Avantie Resto, Mal Ciputra
Posted on 27 March 2006Semalam kami (saya, Elly, dan Brian) berkesempatan mencoba makanan di Avantie Resto yang bertempat di Jembatan Mal Ciputra – Plasa Simpanglima. Sangat ramai, namun kami bisa mendapatkan satu meja kosong. Setelah meneliti menu, kami pun memesan Sup Asparagus, Sup Tom Yam, Nasi Goreng Ayam dan Ikan Asin.
Perabot meja dan kursi dicat dengan warna yang menarik; hanya sayangnya terbuat dari bahan yang sangat ringan. Meja seringkali bergoyang dan berguncang karena tekanan tangan kita, sering pula bergeser-geser karena tekanan tangan dan kaki kita. Penempatan meja dan kursi sangatlah berhimpitan, sehingga sangat sempit dan tidak nyaman. Adanya asap rokok dari pengunjung resto dan penjaga stand di seberang membuat resto ini tidak tepat dikunjungi keluarga (khususnya yang tidak merokok). Hmmm, sungguh menjengkelkan…
Sambil menunggu pesanan, kami pun mengamati sang koki memasak (kebetulan ini menganut konsep open kitchen). Terus terang saya agak heran, koki tersebut memasak tauge dan sawi hijau secara terpisah; namun dia lebih mengurusi tauge (dibolak-balik terus), sedangkan sawi hijau dibiarkan saja dalam waktu yang cukup lama. Bukankah sawi hijau lebih baik dimasak dalam waktu yang cepat agar tetap crunchy dan kandungan vitaminnya terpelihara baik?? Setelah tauge dan sawi hijau selesai dimasak, dia pun membaginya ke beberapa piring penyajian. Sayangnya masakan tersebut dibiarkan begitu saja sekian menit; ternyata sang koki menunggu daging matang. Bukankah lebih baik tauge dan sawi hijau dimasak setelah daging diperkirakan hampir matang, sehingga saat disajikan ke konsumen, masakan daging, tauge, dan sawi hijau masih dalam keadaan panas?? Tapi tentu saja pengamatan ini didasarkan pengetahuan kuliner saya yang sangat minim.
Saat mencicipi pesanan kami, hmmm, rasanya sangat biasa saja. Sup Asparagus terasa hambar, masakan serupa di Restoran Holiday, Pandanaran jauh lebih yummy (padahal harganya sama-sama 15 ribu rupiah, dengan besar porsi yang sama). Sup Tom Yam sangatlah asam dan pedas, padahal sebelumnya kami telah bertanya dan meminta agar tidak terlalu asam dan pedas. Nasi goreng ayam dan ikan asin terkesan sangat biasa-sa-sa-sa dan sama sekali tidak ‘menonjok’.
Kualitas pelayanan sangat jelek. Kami mengalami beberapa hal yang menyebalkan.
- Selesai memilih menu, kami pun memanggil pelayan untuk menyampaikan pesanan kami. Ini memakan waktu yang cukup lama, mereka sama sekali tidak sigap dan beberapa dari mereka hanya berdiri di depan resto untuk menarik pengunjung mal masuk ke resto.
- Kami secara spesifik meminta agar teh dan lemon tea disajikan tidak terlalu panas. Namun apa yang terjadi?? Teh dan lemon tea sangatlah panas, bahkan memegang gelasnya pun saya masih merasa terlalu panas.
- Saat kami mengutarakan akan pindah ke meja di pinggir kaca untuk mendapatkan view yang lebih baik, pelayan malah tidak membantu membawakan minuman yang telah disajikan; dan saya harus membawa gelas-gelas sendiri sambil mengeluh kepanasan <g>
- Yang paling menjengkelkan, saat kami meminta bill, pelayan tidak kunjung tiba. Kami pun memberi isyarat kepada kasir untuk meminta bill, kasir sudah mengerti isyarat kami dan terlihat menyuruh seorang pelayan ke meja kami; namun pelayan tersebut malah pergi ke tempat lain. Setelah menunggu sekian lama, kami pun tidak sabar; Elly segera ke tempat kasir untuk membayar.
Pendek kata, menilik dari cita rasa, kualitas pelayanan, dll; kami akan berpikir ulang untuk mengunjungi Avantie Resto lagi dan tidak menyarankannya sebagai alternatif tempat makan di mal yang direkomendasikan (kecuali Anda hanya ingin duduk-duduk di pinggir kaca menikmati view lalu lintas Simpanglima yang ramai dan memesan minuman standar seperti bir dan minuman ringan saja).
Popularity: 14% [?]
2 Responses to 'Avantie Resto, Mal Ciputra'
Leave a reply
Most Recent Posts
- Dapatkan $1 untuk Setiap Rekomendasi Teman Anda!
- Gratis eBook dari TDW University – Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya
- 5 Ways To Make Money Online That Won’t Let You Down
- Akhirnya 2000 Klik di Neobux
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 3)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 2)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 1)
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 – Day 0
- Seminar Marketing Revolution – Tung Desem Waringin
Most Recent Comments
Most Popular Posts
- Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang
- Permainan Logika yang Sangat Menantang
- Comment Spam dan Akismet
- Reset Admin Password di WinXP
- Seminar Dahsyat ala Tung Desem Waringin
- Diskusi "Mengelola Mail Server"
- Tahu Isi Benak Pikiran??
- Symantec AntiVirus Corporate Edition dan Firewall
- Aneka Makanan Semarang
- Video Conference, Telkom, dan Hotel Ciputra Semarang
- Matahari Dikelilingi Awan Gelap dan Pelangi
- Peluang Penghasilan Online - Neobux (PTC)
- Wisata ke Jogjakarta dan Candi Borobudur
- SiteBar
- Seminar "Managing Business with Great Success" James Gwee
- Sekilas Makanan di Salatiga
- Local Queue in MDaemon 8.x
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 - Day 0
- SuperCamp "Becoming a Money Magnet"
I currently live happily with my beloved family in Semarang. I am an IT-addict, but have huge interests on Internet Marketing, Family Financial Planning, Personal Wealth Building, and other self development activities. Beside that, I also like to read books, eat delicious foods, and play games with my beloved son.









on June 7th, 2006 at 5:46 pm
Yah… habis makannya ngga ajak2 sih… hihihi… salam buat Elly yah !
on June 15th, 2006 at 1:10 pm
Iya, besok2 diajak wis.. daripada kayak dulu, makan nasgor di Metro?? Salam sudah disampaikan, dan Elly juga kirim salam balik tuh!!