Tradisi Minta Maaf
Posted on 8 November 2005Hari ini adalah hari pertama saya masuk ke kantor, dan seperti biasanya, selalu ada tradisi karyawan berkeliling pabrik dan saling bersalaman, mengucapkan kata-kata “Mohon maaf lahir batin”. Tradisi yang serupa saya lihat terjadi dimana-mana. Seringkali saya tertegun dan merenunginya. Secara usil pernah saya utarakan bahwa kata-kata itu hanyalah merupakan tradisi belaka. Betapa tidak?? Banyak kali kata-kata itu dilontarkan tanpa dilandasi makna yang lebih dalam, sekedar basa-basi kosong belaka!
Sering kita jumpai, ucapan-ucapan ini dilakukan dengan sekedar mengucapkan kata-kata yang sama, mem-forward SMS dan e-mail yang diterima dari orang lain. Lalu apa artinya semua ini?? Apakah ini yang namanya meminta maaf lahir batin dengan tulus dari lubuk hati yang paling dalam??
Mari kita renungi sejenak. Setelah menunaikan ritual tradisi ini, apakah Anda bisa menyebutkan nama-nama orang yang Anda benci atau tidak sukai?? Apakah Anda bisa mengingat kejadian-kejadian yang menyebalkan dan menyakitkan hati Anda?? Banyak orang dengan fasih mengucapkan “Mohon maaf lahir batin”, namun dengan fasih pulalah mereka ngerumpi tentang keburukan orang lain, membahas perlakuan buruk yang mereka terima dari orang lain, dan bahkan kembali sikut-sikutan di dunia usaha/sekolah/organisasi sosial yang mereka kecimpungi sehari-hari.
Bukankah lebih baik kita belajar meminta maaf saat menyadari telah melakukan kesalahan, tanpa perlu merasa malu/gengsi?? Meminta maaf dengan tulus, bukan sekedar mengucapkan kata-kata itu saja, bukan pula sekedar mem-forward SMS dan e-mail, dan melakukan perubahan sikap dan perilaku sebagai pencerminan permohonan maaf dari lubuk hati yang paling dalam.
Di kesempatan ini pula, saya ingin meminta maaf atas keusilan saya dalam menulis ini. Sama sekali bukan maksud saya untuk menyentil golongan atau agama tertentu. Sama sekali tidak. Hal yang sama juga berlaku untuk semua golongan maupun agama. Justru saya berharap ini dapat membawa nuansa baru dalam kehidupan beragama dan bermasyarakat; jangan sekedar minta maaf secara basa-basi belaka.
Popularity: 3% [?]
Leave a reply
Most Recent Posts
- Akhirnya $1000 dari Neobux
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 3)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 2)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 1)
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 - Day 0
- Seminar Marketing Revolution - Tung Desem Waringin
- Peluang Penghasilan Online - ThinkBux (PTC)
- Peluang Penghasilan Online - Neobux (PTC)
- Wisata ke Jogjakarta dan Candi Borobudur
Most Recent Comments
- Seminar "Managing Business with Great Success" James Gwee (3)
nur arifin, Hian, haseghawa - Permainan Logika yang Sangat Menantang (7)
robi cahyadi, dewi, dewi, sydnee, lilin [...] - Belajar Bisnis Internet GRATIS (2)
Yusi Setiawati, freemarketing.co.cc - Asem-asem - Koh Liem, Karanganyar (7)
iengtax, hian, melanie, hian, sylvester lee [...] - Panduan "Mesin Uang WordPress" (11)
kris, Argy, hian, nitha, nitha [...] - Reset Admin Password di WinXP (12)
acun, dyan, pnyet, albert, ivn [...] - 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 3) (2)
Hianoto, priyo - 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 1) (2)
Hianoto, Ikhwan Sopa
Most Popular Posts
- Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang
- Seminar Dahsyat ala Tung Desem Waringin
- Reset Admin Password di WinXP
- Diskusi "Mengelola Mail Server"
- Video Conference, Telkom, dan Hotel Ciputra Semarang
- Permainan Logika yang Sangat Menantang
- Seminar "Managing Business with Great Success" James Gwee
- SuperCamp "Becoming a Money Magnet"
- Sekolah Orangtua di Semarang (3)
- Sekolah Orangtua di Semarang (2)
- SiteBar
- Jogja Bootcamp 2008
- Pernikahan Sonny-Nina
- Ulasan Kuliner di Pernikahan Sonny-Nina
- Seminar "Becoming a Money Magnet"
- Sekilas Makanan di Salatiga
- Local Queue in MDaemon 8.x
- Comment Spam dan Akismet
- Symantec AntiVirus Corporate Edition dan Firewall
- Banjirkanal, Traffic Light, dan Parade Siswa
I currently live happily with my beloved family in Semarang. I am an IT-addict, but have huge interests on Internet Marketing, Family Financial Planning, Personal Wealth Building, and other self development activities. Beside that, I also like to read books, eat delicious foods, and play games with my beloved son.







