« - »

Masuk Koran Lagi

Posted on 12 March 2008

Kemarin tgl 11 Maret, tatkala membaca koran, saya melihat sebuah artikel berita di harian Suara Merdeka yang menarik perhatian saya, berjudul “10 Siswa Sakamoto ke Lomba Matematika“. Kenapa menarik perhatian saya?? Karena di dalamnya mencantumkan nama Brian beserta fotonya bersama teman-teman Sakamoto yang akan mengikuti World Mathematics Championship 2008 akhir Maret ini.

Berikut kutipannya:

10 Siswa Sakamoto ke Lomba Matematika

SEMARANG – Sepuluh siswa Sakamoto Jawa Tengah (Jateng) akan mengikuti World Mathematics Championship (WMC) 2008 di Jakarta pada 29 Maret. Ke -10 siswa dari berbagai sekolah itu lolos kualifikasi ke lomba nasional 2 Februari di Jakarta.

Mereka adalah Michael Ardian dan Brian Thadius (kelas I), Michael Agung dan Albert Toshiro Heru (kelas II), Edward Keitaro Heru, Maranatha Florensia, dan Ko Abel Ardana (kelas IV), Yosia Feri Wijaya (kelas V), serta Richard Akira Heru dan E Faustine Rahardjo (kelas VI). Richard Akira Heru pernah meraih medali emas International Mathematics & Science Olympiad di Jepang.

’’Pada lomba WMC 2008, para siswa akan berlomba melawan siswa dari berbagai negara, seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Korea, Filipina, Brunei, dan Thailand,’’ ujar Ir Paulus Rahardjo.

Mudah Dimengerti

Master Japanese Mathematics Center (JMC) Sakamoto Jateng itu menjadi pembimbing beberapa siswa tersebut. Di kantornya, Jalan Brigjen Katamso 11 Semarang, dia menuturkan saat ini para siswa yang akan mengikuti lomba masih mempelajari matematika Sakamoto yang bermanfaat untuk melatih penalaran, analisis, problem solving, dan kreativitas melalui soal cerita.

Metode Sakamoto memang digemari para siswa di Indonesia. Sebab, sangat sederhana dan mudah dimengerti sehingga siswa menjadi suka belajar matematika. ’’Tentu saja itu juga bermanfaat sebelum mengikuti lomba untuk melatih penalaran,’’ katanya.

Matematika metode Sakamoto sudah banyak tersebar di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Di Jateng, Sakamoto ada di beberapa kota seperti Semarang, Salatiga, Kudus, dan Magelang.
Rencananya juga dibuka di Solo. ’’Metode itu juga membuka peluang usaha dengan sistem waralaba di kota-kota lain di Jateng,’’ ujar Paulus. (G2-53)

Walaupun ini bukan kali pertama Brian diberitakan di koran, namun kami ingin menyimpannya sebagai suatu kisah sukses dalam bagian hidupnya.

PS: Sebenarnya di artikel tersebut dimuat juga foto kesepuluh siswa Sakamoto, namun saya terlupa untuk membawa; sehingga belum bisa saya scan.

Popularity: 19% [?]

Komentar dan masukan tentang artikel ini akan sangat bermanfaat bagi semua orang. Silakan isi form komentar di bawah ini. Terimakasih sebelumnya!


Leave a reply