« - »

VIP Jalanan (Lagi)

Posted on 20 September 2005

Ya, kemarin pagi saya berangkat beriring-iringan dengan serombongan VIP Jalanan, mulai dari RS Kariadi sampai ke Ungaran. Kali ini iring-iringan cukup panjang, melebihi biasanya. Ada tiga bus besar, dua mobil ambulans, dan beberapa mobil plat merah dengan tulisan nama suatu Kabupaten di body mobil. Sepanjang perjalanan, saya lihat mereka membuat beberapa kemacetan.

Pertama, mereka membuat kemacetan di traffic light pertigaan Kaliwiru dengan menerobos lampu merah (well, ndak heran… VIP Jalanan sih :-(). Akhirnya jalan pun sempat macet dari ketiga arah, mengingat antrian yang terhadang cukup banyak.

Kedua, mereka sempat ‘memaksa’ menerobos traffic light di pertigaan Srondol – Jalan Tol, padahal posisinya sudah macet total. Saya lihat sampai ada polisi yang berulangkali merentangkan tangannya sebagai isyarat meminta mobil tersebut berhenti dan jangan menerjang lampu merah, karena kondisi di depan sudah macet banget.

Ketiga, kemacetan-kemacetan lain yang tidak begitu saya perhatikan dan tidak perlu saya tulis detil disini karena tidak berkorelasi langsung dengan bahasan saya.

Anehnya, saat di traffic light Terminal Banyumanik, ada sebuah mobil ambulans yang termasuk iring-iringan tersebut mematuhi lampu merah dan berhenti. Saya lihat ke sekitar, dan terlihat bahwa mobil lainnya tertinggal jauh di belakang. Hahaha, berarti teori saya tentang Berani karena Berbanyak ada benarnya juga yah?? 🙂

Tatkala saya melihat para penumpang bus dan mobil, terlihat mereka mengenakan kaus (mungkin kaus olah raga), dan di bagian belakang bus, terlihat banyak tas jinjing yang tidak besar dan seragam semua (juga semacam tas olah raga). Apakah mereka adalah bagian dari kontingen Porda Jateng 2005 yang ditutup hari Minggu lalu??

Ada satu hal yang saya bingung dan tidak habis berpikir. Apakah memang benar-benar perlu melakukan perjalanan dengan cara demikian?? Betul, semua atlet (bila memang benar mereka adalah rombongan kontingen atlet Porda Jateng 2005) telah meninggalkan keluarga dan pekerjaan untuk sekian hari. Tapi saya pikir tidak pada tempatnya menggunakan jalan ala VIP Jalanan semacam itu, benar-benar tidak sesuai dengan peruntukkannya dan bisa membahayakan pengguna jalan lain. Disini, aparat kepolisian pun harus dengan tegas memeriksa dan memastikan bahwa ijin menggunakan jalan ala VIP Jalanan ini harus punya alasan kuat, disetujui oleh pihak-pihak terkait, sesuai dengan peruntukkannya, dan tidak mengganggu serta membahayakan pengguna jalan.

Popularity: 5% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply