« - »

Pemasaran Berbasis CRM

Posted on 26 July 2005

Di jaman ini, CRM sangat digembar-gemborkan dimana-mana. Mengutip dari http://crmtutorial.com, CRM merupakan singkatan dari Customer Relationship Management, yang merupakan proses atau metodologi yang digunakan untuk mempelajari lebih lanjut mengenai kebutuhan dan perilaku konsumen untuk membangun hubungan yang lebih baik lagi. Ada sekian banyak komponen teknologi tinggi dalam CRM, namun janganlah berpikir CRM dari sisi teknologi belaka. Akan lebih baik bila kita berpikir bahwa CRM merupakan suatu proses yang membantu merangkaikan sekian banyak informasi tentang konsumen, penjualan, efektifitas pemasaran, dan tren pasar.

Suatu perusahaan bisa saja belum mempunyai otomasi sistem CRM, namun setidaknya setiap bagian perusahaan memahami konsep CRM dan melaksanakannya, walaupun secara sederhana dan manual. Dengan demikian, perusahaan bisa menghindari terjadinya kasus yang menjengkelkan seperti yang saya alami barusan.

Siang ini saya ditelpon oleh seorang pemasar dari suatu perusahaan dibidang barcode. Dengan berbusa-busa dia menawarkan untuk produk barcode scanner, barcode printer, label sampai ke kontrak servis. Lalu saya bilang sama dia, “Bukannya lokasi perusahaan Anda di xxxx??”. Barulah dia terhenti sejenak lalu berkata “Sudah pernah beli produk kami ya Pak??”. *Gedubrak* :-). Kami sudah membeli sekian banyak barcode scanner dari mereka dan saya juga telah kenal cukup baik Supervisor Pemasaran yang sayangnya telah dipindah ke propinsi lain :-(.

Walaupun perusahaan tersebut belum mengimplementasikan teknologi CRM, tapi mbok ya melakukan kegiatan pemasaran dengan lebih cerdas gitu dong :-(. Sebelum menelpon ke suatu prospek, lakukan penelitian dan persiapan sebelumnya. Cari tahu perusahaan ini bergerak dibidang apa, siapa contact person yang tepat untuk dihubungi, sampai sejauh mana pengertian dan kebutuhan prospek untuk produk yang akan kita tawarkan, apakah sudah pernah melakukan transaksi atau hubungan (misalnya meminta penawaran atau presentasi produk) sebelumnya, apakah sudah mempunyai/membeli produk pesaing, dst. Jangan langsung hantam kromo dengan menelpon langsung sang prospek dengan zero background <g>.

BTW, sedikit OOT dari segi CRM namun karena masih dalam konteks Pemasaran, jangan lupakan etika; sebelum berbicara panjang lebar, tanyakan terlebih dahulu apakah orang yang kita hubungi tersebut sedang tidak sibuk dan ada waktu untuk berbicara dengan kita ataukah tidak. Jangan pula sekali-kali datang langsung ke perusahaan prospek tanpa pemberitahuan atau janji sebelumnya.

Popularity: 8% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply