« - »

Workshop IndoWireless 2006

Posted on 16 March 2006

Kemarin saya dan rekan sekantor ke Jakarta untuk mengikuti acara Workshop IndoWireless 2006 di Jakarta Hilton Convention Centre (JHCC). Kami tiba di JHCC pukul 09.15, namun pintu gerbang JHCC masih tertutup dan terlihat banyak sekali polisi berjaga-jaga di pintu gerbang. Ternyata hanya para petugas expo dengan ID Card yang diperbolehkan masuk; sedangkan para peserta workshop maupun pengunjung expo tidak diperbolehkan masuk sama sekali. Alhasil kami semua pun menunggu sambil berpanas-ria di halaman parkir JHCC. Sungguh suatu pengalaman yang sangat menyedihkan, bukan?? Tidak lama kemudian, muncul sebuah bis kepolisian yang dipadati petugas kepolisian, yang kemudian turun dan berjaga di sekitar JHCC. Kami semua pun bingung dan bertanya-tanya ada apa gerangan, karena menurut seorang pengunjung, saat RI-1 dan RI-2 datang ke JHCC pun, situasi tidaklah seperti ini. Ada pengunjung lain yang memberitahu bahwa sedang ada demo menuju ke JHCC, jadi polisi sedang bersiap-siap. Yikes!

Akhirnya jam 10.00 kami pun masuk melalui pintu samping. Luar biasa, panitia workshop terlihat sangat tidak siap untuk menangani pendaftaran peserta. Para peserta harus antri sekian lama untuk sekedar mendapatkan name tag dan kwitansi. Kami sendiri harus antri sekitar 35 menit :-(. Tidak sabar menunggu antrian, saya pun bergegas ke Expo untuk mendaftar juga. Ternyata antrian di sana juga cukup panjang, hanya saja petugas pendaftaran sangat sigap dalam melaksanakan tugasnya. Alhasil saya hanya membutuhkan waktu 5 menit saja untuk mendapatkan name tag dan buku direktori peserta Expo. Sungguh, saya pikir panitia workshop harus belajar lebih sigap dalam melakukan pendaftaran, juga memperbaiki persiapan yang sangat tidak matang (a.l. dengan mempersiapkan name tag dan kwitansi untuk semua peserta tanpa terkecuali, sehingga tinggal membagikan saat pendaftaran ulang; sederhana bukan??).

Lebih ironis lagi, workshop yang seharusnya dijadwalkan pukul 10.00, akhirnya dimulai pukul 11.00 (terlambat 1 jam). Akibatnya, seluruh agenda workshop mengalami keterlambatan semua. Sungguh, ini juga masalah bagi kami berdua karena jam 16.30 kami harus bergegas ke bandara Sukarno-Hatta untuk kembali ke Semarang.

Sesi pertama dibawakan oleh Valens Riyadi dari Citraweb Nusa InfoMedia, Jogjakarta (walaupun kayaknya dia lebih dikenal di kalangan pengguna fotographer.net). Beliau membawakan materi tentang Wireless LAN di Outdoor. Juga diceritakan betapa beliau berhasil membangun Wireless LAN di Jogja yang sedemikian padat; juga dengan kemampuan Fail Over dengan metode WDS.

Sesi kedua dibawakan oleh Opa Michael Sunggiardi, tentang Wireless LAN di Indoor (walaupun juga menyerempet-nyerempet ke Outdoor dan WiMax). Presentasi beliau disampaikan dengan cara yang segar dan menarik, sehingga mengundang banyak gelak tawa dan reaksi spontan dari peserta. Sayangnya saya tidak bisa cerita banyak, karena kami harus meninggalkan workshop lebih awal untuk mengejar penerbangan ke Semarang.

Di bandara, kami sempat (baca: sempat-sempatin) makan di Hoka-Hoka Bento, dengan menu favorit: Chicken Katsu, Ekado, dan Shrimp Roll. Saat hampir boarding, hidung saya mencium bau roti kopi yang sangat khas. Saya pun mampir ke counter RotiBoy. Sayangnya antrian pesanan masih panjang, dan saya harus menunggu sekitar 8 menit :-(. Aduh gimana nih, padahal sudah ada announcement bahwa penumpang GA-254 dipersilakan boarding. Terus terang saya tidak rela kalau pulang ke Semarang tanpa membawa RotiBoy; sehingga saya pun meminta rekan perjalanan saya untuk boarding dulu sambil meminta konfirmasi apakah benar-benar boarding saat itu atau tidak. Saya pun berdiri menunggu di depan counter RotiBoy, sambil berharap-harap cemas :-). Beruntung, ternyata masih belum waktunya untuk naik ke pesawat; saya pun memesan RotiBoy dengan riang (dan masih deg-deg-an, karena khawatir dipanggil boarding sebelum pesanan siap dibungkus). Akhirnya drama pemesanan RotiBoy pun berakhir dengan baik, saya pun setengah berlari menuju gate F6. Mungkin RotiBoy bisa menjadi salah satu alasan utama kenapa banyak calon penumpang yang terlambat boarding yah?? 😀

Popularity: 8% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply