« - »

Malam Akhir Tahun

Posted on 31 December 2006

Tak terasa, hari ini adalah hari terakhir di tahun 2006. Sekian banyak hotel, rumah makan, dan tempat hiburan berlomba mempromosikan berbagai acara menarik untuk merayakan malam pergantian tahun, walaupun kali ini diselenggarakan secara lebih sederhana mengingat adanya perayaan hari raya Idul Adha. Seakan tak mau kalah, semua stasiun TV juga telah mempersiapkan segudang acara unggulan untuk menggaet para pemirsa yang enggan keluar rumah dan memilih untuk menonton TV bersama keluarga.

Namun demikian, kali ini saya ingin memberikan alternatif lain untuk menikmati malam akhir tahun.

Duduklah dengan santai, atur agar suasana menjadi tenang dan nyaman (matikan telepon genggam, televisi, radio, dan bilamana perlu, matikan lampu ruangan juga). Bagi yang menyukainya, Anda bisa mendengarkan musik instrumental yang lembut sehingga membawa Anda ke kondisi Alfa atau Theta.

Cobalah renungkan, apa yang telah kita capai dalam tahun 2006 ini??

Cobalah aplikasikan konsep “Zero-Based Thinking” dari Brian Tracy: “Knowing what I now know, would I get into this situation again?” yang kira-kira berarti “Berdasarkan apa yang telah kita ketahui saat ini, apakah kita akan masuk ke situasi ini lagi??”. Jika jawabnya adalah “Ya”, maka lanjutkanlah evaluasi kita atas situasi tersebut dan rencanakan+lakukan perubahan yang relevan. Namun bila jawabnya adalah “Tidak”, maka segeralah rencanakan untuk keluar dari situasi tersebut, secepatnya kembali ke situasi sebelumnya, dan mulailah segala suatunya dari awal.

Bagi yang belum mempunyai target pencapaian pribadi, ini adalah saat yang tepat untuk membuat target jangka pendek (tahun depan), jangka menengah (empat-lima tahun berikutnya), dan jangka panjang – tentang apa saja yang ingin kita capai.

Bagi yang telah memiliki target pencapaian, lakukan evaluasi apakah semua yang kita lakukan masih sejalan dengan apa yang telah kita cita-citakan selama ini?? Tentukan target mana yang berhasil kita capai dan mana yang gagal/belum kita raih. Identifikasi penyebab kegagalan dan keberhasilan, agar kita tidak mengulangi kesalahan yang menyebabkan kegagalan dan justru menggunakan formula sukses untuk mencapai keberhasilan.

Perlu diingat, saat menentukan target pencapaian, ada beberapa hal (dari sekian banyak hal penting lain) yang harus diperhatikan sebagai berikut:

Tentu saja, setelah menentukan target, kita harus juga membuat rencana kerja untuk mencapai target tersebut. Jangan lupa untuk senantiasa memonitor pelaksanaan rencana kerja secara berkala, agar tahu masih seberapa jauh lagi kita dari target yang ingin dicapai tersebut dan apakah kita mampu menyelesaikan target sesuai harapan. Bila masih jauh atau tidak mampu, langkah-langkah apa yang bisa kita ambil untuk memperbaiki keadaan ini.

Akhir kata, SELAMAT TAHUN BARU 2007 dan SELAMAT MEMBUKA LEMBARAN BARU YANG LEBIH DAHSYAT. Kiranya berkat Tuhan berlimpah dalam kehidupan kita semua dan kita dimampukanNya untuk mencapai tujuan hidup yang baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Amin.

Popularity: 7% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply