« - »

Ke Jogja (3)

Posted on 1 November 2006

Seperti biasa, kami memulai aktivitas pagi dengan makan sepuasnya di hotel. Kali ini kami bisa memesan omelette dengan mushroom, keju, dan daging sapi seperti biasanya; hanya sayangnya antrian begitu panjang dan rentan terhadap pola antrian yang tidak berurutan. Karena masih mengkhawatirkan kondisi tubuh Brian, kami memutuskan untuk tidak berenang pagi itu dan hanya bersantai di kamar sambil menonton Disney Channel kesukaan Brian.

Setelah selesai berkemas dan check out, kami kembali mengunjungi tempat favorit selama liburan ini, yaitu Plaza Ambarrukmo (yikes, again??). Mengingat keterbatasan waktu, kami segera berpencar untuk membeli seabrek roti untuk konsumsi pribadi dan pesanan saudara serta teman yaitu BreadTalk dan RotiBoy. Setelah beres, kami pun kembali menyusuri Plaza Ambarrukmo dan setor uang ke TimeZone. Sempat masuk ke Toko Buku Gramedia, cukup mengesankan; bukunya tertata lebih teratur ketimbang di Semarang, koleksinya juga lebih lengkap.

Tiba waktunya untuk makan siang, kami pun kembali mengunjungi foodcourt-nya dan memesan Steamboat dan Goisha (wah, kurang kreatif kali ini; seakan kurang rela bila makan hanya sekali saja di Goisha).

Akhirnya kami meninggalkan kota Jogjakarta pada pukul 4 sore. Jalanan cukup macet, sehingga kami pun mengendarai mobil dengan berhati-hati. Sempat berhenti sebentar di Muntilan untuk membeli Tape Ketan.

Karena sudah cukup malam, kami pun memilih untuk makan malam di RM Pancoran, Magelang. Kami memesan Ayam Goreng Ngohiang dan Mun Tahu. Tahu Jepang di dalam masakan Mun Tahu terasa begitu lembut di lidah, kombinasi daging ayam dan telur terasa pas di mulut. Seperti biasa, Ayam Goreng Ngohiang begitu memikat hati. Ah, sungguh makan malam yang nikmat.

Kami tiba di rumah sekitar jam 9:15 malam. Cukup terhitung lama, 5 jam lebih untuk sekedar perjalanan Jogja-Semarang dan makan malam yang simpel. Tubuh terasa lelah, namun kami memiliki obsesi untuk kembali berlibur di Jogja dan mengunjungi berbagai tempat makanan favorit yang kali ini terlewatkan; juga berencana untuk kembali ke Plaza Ambarrukmo.

Jogja, kami akan kembali!!

Popularity: 8% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


6 Responses to 'Ke Jogja (3)'

Subscribe to comments with RSS or TrackBack to ' Ke Jogja (3) '.

  1. suhadi said,

    on November 6th, 2006 at 10:20 am

    Wah tape ketan muntilan, jadi ngiler, beberapa tahun lalu sempet mampir sana, selain tape ketan, tahu bacemnya yang di bungkus plastik juga bikin saya ketagihan… nym..nym…mm

  2. hian said,

    on November 6th, 2006 at 3:49 pm

    Wah ndak bilang klo demen tape ketan Muntilan.. Klo tahu begitu, mestinya bisa dipaketin tuh ke Jakarta..

    Tapi saya pernah punya pengalaman sedikit buruk, kuahnya tape ketan tumpah (plastiknya agak bocor) di mobil, karena tidak kelihatan, ndak dibersihin.. Akhirnya sampai berjamur dan sulit dibersihin sendiri, akhirnya harus masuk salon mobil deh.. Akhirnya kalau beli tape ketan, kantong plastiknya selalu dirangkap2.. Itung2 itu tape ketan termahal deh, plus ongkos nyalon soalnya 🙁

  3. maxie said,

    on January 3rd, 2007 at 8:11 pm

    Hian ..
    dari Smg saya juga lanjut ke JOgya .
    Menurut saya makan di Yogya tak semeriah n seenak di Smg . ha22
    saya pun sempat menjelajah Ambarukmo Plaza .

  4. hian said,

    on January 10th, 2007 at 9:02 am

    Wah Ven, mungkin informasi tempat makan di Yogya-nya harus di-update lagi.. Atau mungkin saja karena saya dan istri punya segudang kenangan indah di Yogya, sehingga kenangan itulah yang membuat makanan terasa enak di sana 🙂

  5. maxie said,

    on January 10th, 2007 at 7:47 pm

    pantes aja … wong pny memory .. ha22
    biar krg enak bisa berubah jadi “uenak” ha222

  6. hian said,

    on February 1st, 2007 at 9:23 am

    Ya dong Ven, jadi “huenak tenan” 🙂

Leave a reply