« - »

Approval vs Carbon Copy

Posted on 18 August 2006

Entah disengaja ataupun tidak, banyak orang menyamakan Approval dengan Carbon Copy (CC) di e-mail. Sangat sering saya menjumpai orang-orang yang dengan ‘polosnya’ mengatakan bahwa “Lho saya khan sudah men-CC Bapak Anu di e-mail permintaan saya kepada Anda”, sementara di SOP tertera dengan jelas bahwa permintaan tersebut harus didukung dengan persetujuan tertulis dari level jabatan tertentu dimana Bapak Anu tersebut termasuk salah seorang di antaranya.

Tentu saja permintaan tersebut saya tolak. Bagi saya, Approval tidaklah sama dengan Carbon Copy. Dimana sih letak perbedaannya??

Merriam-Webster Dictionary menyatakan bahwa Approval adalah “an act or instance of approving“; dimana Approving sendiri adalah “to have or express a favorable opinion of“, “to accept as satisfactory“, atau “to give formal or official sanction to“.

Sedangkan WikiPedia menyatakan bahwa Carbon Copy adalah “the practice of sending a message as a “carbon copy” or “courtesy copy”. That is, the receiver is not expected to reply (although they may, of course). Typically, supervisory personnel are notified with Cc“.

Dari kedua deskripsi di atas, semestinya kita sudah dapat mengetahui bahwa Approval tidaklah sama dengan Carbon Copy.

Bila ada seseorang menghubungi kita dan meminta sesuatu barang/fasilitas perusahaan yang berada dalam tanggungjawab kita, kira-kira mana yang lebih Anda percayai, pengakuan orang tersebut bahwa pimpinan perusahaan telah menyetujui dan bahkan memerintahkannya untuk meminta langsung kepada kita atau hanya sebuah memo/e-mail/ucapan pendek dari pimpinan perusahaan yang menyatakan persetujuannya??

Popularity: 9% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply