« - »

Perayaan Ultah Brian ke-5

Posted on 1 July 2006

Akhirnya di saat-saat terakhir, kami pun memutuskan untuk merayakan hari ulang tahun ke-5 Brian dengan acara makan-makan keluarga dekat secara sederhana. Setelah menimbang-nimbang, kami pun memilih untuk mencoba makan di RM Mulia, Puri Anjasmoro. Tempatnya cukup ekslusif, bahkan kami diberi tempat makan dengan sekat, sehingga lebih mendapat privasi di kala ada pengunjung lain yang datang.

Berhubung waktu persiapan yang sangat mepet (hanya satu hari, bahkan sebetulnya efektif hanya 5 jam saja, karena Elly dan Brian baru saja pulang dari acara liburan ke Jakarta tempo hari dan saya tidak bisa mengambil cuti pada hari itu :-(), maka kami pun tidak bisa memesan kue taart seperti biasanya. Untunglah pihak restoran telah mempersiapkan kejutan tak terduga yaitu kue man tau yang ditata baik dan ditancapkan sebuah lilin seperti yang terlihat pada foto ini.

Brian tiup lilin

Kami pun berkesempatan untuk foto bersama.

Brian and family

Setelah semua keluarga hadir, maka acara makan pun dimulai.

Mulai makan

Sup Fat Chai adalah sup daging kepiting, potongan daging dan telur, serta sejenis jamur berupa serat (jadinya mirip hisit – sirip ikan hiu ya). Kuahnya kental, daging kepitingnya besar-besar dan segar. Secara keseluruhan, kombinasi ini cukup matching dan menghasilkan citarasa yang enak.

Sup Fat Chai

Sapo Tahu Seafood adalah menu selanjutnya. Tahu Jepang digoreng, sehingga rasa kulit yang garing berbaur harmonis dengan isi tahu yang lembut dan dingin. Potongan cumi, bakso ikan, sosis ikut meramaikan masakan ini.

Sapo Tahu Seafood

Seperti biasa (pesan sponsor), kita harus banyak makan sayur. Alhasil, kita pun memesan Ca Brokoli Polos dan Ca Pau Ling Polos. Rasanya lumayan, hanya saja Pau Ling terasa agak hambar.

Ca Brokoli Polos

Ca Pao Ling Polos

Ayam ala Mulia adalah ayam goreng dengan bumbu tertentu, sehingga menghasilkan ayam yang lunak dengan rasa yang mantap dan asin.

Ayam ala Mulia

Yang cukup istimewa adalah Baikut Goreng Mulia, dimana baikut (iga babi) dibalur tepung dan digoreng sampai kering. Disajikan dalam bungkusan alumunium foil untuk tiap potongnya, mungkin dimaksudkan untuk menjaga suhu masakan agar tetap panas dan renyah di mulut.

Baikut Goreng Mulia

Sedang Makan

Seperti biasa, pakem perayaan ultah adalah makan bakmi; sehingga tak lupa kami pun memesan Bakmie Goreng Special. Terus terang masakan ini cukup lezat sehingga kami semua terkesan dengannya. Mie telur yang digoreng panas-panas, dilengkapi potongan daging dan sayur, terasa sungguh nikmat di lidah.

Bakmie Goreng Special

Selaku orang Indonesia, kami pun merasa belum makan properly bila belum makan nasi. Alhasil kami juga memesan Nasi Goreng Yang Chao. Nasi goreng ini dimasak tanpa kecap manis yang banyak, sehingga berwarna putih kekuning-kuningan; dihiasi kacang kapri dan potongan wortel. Di dalamnya ada potongan daging kecil-kecil dan telur. Sayang saat itu, rasanya kurang asin sehingga masih tersisa cukup banyak.

Nasi Goreng Yang Chao

Ya, akhirnya perayaan ultah dan makan-makan ini harus diakhiri. kami pun pulang ke rumah dengan perut yang sungguh kenyang, dengan segudang harapan agar Brian bisa tumbuh besar menjadi orang yang baik, cerdas, dan beriman. Kiranya di perayaan ultah selanjutnya bisa dipersiapkan lebih baik lagi :-).

Popularity: 19% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply