Aneka Makanan Semarang

Tanpa saya sadari, posting saya tentang Makanan Semarang di milis JalanSutra mendapat traffic yang cukup lumayan, sehingga saya memutuskan untuk menata ulang dan menaruhnya pada halaman khusus di blog saya. Untuk item-item yang belum ada blog entry, tentu saja akan saya pertimbangkan untuk dibuat entry-nya segera (maksudnya kalau pas ada waktu :-D ).

Makan pagi/siang:

Soto Kudus Mbak Lien di dekat RS Telogorejo; jualnya pagi sampai siang. Kuahnya kental dan sangat gurih, dengan potongan sayur kuchai dan bawang goreng yang banyak. Asesorisnya harus dicoba karena sangat nendang gitu, sate ayam dan kerang yang besar-besar dan mantap, paru goreng yang digoreng crispy.

Soto Selan di Depok. Kuahnya kuning kental dengan tauge. Yang istimewa adalah rempela goreng yang sangat empuk, ayam goreng yang cocok untuk teman makan soto, serta tempe yang digoreng panas-panas (in case tidak panas, Anda bisa minta ke penjualnya untuk versi yang panas :-) ).

Nasi Goreng Babat Pak Taman di Jl Stadion. Disini kita punya pilihan untuk pesan nasi goreng babat, sebenarnya sih tidak cuman babat, namun masakan ini memang dinamakan demikian. Anda bisa pesan beraneka jerohan sapi, mulai dari babat tebal, babat sumping, iso (usus), paru, dll. Bila Anda kurang suka jerohan sapi, bisa minta diganti daging ayam. Ada juga masakan babat/iso gongso, yang dimasak dalam kuah kecap yang kental. Ada juga emping manis dan kerupuk udang. Minumannya bisa pesan es kelapa muda, sueeger banget.

Asem-asem Koh Liem di Jl Karanganyar benar-benar die-die must try. Disini yang dihidangkan adalah masakan siap saji, namun dengan kecepatan yang sangat tinggi (sang empunya – Koh Liem – sendiri tidak segan-segan turun tangan membantu pelayanan ke konsumen. Masakan yang merupakan menu favorit adalah asem-asem daging (lha wong nama rumahmakannya saja pakai Asem-asem), cumi-cumi/kodok goreng/jerohan ayamnya yang disajikan dengan saus kecap inggris yang lezat.

BTW, mumpung lagi disana, saya sarankan untuk mencoba kue lekker di pintu masuk SMA Loyola (di seberang Koh Liem), nama penjualnya Paimo. Menu andalannya Kue Lekker Telur Sosis, bila Anda suka pedas, minta dikasih sambal yang banyak (but please be carefull, pedes bener boookkk).. yang prefer makanan ringan, pesan saja Kue Lekker Pisang Coklat Keju, mantappp.. harganya agak lebih mahal, tapi kualitas bahan sangatlah bagus (adonan kue yang lebih kental, keju Kraft, dll).

Pada jalan yang sama, Anda bisa mencicipi Rujak Marem Pak Man. Dia menggunakan potongan pisang hijau (dan terkadang belimbing), kacang, dan terasi dalam pembuatan sambalnya. Bisa pesan rujak iris ataupun rujak cacah (buah dipotong sangat tipis dengan alat pasah, dicampur langsung dengan sambal rujak, dan sangat segar).

Lunpia Gang Lombok harus dikunjungi bagi para wisatawan kuliner di Semarang, tapi yang asyik adalah tetangga-tetangganya.. Anda bisa pesan Es Gang Lombok yang sangat segar(menggunakan manisan mangga, cincao, kelapa muda, dll; lalu pesan Mie Pangsit Goreng Siang Kie dan sebagai penutup, Lunpia Goreng Gg Lombok :-)

Tahu Pong di Jl Gajahmada, dekat perempatan Depok. Tahu pong itu semacam tahu kosong yang digoreng, bisa ditambahkan Gimbal Udang dan Telur; disajikan dengan kuah petis dan bawang dan acar lobak. Ada pula tahu kopyok, yaitu tahu mentah yang dihancurkan dan dicampur dengan telur; lalu digoreng.

Ngoyang, Keekian, Babi Panggang di Jl Moh Suyudi (warning: tidak halal). Ada lidah, kuping, usus, daging, jerohan, dll. Acar lobak merupakan asesoris pendamping yang wajib sifatnya. Sekarang mereka juga punya menu tambahan yaitu Baikut Sayur Asin. Masakan serupa juga bisa Anda beli di Pasar Johar dekat gedung bekas Matahari; mereka juga menyediakan ayam goreng tepung yang sangat crisp.

Es Dawet Kampung Kali, depan sekolah Theresiana. Es dawetnya cukup istimewa dan Anda bisa menikmati betapa teduhnya daerah itu dengan begitu banyak pohon rindang. Bila pas musim, Anda pun bisa memesan durian dicampur di es dawetnya.

Es Kelapa Muda Kartika, terletak di MT Haryono sangat dekat dengan pertigaan Jl Petolongan. Kelapa mudanya sungguh berkualitas tinggi, disajikan dalam gelas besar dengan sirup Kartika. Anda pun bisa makan pisang goreng (ini sangat recommended), bakmi/bihun goreng dalam daun pisang, lunpia goreng, dll. Ada pula variasi Blewah (kalau pas musim).

Bila tidak enggan untuk pergi rada jauh, bisa ke Ungaran (kira-kira 30-40 menit dari Simpanglima) dengan menu:

Karena sudah di Ungaran, ada baiknya mampir ke Bandungan yang merupakan tempat tetirah (semacam Puncak gitu lah), tidak jauh dari Ungaran (kurang dari 30 menit); anak-anak bisa naik kuda berkeliling, ibu-ibu bisa belanja sayur-mayur dan buah-buahan di pasar, dan wisatawan kuliner bisa makan:

Makan malam:

Nasi Ayam Bu Wido di Jl Kemuning, dekat kantor polisi. Wah ini benar-benar nasi ayam kegemaran saya, kuah opor yang begitu pas di lidah, sambal goreng jipang yang asyik punya, dan aksesoris-nya begitu lengkap (sate saren, ati-rempela, usus, dll).

Nasi Gandul Pak Memet di Jl Dr Cipto, lebih dekat dari arah Citarum. Kuahnya enak dan gurih. Disana Anda bisa pesan tambahan lauk seperti daging, koyor, telur, dll.

Lesehan Baron di daerah Puri Anjasmoro, dengan masakan khas bandeng keropoknya. Bandeng keropok adalah bandeng yang disayat berdekatan dan digoreng kering sehingga durinya lepas saat digoreng; lalu diguyur dengan sambal kecap dengan jeruk nipis. Secara pribadi, saya lebih menyukai sambal keropok dipisah dari bandeng gorengnya. BTW, di sana Anda juga bisa mencicipi Royal Pohong – makanan dari singkong yang diolah dengan citarasa modern.

Lesehan bandeng juga bisa Anda dapatkan di RM Kampung Laut dekat PRPP (Puri Anjasmoro). Masakan sih hampir serupa dengan yang diatas, tapi dengan view yang lumayan indah dan romantis. Jangan lupa untuk naik perahu yah, IIRC 5 ribu untuk tiap orang, minimal 3 orang sekali jalan. Anda bisa melihat sesekali ikan bandeng berloncatan masuk ke perahu, wah asyik banget.

RM Alam Indah di Gombel, masakannya sih lumayan saja tapi view-nya yang asyik.. bisa melihat Semarang dari atas, paling asyik dikunjungi kalau malam hari karena bisa melihat lampu-lampu yang begitu indah. Kalau pas ada event tertentu, dia kasih atraksi pesta kembang api.

Sate Kambing Pak Rony, di daerah Pecinan kira-kira seberangnya Gg Baru. Tapi ini makan di kursi pinggir jalan, sambil melihat-lihat sekian banyak orang makan-makan didaerah sana. Di daerah Pecinan, ada banyak makanan lain sebenarnya, Sate Sapi (lupa namanya, tapi cukup enak), Es Marem (ini es campur, dengan tape kering dll), Sate Babi (maaf, tidak halal) dengan bakut sayur asin yang begitu yummy, Mie Jowo (lupa namanya), Mie Pak Min (maaf tidak halal, ini mie dengan daging titee, bakso, dan pangsit basah/goreng dan porsinya kecil), dll

Sate Kambing 29 juga banyak menjadi rujukan para pecinta masakan daging kambing. Lokasi aslinya di dekat Gereja Blenduk, namun ada cabang di Jl Teuku Umar (dekat jalan tol Jatingaleh). Dagingnya empuk banget, ditemani kuah tongseng yang nikmat dan rempah-rempah yang beraroma sedap.

Mie Titee Gajahmada yang terletak persis di sebelah Tahu Pong Gajahmada. Disini Anda dapat menjumpai rebusan mie/bihun dengan sayur bayam, diberi daging babi (juga kulit babi, bila berminat) dan udang. Kuahnya kecoklatan dengan bawang putih yang sangat generous. Sungguh nikmat bila diberi merica banyak-banyak (tentu saja bagi yang suka merica).

Tahu Pong di Jl Karangsaru (lebih dekat dengan Jl MT Haryono). Sebenarnya tahu pong ya mirip-mirip gitulah, tapi di sini kuah petis+bawang putihnya lebih terasa nikmat dan pas di lidah; penjualnya pun grapyak (baca: ramah) menyapa setiap pengunjung tanpa terkecuali.

Aneka bubur di Jagalan; hanya bisa dibungkus lho. Anda bisa mencicipi bubur delima, candil, sumsum, jewawut (?), dll. Dia juga jual Lontong Opor yang rasanya sungguh mama-mia :-) Hati-hati sangat pedas lho sambal gorengnya.

Kue Bandung Jagalan, ini porsinya besar dan takaran coklat/keju-nya sangat banyak. Bisa juga coba Kue Bandung Thien-Thien Lay di Moh Suyudi (sekarang ini adonan Kue Bandung ditaburi sedikit gula pasir saat dipanggang, sehingga terasa lebih gurih dan enak), juga Kue Pukisnya enak sekali…

Aneka wedang di Istana Wedang, Jl Pemuda disamping hotel Novotel. Ada wedang ronde yang menghangatkan, wedang kacang hijau/kacang tanah, dll. Makanan pun cukup enak, ada galantine, lontong opor capgomeh, dll.

Es krim di Lind’s Cafe di Pondok Indrapasta. Tempatnya cukup romantis di taman, dengan banyak lampu. Es krimnya cukup enak. Anda juga bisa pesan kroket, kentang, dll yang memang enak dan layak dicoba.

Bubur Sukabumi Depok. Well, jauh-jauh ke Semarang koq makan masakan Sukabumi sih ?? Soalnya dengan segitu banyak makanan gorengan tentu membuat tenggorokan menjadi panas. Bubur Sukabumi disajikan dengan potongan ayam tim, saren, tahu kuning, sayur asin, dan timun. Wah enak bener.

Swieke juga merupakan makanan yang banyak ditemui di Semarang. Saya punya beberapa alternatif swieke yang lumayan (soalnya Swieke Gris sudah tutup sih :-( ), yaitu:

Oh ya, mengenai nasi pecel, ada beberapa tempat favorit:

Untuk Mie Jowo, ada beberapa alternatif:

Mie Jowo itu ya sebenarnya masakan bakmie/bihun biasa, yang dimasak dengan banyak kecap sehingga menandakan ciri lidah Jawa Tengah yang suka manis itu yah.. diberi keekian, suwiran ayam, sawi dan tomat. Yang asyik adalah sate-nya, ada sate daging, ati-rempela, saren, dll. Saya pribadi lebih suka Pak Har karena masakannya lebih manis dan sate-nya terasa lebih enak (mungkin karena membakarnya sampai agak garing yah).

Untuk Sate Ayam, ada tempat yang perlu dikunjungi.. yaitu di Jl Gajahmada, tepatnya diseberang Hotel Quirin (aka Hotel Queen). Disini ada sederet penjual sate, saya sukanya yang diseberang Toko Roti Sari Manis, sorry banget saat ini blank, lupa nama penjualnya siapa :-( Hati-hati, usahakan untuk membawa uang receh karena banyak pengamen disana.

Nah, di dekatnya ada penjual Pisang Plenet yaitu pisang yang dibakar diatas arang, lalu di-plenet (baca: dipencet-pencet), lalu dibubuhi selai dan gula halus. Huenak tenan…

Warning: the list will be continued… Jaga air liur Anda agar tidak menetes :-D

Popularity: 52% [?]