« - »

Emosional

Posted on 12 December 2005

Kemarin Minggu, untuk kedua kalinya saya kembali ke ComFuture 2006, suatu event pameran komputer di Java Mal.

Kunjungan yang pertama, saya bersama rekan kantor bermaksud membeli kamera digital dan melihat-lihat produk baru apa yang diusung dalam pameran tersebut. Ternyata pameran komputer di Semarang ya masih itu-itu saja dan tidak mengalami banyak perubahan :-(. Namun saat akan pulang, saya menemukan suatu booth yang memamerkan produk security berupa suatu USB device yang harus ditancapkan ke PC bila kita hendak mengakses data yang tersimpan secara encrypted di dalamnya. Saat itu kami masih belum bisa mencoba langsung produk tersebut karena tidak ada PC demo yang bisa digunakan.

Kebetulan kemarin ada keperluan ke Gramedia, sehingga saya dan keluarga memilih untuk ke Java Mal sekalian melihat-lihat pameran komputer pada hari terakhirnya. Saat melewati booth tersebut, saya diperkenalkan kepada seseorang pria yang semestinya adalah manager atau bahkan owner perusahaan tersebut. Sebagai seorang pemasar, beliau terlihat cukup mengetahui detil produk, walaupun memang tidak bisa menjawab beberapa pertanyaan teknis yang saya lontarkan. Tiba saatnya saya ingin mencoba langsung unit demo di PC yang disediakan, ternyata PC tersebut tidak siap digunakan. Saat device ini ditancapkan, Windows malah meminta driver untuk device tersebut. Pria tersebut dengan mengomel berusaha memperbaikinya, Wireless mouse-pun digerak-gerakkan namun tidak responsif. Brak!! Dia pun membanting mouse dengan keras, sungguh mengagetkan saya dan beberapa pengunjung lain. Seperti yang saya duga, mouse tersebut malah jadi tambah rusak dan tidak bisa berfungsi :-(. Dia pun semakin berang, PC pun malah rada dibanting dan LCD Monitor dipegang dengan kasar dan serampangan (terus terang waktu itu saya khawatir sekali kalau LCD Monitor bakalan jatuh dari atas etalase :-(). Setelah beberapa menit melihat adegan seperti ini, saya pun memilih untuk berpamitan meninggalkan tempat itu sambil menuliskan alamat e-mail saya untuk follow up info selanjutnya. Saya pun ngeloyor pergi sambil mengelus dada (tentu saja dada saya sendiri :-D).

Bila teringat kejadian tersebut, saya menjadi bingung dan tidak habis pikir. Seorang pemasar, apalagi di event pameran, tidaklah seharusnya melakukan hal semacam ini. Walaupun seseorang mungkin mempunyai karakteristik temperamen yang cukup tinggi, saat menjalankan tugas pemasaran dan menghadapi seorang prospek konsumen, emosi haruslah tetap dijaga. Saya bingung, apakah dia marah karena PC demo tidak berfungsi baik dan menggagalkan upayanya memberikan demo kepada saya, ataukah dia marah karena serentetan pertanyaan teknis yang saya lontarkan?? Mengingat PC demo pastilah diotak-atik pengunjung, sudah semestinyalah perusahaan peserta pameran mempunyai persiapan untuk mengatasi permasalahan PC, mulai dari backup PC demo sampai pembuatan image HDD sehingga tinggal restore seluruh isi HDD bila ada problem. Simpel bukan?? Dan saya pikir masih merupakan hal yang wajar saja kalau ada pengunjung yang bertanya beberapa hal teknis, mengingat produk yang dijual adalah produk security, dimana kita mempertaruhkan keamanan data kita pada produk tersebut; apalagi informasi produk tersebut sangat minim (sebelumnya saya sudah berusaha mencari di search engine, namun tidak ketemu) dan saya mendapati ada beberapa keterangan salah yang diberikan oleh staff lain pada kunjungan saya yang pertama.

Calm down, do not throw your temper tantrums, especially if you are a marketing guy in front of a prospect customer.

Popularity: 5% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply