« - »

Good News from Telkom

Posted on 31 July 2006

Masih ingat cerita saya tentang permasalahan Flexi Paskabayar dan pelayanan buruk Telkom yang saya alami?? Tiba-tiba hari ini jam 16:44, saat sedang pusing memikirkan pekerjaan kantor yang akan dilaksanakan hari Sabtu+Minggu esok, tiba-tiba saya mendapatkan telpon dari Ibu Cupu. Beliau memberitahu bahwa permasalahan ini sudah bisa dicari solusi teknisnya dan seharusnya Flexi saya bisa kembali aktif setelah 41 hari tidak bisa digunakan (wow, tidak terasa juga yah sudah mencapai 41 hari, koq cepat sekali ya pelayanan Telkom ini <g>). Saat saya coba, memang benar Flexi tersebut sudah bisa digunakan. Menurut penjelasan beliau, kebetulan ada seorang ‘ahli’ Flexi yang pas mampir ke Plasa Telkom dan yang bersangkutan merubah status Flexi tersebut menjadi national call saja dan menonaktifkan international call. Tindakan ‘ahli’ tersebut ternyata bisa menyelesaikan masalah ’sepele’ ini. Terimakasih atas bantuan Ibu Cupu dan ‘ahli’ Flexi tersebut. Saya juga sempat menanyakan apakah saya berhak mendapatkan restitusi abonemen atas permasalahan Flexi selama 41 hari ini dan beliau menjanjikan untuk menanyakannya kepada atasannya.

Tujuh menit kemudian (16:51), kembali Ibu Cupu menghubungi saya untuk mengabarkan bahwa restitusi tidak bisa dilakukan karena permasalahan dihitung sejak pelaporan ke Plasa Telkom tanggal 13 July yang lalu. Beberapa kali dia meminta maaf kepada saya; lalu saya utarakan kepadanya bahwa saya menyadari posisi beliau sebagai ‘penyambung lidah’ saja dan saya berterimakasih atas semua bantuan yang telah dia berikan kepada saya.

Sebenarnya saya tidak mempermasalahkan nominal uang sama sekali, hanya saya ingin mendapatkan keadilan saja. Restitusi tidak ada artinya dengan segala biaya tambahan yang harus saya dan keluarga keluarkan karena tidak bisa menghubungi dan dihubungi di nomor Flexi; juga sesaknya hati ini karena saking jengkelnya mengurus permasalahan ini; belum lagi pihak keluarga yang komplain “Handphone Flexi koq selalu dimatikan sih?? Kalau ada urusan keluarga yang penting, bagaimana??”.

Bila terlambat membayar tagihan telpon, kita harus membayar denda sekian ribu rupiah. Giliran Flexi Paskabayar rusak, Telkom tidak bersedia memberikan restitusi apapun; padahal bila Telkom menyatakan akan dihitung sejak pelaporan, maka 13-31 July adalah 19 hari yang notabene cukup lama (well, barangkali cukup pendek bagi pejabat Telkom). Selain itu, bila yang dihitung adalah pelaporan ke Telkom, bukankah saya telah menghubungi sekian banyak jalur di Telkom, mulai dari Account Manager, Customer Service Manager, 0-800-1-TELKOM hingga terakhir ke Plasa Telkom. Apakah semua upaya tadi tidak tercatat di sistem CRM-nya Telkom yang notabene peringkat 12 perusahaan Teknologi Informasi (TI) terbaik versi Business Week?? Sungguh mengenaskan sekali bukan??

Namun di sisi lain, saya juga turut berbangga karena telah menyumbangkan 33 ribu rupiah kepada Telkom atas suatu pelayanan yang tidak pernah saya terima.

Popularity: 12% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


One Response to 'Good News from Telkom'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Good News from Telkom '.

  1. David said,

    on October 31st, 2007 at 8:44 pm

    Saya sangat setuju dengan jawaban dan kritikan anda di atas. Inilah yang disebut sebagai perusahaan BUMN terkemuka di Indonesia dengan pelayanan yang sangat bobrok. Kalok saya liat sih emang Flexi ini sangatlah berguna cuman jangan sampai bersaing harga dengan perusahaan lain kalok BTSnya terbatas, kan akhirnya bikin malu ke konsumen.
    Namanya juga “Telkom Flexi bukan Telepon Biasa” Jelas bukan biasa tapi telepon aneh yang suka putus putus.

Leave a reply