Mogok Makan
Posted on 19 January 2007Apa sih yang akan terjadi saat seseorang melakukan aksi mogok makan?? Lemas, gemetar, pingsan?? Wah, itu khan kalau mogok makan untuk kurun waktu beberapa jam atau beberapa hari. Lha bagaimana kalau mogok makan hingga sekian bulan, atau bahkan sekian tahun?? Ya tentu saja MATI dong!
Prinsip ini begitu sederhana dan kebanyakan orang telah mengetahuinya.
Namun tahukah Anda bahwa ada sekian banyak orang yang telah melakukan “mogok makan” dalam kurun waktu yang begitu lama dan tetap hidup?? Walaupun hidup, namun mereka tidaklah “hidup”. “Mogok makan” yang saya maksud adalah perihal tidak lagi memberikan makanan bagi otak/pikiran – alias belajar.
Banyak orang – begitu lulus sekolah/kuliah – tidak lagi belajar. Mereka sibuk bekerja keras membanting tulang untuk mencari uang. Di waktu senggangnya, mereka memilih untuk menikmati hidup dengan menonton acara televisi yang begitu menarik, berjalan-jalan ke mall, bersantai bersama teman-teman di berbagai tempat hiburan, bermain game, dan berbagai aktivitas yang mereka sukai. Dan kalau pun toh membaca, mereka memilih untuk membaca koran dan majalah populer. “Pokoknya yang menghibur dan ringan-ringan saja deh, khan sudah capek bekerja terus sepanjang waktu“, demikian ujar mereka.
Padahal secara sederhana, berhenti belajar dapatlah dianalogikan seperti mogok makan; dan kita tahu akibat dari mogok makan selama sekian lama adalah kematian.
Banyak orang membelanjakan begitu banyak uang untuk hal-hal yang bersifat jasmani. Dengan entengnya mereka membayar jutaan rupiah untuk barang elektronik dan telekomunikasi, kendaraan bermotor, fashion (tas, jam tangan, kacamata, ikat pinggang), dll; namun mereka berkeberatan menginvestasikan uang ratusan ribu demi mengikuti seminar untuk kemajuan mereka sendiri. Mereka keberatan membeli buku pengembangan diri. “Ah malas baca begituan. Mendingan uangnya buat nonton di bioskop saja. Lagian mana ada waktu baca buku-buku kayak gitu“, kata mereka.
Renungkanlah sekarang. Kapan Anda terakhir kali memberi makan otak dan pikiran Anda?? Akankah Anda hanya memperhatikan kebutuhan jasmaniah belaka dan membiarkan otak Anda “kelaparan”??
Sama sekali belum terlambat.
Bangkitkan keinginan yang sangat kuat untuk belajar.
Ambil komitmen pribadi untuk selalu mengembangkan diri.
Gunakan waktu 30 menit setiap hari untuk belajar topik-topik yang Anda sukai.
Lakukan hal ini mulai sekarang hingga selamanya. Niscaya Anda akan mengalami perubahan besar, menjadi seseorang yang baru – seseorang yang ahli dalam topik tersebut, seseorang yang mampu mencapai hal-hal besar dalam hidupnya.
Sudahkah Anda BELAJAR hari ini??
Popularity: 8% [?]
Leave a reply
Most Recent Posts
- Dapatkan $1 untuk Setiap Rekomendasi Teman Anda!
- Gratis eBook dari TDW University – Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya
- 5 Ways To Make Money Online That Won’t Let You Down
- Akhirnya 2000 Klik di Neobux
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 3)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 2)
- 7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 1)
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 – Day 0
- Seminar Marketing Revolution – Tung Desem Waringin
Most Recent Comments
Most Popular Posts
- Posting JalanSutra tentang Makanan Semarang
- Permainan Logika yang Sangat Menantang
- Comment Spam dan Akismet
- Reset Admin Password di WinXP
- Seminar Dahsyat ala Tung Desem Waringin
- Diskusi "Mengelola Mail Server"
- Tahu Isi Benak Pikiran??
- Symantec AntiVirus Corporate Edition dan Firewall
- Aneka Makanan Semarang
- Video Conference, Telkom, dan Hotel Ciputra Semarang
- Matahari Dikelilingi Awan Gelap dan Pelangi
- Peluang Penghasilan Online - Neobux (PTC)
- Wisata ke Jogjakarta dan Candi Borobudur
- SiteBar
- Seminar "Managing Business with Great Success" James Gwee
- Sekilas Makanan di Salatiga
- Local Queue in MDaemon 8.x
- Belajar Bisnis Internet GRATIS
- Bandung BootCamp 2008 - Day 0
- SuperCamp "Becoming a Money Magnet"
I currently live happily with my beloved family in Semarang. I am an IT-addict, but have huge interests on Internet Marketing, Family Financial Planning, Personal Wealth Building, and other self development activities. Beside that, I also like to read books, eat delicious foods, and play games with my beloved son.








