bertanya-tanya kepada teman, enaknya kalau beli bensin Premium dimana karena saya harus mengisi Premium hari itu. Lalu sore harinya, rekan seruangan menginformasikan bahwa dia melihat dari jendela ruangan, terlihat SPBU seberang telah diisi kembali dan sebaiknya saya langsung meluncur kesana karena antrian belum terlalu panjang. Bergegas saya men-shutdown notebook saya yang cukup memakan waktu (saat itu saya jadi kangen proses shutdown PPC, tinggal pencet tombol On/Off saja :-)).

Saya bergegas naik mobil dan menyeberang ke SPBU. Whalah, nasib… sudah lumayan panjang yang antri, ada sekitar 8 mobil di depan saya. Hujan pun turun deras, sungguh kasihan bagi yang naik sepeda motor dan tidak membawa/memakai jas hujan, mereka serba salah, mau ditinggal berteduh berarti antrian bisa terlewat. Akhirnya mereka pun harus antri dengan berhujan-hujanan :-(. Saya membutuhkan waktu 40 menit untuk mengisi Premium Full Tank (lumayan, bisa untuk jatah pulang-pergi kerja selama 3-4 hari).

Malamnya Elly bercerita bahwa dia akan membeli Premium besok hari. Langsung saja saya tolak, dan mengatakan lebih baik antri beli Premium malam hari itu juga. Sebagai persiapan tambahan energi untuk mengantri, kami pun menyantap Bubur Sukabumi di Depok setelah menyelesaikan tontonan acara “Petir vs Selebritis” jam 21.00. Yikes, kami pergi ke 3 SPBU dan Premium dinyatakan habis. Gimana nih ?? Akhirnya kami pergi ke SPBU di Jl Siliwangi, wow luar biasa.. antriannya panjang bener, saya mulai antri sebelum kantor DHL Siliwangi. Saking pelan progress-nya, saya pun bisa turun dari mobil dan berjalan kaki dari mobil ke SPBU untuk melihat situasinya, ternyata didepan saya masih ada sekitar 12 mobil !! Oh My God !!

Ada kejadian lucu yang saya saksikan malam itu. Dua orang penumpang mobil Kijang (dua mobil didepan saya) turun dan sempat-sempatnya memesan nasi dan lauk di sebuah warung Ayam/Bebek/Burung Dara Goreng !! Wah asyik bener :-). Saya, Elly, dan Brian pun menurunkan sandaran kursi dan kita tidur-tiduran di dalam mobil. Sedikit repot sih, tiap kali mau jalan, saya harus duduk tegak dan menjalankan mobil untuk beberapa sentimeter.

Akhirnya setelah mengantri 1 jam 10 menit, tiba giliran kami untuk diisi Premium. Ketika saya meminta petugas mengisi Full Tank, dia menjawab hanya bisa menjual 25 liter per mobil. Hiks :-(. Tapi saya pahami, ini diperlukan agar lebih banyak orang bisa memperoleh Premium secukupnya.

Jadilah kemarin Hari Mengantri BBM buat saya.. bayangkan, total 1 jam 50 menit hanya untuk membeli Premium secukupnya (1 mobil Full Tank dan satunya hanya 25 liter) dengan harga yang sama. Lha wong saya ini termasuk jenis orang yang tidak suka membuang waktu untuk menghemat pembelian Premium saat kenaikan diumumkan pemerintah. Pernah suatu waktu bensin di tangki sudah hampir habis, tapi karena sore hari sudah ada desas-desus kenaikan BBM dan SPBU menjadi sangat ramai, saya rela beli Premium lebih mahal keesokan harinya ketimbang membuang waktu antri demi menghemat sekian ribu rupiah.

Semoga Pemerintah dapat segera mengatasi kelangkaan BBM ini dan memastikan insiden serupa tidak timbul dalam efek yang lebih besar.

Popularity: 3% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply