<?xml version="1.0" encoding="utf-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Hianoto's Weblogs &#187; Pembelajaran</title>
	<atom:link href="http://weblogs.hianoto.net/category/pembelajaran/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://weblogs.hianoto.net</link>
	<description>Internet Marketing &#124; Parenting &#124; Food &#38; Travelling &#124; Personal Development</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 08:04:01 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Gratis eBook dari TDW University &#8211; Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2009/04/gratis-ebook-dari-tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh-semakin-kaya/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2009/04/gratis-ebook-dari-tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh-semakin-kaya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 15:10:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>
		<category><![CDATA[tdw university]]></category>
		<category><![CDATA[tung desem]]></category>
		<category><![CDATA[tung desem waringin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2009/04/gratis-ebook-dari-tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh-semakin-kaya/</guid>
		<description><![CDATA[Inginkah Anda mengetahui Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya?
Inginkah Anda mengikuti seminar Financial Revolution dari Tung Desem Waringin selama 3 hari dengan GRATIS??
Inginkah Anda mendapatkan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp 250.000,- dari Tung Desem Waringin secara GRATIS???
Daftarkan diri Anda di sini SEKARANG!!
 
Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup&#160; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Inginkah Anda mengetahui Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya?</p>
<p>Inginkah Anda mengikuti seminar Financial Revolution dari Tung Desem Waringin selama 3 hari dengan GRATIS??</p>
<p>Inginkah Anda mendapatkan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp 250.000,- dari Tung Desem Waringin secara GRATIS???</p>
<p>Daftarkan diri Anda <a href="http://www.Hianoto.net/go/tdwuniversity/" target="_blank">di sini</a><strong> SEKARANG!!</strong></p>
<p> <span id="more-581"></span>
<p>Kekayaan adalah sama dengan kemampuan untuk terus bertahan hidup&#160; dengan gaya hidup yang ada, tanpa harus bekerja.</p>
<p>Penelitian yg dilakukan oleh Gallup International menunjukkan bahwa rata-rata eksekutif ibukota &amp; Asia kaya mampu bertahan 90 hari dengan gaya hidup yang ada apabila besok dia berhenti kerja. Setelah itu mereka harus mulai menjual asset atau berhutang. </p>
<p>Kaya adalah relatif. Sebagian orang merasa kaya ketika mempunyai uang 10 juta rupiah. Sebagian orang merasa tidak kaya walaupun sudah memiliki uang 10 milyar. Menurut majalah Forbes kaya adalah orang yang mempunyai penghasilan 1 juta US keatas setahunnya. Sedangkan menurut Robert T. Kiyosaki yang mengutip dari gurunya Buckminster Fuller bahwa kaya adalah bukan berapa besar active income anda melainkan kaya adalah apabila passive income lebih besar dari biaya hidup. Yang dimaksud passive income disini adalah uang yang masuk tanpa harus bekerja. </p>
<p>Sebagai perbandingan Mike Tyson, dia menghasilkan 300 juta USD sewaktu bertinju, tapi hari ini bangkrut dan masih berhutang 35 juta USD. Maka sebetulnya Mike Tyson bukan termasuk kaya, termasuk pula di dalam kategori orang yang bukan kaya adalah orang-orang yang punya penghasilan 1 Juta USD/tahun namun pengeluarannya 1,2 juta USD/tahun. </p>
<p>Pertanyaan penting kali ini adalah: </p>
<ol>
<li>Bila besok anda berhenti kerja, berapa lama anda dapat bertahan hidup dengan gaya hidup anda sekarang tanpa harus menjual asset-asset anda? </li>
<li>Lalu bagaimana kita bisa kaya menurut versi Robert T. Kiyosaki dimana passive income lebih besar dari biaya hidup? </li>
</ol>
<p>Jadi sebetulnya menurut Robert T. Kiyosaki, kaya adalah bagaimana menciptakan passive income lebih besar dari biaya hidup. </p>
<p>Cara membuat passive income: </p>
<ul>
<li>Royalti dari hak cipta </li>
<li>Rumah yang disewakan/ dikostkan </li>
<li>Saham-saham yang menghasilkan deviden </li>
<li>Reksadana </li>
<li>Usaha-usaha yang menghasilkan </li>
</ul>
<p>Buatlah rangkaian rencana sumber pasif income anda. Sesuatu yang anda sukai dan dapat anda kerjakan sementara anda mengerjakan apa yang anda kerjakan sekarang.</p>
<p>Segera daftarkan diri Anda di <a href="http://hianoto.net/go/tdwuniversity/" target="_blank">http://www.TDWUniversity.com</a> untuk mendapatkan tiket Seminar Financial Revolution dan materi tambahan eBook &quot;24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan&quot; senilai Rp. 250.000,- oleh Tung Desem Waringin secara GRATIS!!</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=581&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_581" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=581&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2009/04/gratis-ebook-dari-tdw-university-rahasia-menjadi-kaya-dan-bertumbuh-semakin-kaya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 3)</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-3/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-3/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 27 Oct 2008 16:17:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-3/</guid>
		<description><![CDATA[Pagi ini saya pun menyantap makan pagi di hotel Santika. Pagi ini ada satu jenis masakan tradisional yaitu Nasi Pandat, suatu nama masakan tradisional yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ternyata Nasi Pandat ini adalah semacam semur ayam, tanpa kentang. Kuah bening yang kecoklatan berpadu cukup harmoni dengan daging ayamnya yang terasa empuk dan lembut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pagi ini saya pun menyantap makan pagi di hotel Santika. Pagi ini ada satu jenis masakan tradisional yaitu Nasi Pandat, suatu nama masakan tradisional yang belum pernah saya dengar sebelumnya. Ternyata Nasi Pandat ini adalah semacam semur ayam, tanpa kentang. Kuah bening yang kecoklatan berpadu cukup harmoni dengan daging ayamnya yang terasa empuk dan lembut di lidah. Hmm rasanya cukup enak juga.</p>
<p>Pada siang hari, saya menyantap Nasi Liwet Solo. Nasinya terasa gurih, semakin diperkuat dengan sambal goreng jipang. Setelah itu, saya mencoba Soto Mie yang terasa segar di siang itu dengan kucuran air perasan jeruk limau.</p>
<p>Di malam hari, bersama tiga rekan saya: Pak Bambang, Pak Tono, dan Pak Aman, kami pun makan di RM Padang Sederhana Bintaro. Masakannya sih lumayan, namun lebih dari itu, kami pun larut dalam pembicaraan seru tentang bisnis, NLP, dll.</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=549&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_549" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=549&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 2)</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-2/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 26 Oct 2008 13:40:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-2/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini saya terbangun dengan kondisi yang masih mengantuk.
Betapa tidak?
Kemarin saya hanya tidur sekitar 2-3 jam saja karena tidur tengah malam (kejar setoran, hehehe) dan harus bangun pagi hari untuk berangkat ke Jakarta. Nah kemarin pun kejadian hampir mirip terjadi. Saya terpaksa baru bisa tidur jam 2 pagi dan terbangun jam 6 pagi karena koneksi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini saya terbangun dengan kondisi yang masih mengantuk.</p>
<p>Betapa tidak?</p>
<p>Kemarin saya hanya tidur sekitar 2-3 jam saja karena tidur tengah malam (kejar setoran, hehehe) dan harus bangun pagi hari untuk berangkat ke Jakarta. Nah kemarin pun kejadian hampir mirip terjadi. Saya terpaksa baru bisa tidur jam 2 pagi dan terbangun jam 6 pagi karena koneksi Internet 3.5G dari IM2 sangatlah LAMBAT sehingga pekerjaan mengejar setoran ini harus diselesaikan dalam 2 shift.</p>
<p>Pagi hari tadi saya sarapan di Restoran Teluk Jakarta. </p>
<p>Ada sesuatu yang spesial di sana, tepatnya di samping kanan tangga melingkar, ada sebuah counter makanan tradisional yang menyajikan Nasi Gudeg. Sebenarnya gudegnya sendiri tidaklah terasa semanis gudeg di Jogja, maklum gudeg versi hotel bintang empat sehingga harus &quot;aman&quot; dikonsumsi berbagai khalayak nasional dan internasional. Telurnya terasa <em>gempi</em> (baca: kenyal), tempe dan tahu bacemnya pun terasa cukup enak di lidah. Arehnya sendiri berwarna putih terang.</p>
<p>Seperti biasa, saya pun mengambil makanan lain yaitu <em>omelette</em> keju dan jamur. Sayangnya sang koki menggoreng terlalu cepat sehingga saya masih mendapati sekian banyak potongan keju yang masih dalam bentuk aslinya (lembaran). Untunglah <em>croissant</em> isi coklatnya sangat prima untuk menggantikan kualitas <em>omelette</em> yang kurang <em>yummy</em> tadi.</p>
<p>Saat makan siang, saya mengambil sepiring nasi goreng disertai bakmie goreng, ayam goreng, asem-asem daging sapi, dan soto ayam Kudus. Nasi goreng dan bakmie goreng terasa standar saja, bahkan ayam gorengnya terasa alot saat digigit atau dipotong dengan sendok; namun soto ayam Kudusnya patoet dipoedjiken (demikian kata teman saya, Budi &quot;j4j4np4s4r&quot;).</p>
<p>Masih belum puas, kembali saya mengincar counter makanan tradisional. Kali ini mereka menyajikan nasi gulai sapi. Berbeda dengan sensasi makan pagi sebelumnya, nasi gulai sapi ini kurang &#8216;nendang&#8217;.</p>
<p>Tapi untunglah rasa penasaran saya bisa terobati dengan segelas es krim dengan taburan coklat mesis dan kacang almond.</p>
<p>Sayangnya, saat saya mengetik artikel ini, koneksi 3.5 IM2 masih sangat mengecewakan. Walaupun signalnya menunjukkan 5 bar, tapi bisa jadi kecepatannya masih kalah jauh jika dibandingkan dengan koneksi dial-up modem. Semoga 3.5G IM2 bisa semakin membaik.</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=548&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_548" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=548&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>7 Days Licensed NLP Practitioner (Day 1)</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-1/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-1/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 25 Oct 2008 14:37:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-1/</guid>
		<description><![CDATA[Tadi pagi jam 4.30 dini hari, saya telah bangun dan berangkat ke bandara Ahmad Yani, Semarang. Ajaibnya, untuk pertama kalinya saya melihat pintu masuk ruang bandara masih tertutup dan para penumpang pesawat untuk penerbangan pertama sedang berdiri mengantri di depan pintu. Tidak menyangka antrian calon penumpang di bandara yang masih tertutup terlihat seperti antrian pengunjung [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tadi pagi jam 4.30 dini hari, saya telah bangun dan berangkat ke bandara Ahmad Yani, Semarang. Ajaibnya, untuk pertama kalinya saya melihat pintu masuk ruang bandara masih tertutup dan para penumpang pesawat untuk penerbangan pertama sedang berdiri mengantri di depan pintu. Tidak menyangka antrian calon penumpang di bandara yang masih tertutup terlihat seperti antrian pengunjung di Mal Ciputra yang belum dibuka di pagi hari <img src='http://weblogs.hianoto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kali ini saya meneruskan pembelajaran dengan mengambil pelatihan 7 Days Licensed NLP Practitioner bertempat di Hotel Santika (Jl KS Tubun, Jakarta) bersama Pak Ronny FR serta para peserta yang dahsyat; ada Mas Ikhwan Sopa dengan training E.D.A.N. yang pernah saya ikuti sebelumnya, juga ada Mas Hendry Risjawan dari Trainer&#8217;s Club Indonesia (TCI), dll. Saya melihat ada 2 orang tamu pengamat, yaitu Pak Asep dan Teddy. Keduanya merupakan praktisi NLP yang dahsyat pula.</p>
<p>Berhubung para peserta telah menandatangani perjanjian (dalam bahasa Inggris) sebelum mengikuti pelatihan yang training manual-nya di-approve langsung oleh Richard Bandler, maka saya pun memilih untuk tidak menuliskan cuplikan pembelajaran yang saya peroleh.</p>
<p>Karenanya saya akan menulis tentang makanan selama mengikuti pelatihan ini saja ya <img src='http://weblogs.hianoto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Ok, makan siangnya bertempat di Yan&#8217;s Palace yang bernuansa oriental.</p>
<p>Sebagai hidangan pembuka, saya pun mengambil sup jagung kepiting dan sepiring kecil salad dan pangsit goreng. Sup jagung kepitingnya cukup enak, serpihan daging kepitingnya pun cukup terasa.</p>
<p>Hidangan utama adalah semangkuk kecil nasi goreng dan sepiring aneka sayur dan lauk seperti Ca Brokoli Polos, Ayam Asam Manis, dan Ca Sapi Lada Hitam. Ca Brokoli-nya cukup lumayan, namun kedua masakan lain cenderung standar saja.</p>
<p>Untuk menutup makan siang kali ini, saya memilih sepotong cake, potongan buah melon, dan Es Tahu dengan buah Lychee kalengan.</p>
<p>Saya pribadi masih memilih makanan di Hotel Ciputra, Jakarta dengan aneka hidangan yang lezat dan sederet kue-kue cantik nan nikmat. Tapi ini masih asumsi awal karena hidangan Hotel Santika ini masih harus saya santap selama 6 hari ke depan.</p>
<p>Malam hari, saya pun mencari informasi di Internet. Berdasarkan hasil dari Googling dan info dari rekan saya Tjia Irawan, saya pun memutuskan untuk menyantap Sop Kaki Kambing Pak Maman di seputaran Kuburan Kober yang terletak tidak jauh dari Hotel Santika.</p>
<p>Berbeda dengan Sop Kaki Kambing dengan campuran susu yang kental, Sop Kaki Kambing Pak Maman ini berkuah bening walau agak keruh karena kaldu dari tulang kaki kambing. Saat menghirup sesendok kuah Sop Kaki Kambing, saya mendapatkan suatu sensasi kuah yang segar. Setelah mengucurkan air perasan jeruk nipis, kuah sop menjadi lebih sensasional; kian segar terasa di mulut.</p>
<p>Hmm, walau Sop Kaki Kambing ini hanya seharga makanan kaki lima (total &quot;kerusakan&quot; adalah Rp 18.500), namun rasanya hidangan ini yang menjadi makanan pilihan saya untuk hari pertama dalam mengikuti pelatihan 7 Days Licensed NLP Practitioner ini.</p>
<p>Sampai berjumpa di tinjauan kuliner pada hari-hari berikutnya..</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=547&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_547" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=547&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/10/7-days-licensed-nlp-practitioner-day-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bandung BootCamp 2008 &#8211; Day 0</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/bandung-bootcamp-2008-day-0/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/bandung-bootcamp-2008-day-0/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 07:17:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/08/bandung-bootcamp-2008-day-0/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Rabu malam, untuk pertama kalinya saya menggunakan Kereta Api Harina jurusan Semarang &#8211; Bandung untuk mengikuti Bandung Bootcamp 2008 yang rencananya akan diadakan pada tgl 22-24 Agustus 2008.
Bbbrrrrr, udara dingin menerpa saat saya menginjakkan kaki di gerbong KA Harina. Luar biasa dingin! Malam itu, KA Harina cukup penuh.. Hampir tidak ada kursi yang kosong [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Rabu malam, untuk pertama kalinya saya menggunakan Kereta Api Harina jurusan Semarang &#8211; Bandung untuk mengikuti <a href="http://indonesiabootcamp.com/2008/06/13/bootcamp-di-bandung-agustus-2008/">Bandung Bootcamp 2008</a> yang rencananya akan diadakan pada tgl 22-24 Agustus 2008.</p>
<p>Bbbrrrrr, udara dingin menerpa saat saya menginjakkan kaki di gerbong KA Harina. Luar biasa dingin! Malam itu, KA Harina cukup penuh.. Hampir tidak ada kursi yang kosong di gerbong yang saya tumpangi. Kira-kira pada jam 10 malam, perut sudah mulai berkeroncongan, dia menagih untuk diisi karena kebetulan saya belum sempat makan malam. Nasi Goreng dengan Telur Mata Sapi pun terasa cukup enak dalam menangsal perut lapar.</p>
<p>Perjalanan ini berjalan baik dan tiba tepat waktu. Sempat kebingungan dalam mencari Taxi Blue Bird di luar stasiun, karena ternyata TIDAK ADA! Syukurlah saya berhasil tiba di hotel Garden Permata di kawasan Setrasari, Bandung.</p>
<p>Tiba di hotel, ternyata belum bisa <em>check-in</em>. Untunglah saya ditampung di apartmen yang ditempati panitia. Lumayan, dapat secangkir kopi krimer hangat, biskuit, dan akses WiFi <img src='http://weblogs.hianoto.net/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':-)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Jam 9 pagi, karena panggilan perut, saya pun mulai mencari makanan enak dengan berjalan kaki menyusuri jalan di sekitar hotel hingga Universitas Kristen Maranatha. </p>
<p>Pertama, saya menemukan warung bubur ayam di sebelah Universitas Kristen Maranatha. Warung tersebut cukup ramai dipenuhi oleh (kelihatannya) para mahasiswa Universitas Kristen Maranatha. Tidak lama menunggu, semangkuk bubur ayam pun tersaji. Buburnya berwarna putih, dengan taburan bawang goreng, cakwe, serpihan emping melinjo dan suwiran daging ayam. Buburnya terasa ringan, cocok untuk dimakan saat perut kosong di pagi hari.</p>
<p>Kedua, saya menikmati Es Durian Monthong. Saat pesanan disajikan, saya pun bengong karena benar-benar sesuai dengan arti harafiahnya. Ada sekian buah Durian Monthong bercampur dengan pecahan es batu dan susu kental manis. Walaupun Durian Monthongnya tipis (mungkin hasil pembudidayaan lokal), tapi saya menghitung ada 10 buah Durian Monthong dalam satu porsi. Rasanya mantap!</p>
<p>Ketiga, saya menikmati Batagor dengan bumbu kacang. Siomay goreng, tahu goreng, dan pangsit goreng terasa sangat pas dengan bumbu kacang yang gurih.</p>
<p>Masih belum puas, saya pun memesan Batagor dengan kuah. Di sini, walaupun komponennya sama, namun cita rasanya berbeda dengan pesanan saya sebelumnya. Kuah kaldu membuat sensasi yang berbeda.</p>
<p>Di sore hari, akhirnya Bandung Bootcamp 2008 pun dimulai dengan sesi matrikulasi bagi para peserta.</p>
<p>Diawali dengan sesi <em>ice breaking</em> dan perkenalan, selanjutnya peserta mengikuti sesi Pondasi Sukses Bisnis Internet yang saya pandu. Sebenarnya ini bukanlah sesi teknis, melainkan sesi yang diharapkan bisa menumbuhkan pengertian tentang pentingnya memiliki persepsi yang benar tentang Bisnis Internet, bagaimana merubah hasil, dan bagaimana menjalankan 5 langkah untuk mencapai kesuksesan.</p>
<p>Selanjutnya ada sesi <em>self-hypnosis</em> untuk membuat <em>anchor</em> para peserta masuk ke kondisi Alfa saat belajar sehingga bisa lebih mudah menyerap pelajaran yang diberikan.</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=544&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_544" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=544&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/bandung-bootcamp-2008-day-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Seminar Marketing Revolution &#8211; Tung Desem Waringin</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/seminar-marketing-revolution-tung-desem-waringin/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/seminar-marketing-revolution-tung-desem-waringin/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 19 Aug 2008 15:13:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/08/seminar-marketing-revolution-tung-desem-waringin/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Rabu lalu, saya berkesempatan mengikuti Seminar Marketing Revolution dengan pembicara Pak Tung Desem Waringin. Seminar ini diselenggarakan oleh Gramedia, diberikan gratis kepada setiap pembeli buku Marketing Revolution. Karena saya membeli buku tersebut pada hari pertama peluncuran buku, maka saya memperoleh 2 tiket seminar secara gratis.
Dalam perjalanan ke Gedung RRI di Jl A Yani Semarang, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Rabu lalu, saya berkesempatan mengikuti Seminar Marketing Revolution dengan pembicara Pak Tung Desem Waringin. Seminar ini diselenggarakan oleh Gramedia, diberikan gratis kepada setiap pembeli buku Marketing Revolution. Karena saya membeli buku tersebut pada hari pertama peluncuran buku, maka saya memperoleh 2 tiket seminar secara gratis.</p>
<p>Dalam perjalanan ke Gedung RRI di Jl A Yani Semarang, saya mendapatkan sebuah SMS yang pada intinya menyatakan bahwa saya diperbolehkan membawa seorang teman lagi untuk menghadiri seminar Marketing Revolution tersebut, GRATIS! Dahsyat&#8230;</p>
<p>Mendadak saya teringat akan dua orang teman dari sekian banyak teman yang saya promosikan buku ini.</p>
<p>Kedua teman ini sama-sama tertarik untuk ikut, apalagi ketika mengetahui akan mendapat 2 tiket gratis. Jawaban mereka juga sama, &#8220;Tiket yang satu untuk istri, agar bisa belajar dan membuka hati&#8221;. Namun menariknya, kedua teman ini juga sama-sama menunda untuk membeli buku tersebut sehingga akhirnya harga buku tersebut naik dan bonus pembelian buku Marketing Revolution hanyalah 1 tiket seminar saja.</p>
<p>Lebih menarik lagi, salah seorang teman itu tetap membeli dan yang satu lagi batal membeli.</p>
<p>Klimaksnya, teman yang membeli buku itu tetap bertekad berangkat ke RRI bersama istri. Dia mau berusaha mencari tiket di sana. Sedangkan teman yang satu mengurungkan niatnya untuk membeli buku maupun mengikuti seminar Marketing Revolution.</p>
<p>Apa yang terjadi?</p>
<p>Tentu saja teman yang membeli buku tadi menjadi berbahagia, karena dia akhirnya bisa ikut seminar bersama sang istri tercinta; sedangkan teman yang satu lagi tetap tidak membaca buku, apalagi mengikuti seminar tersebut.</p>
<p>Moral cerita di atas adalah kita harus tetap berusaha yang terbaik; masalah hasil, kita serahkan kepada Yang Di Atas. Orang yang mengambil tindakan memiliki kemungkinan berhasil 50%, tapi orang yang sama sekali tidak bertindak, kemungkinan berhasilnya 0%.</p>
<p>Ok, sekarang kembali ke topik Marketing Revolution.</p>
<p>Seminar dimulai jam 19:30 alias 30 menit terlambat dari jadwal. Seperti biasa, Pak Tung Desem tampil dengan energik. Namun malam itu, suara beliau terdengar serak.. Mungkin karena jadwal seminar Marketing Revolution beliau yang begitu padat. Sehari sebelumnya Pak Tung Desem mengadakan 3 seminar (1x di Solo dan 2x di Jogjakarta) dan hari itu 2 seminar di Semarang.</p>
<p>Para peserta dirubah <em>state</em>-nya dengan melakukan banyak gerakan, mulai dari Wusss hingga Guncang Bumi.</p>
<p>Pak Tung Desem menjelaskan pengertian Ilmu Marketing dan Ilmu Marketing Revolution. Perbedaan yang paling mencolok adalah peningkatan secara cepat dan dalam jumlah yang besar. Itulah Marketing Revolution.</p>
<p>Beliau memberikan cukup banyak contoh penerapan Marketing Revolution, mulai dari pemberian bonus yang terlihat begitu menariknya (padahal bonus tersebut dibeli dengan harga yang murah karena dibeli dari PABRIKnya) hingga menghilangkan risiko bagi pembeli (<em>money back guarantee</em>).</p>
<p>Selanjutnya, Pak Tung Desem Waringin juga menjelaskan tentang penggunaan publisitas dan endorsement dalam melakukan penawaran produk/jasa secara <em>massive</em>, termasuk kejadian saat beliau menyebarkan uang Rp 100 juta dari pesawat terbang saat peluncuran buku Marketing Revolution.</p>
<p>Luar biasanya, dia juga mendemokan langsung penerapan Marketing Revolution untuk produk/jasanya sendiri. Saat itu, beliau memberikan penawaran yang luar biasa, sejumlah produk pembelajaran multimedia dan 2 tiket Financial Revolution (3 hari) dengan nilai total Rp 13 jutaan, dijual seharga kurang dari Rp 2 juta &#8211; hanya untuk 20 orang pertama. Terlihat begitu banyak orang berlari ke tempat pendaftaran di bagian belakang untuk mendapatkan penawaran istimewa ini.</p>
<p>Saya lihat ini benar-benar penerapan kombinasi dari Hukum Keterbatasan, Irresistable Sensational Offer, Fear &amp; Greedy.</p>
<p>Sayangnya seminar masih belum usai, padahal sudah jam 10 malam lebih. Akhirnya saya dan istri pun harus meninggalkan tempat seminar Marketing Revolution lebih awal karena sudah cukup lama <a target="_blank" href="http://family.hianoto.net/brian/">Brian</a> dititipkan kepada keluarga kami.</p>
<blockquote><p><strong>NEW!! NEW!! APRIL 2009!!</strong></p>
<p>Inginkah Anda mengetahui Rahasia Menjadi Kaya dan Bertumbuh Semakin Kaya?</p>
<p>Inginkah Anda mengikuti seminar Financial Revolution dari Tung Desem Waringin selama 3 hari dengan GRATIS??</p>
<p>Inginkah Anda mendapatkan eBook “24 Prinsip Miliarder yang Mencerahkan” senilai Rp 250.000,- dari Tung Desem Waringin secara GRATIS???</p>
<p>Daftarkan diri Anda <a onclick="javascript:pageTracker._trackPageview('/outbound/article/http://www.Hianoto.net/go/tdwuniversity/');" href="http://www.hianoto.net/go/tdwuniversity/" target="_blank">di sini</a><strong> SEKARANG!!</strong></p></blockquote>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=543&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_543" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=543&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/08/seminar-marketing-revolution-tung-desem-waringin/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bootcamp &#8211; Day 1</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-1/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-1/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Apr 2008 08:27:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-1/</guid>
		<description><![CDATA[Hari pertama ini, sesi pertama dibawakan dengan sangat menarik dan begitu hidup oleh Pak Nukman Luthfie. Beliau mengungkapkan &#8220;Bagaimana Sukses di Dunia Maya&#8221;. Ada beberapa figur orang sukses di dunia maya yang dipaparkan, mulai dari eksportir maya (Pak Tonton Taufik, seorang eksportir mebel rotan), pedagang maya (Pak Roni Yuzirman dengan ManetVision-nya), hingga toko buku online [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari pertama ini, sesi pertama dibawakan dengan sangat menarik dan begitu hidup oleh Pak <a href="http://www.virtual.co.id/blog/" target="_blank">Nukman Luthfie</a>. Beliau mengungkapkan &#8220;Bagaimana Sukses di Dunia Maya&#8221;. Ada beberapa figur orang sukses di dunia maya yang dipaparkan, mulai dari eksportir maya (Pak Tonton Taufik, seorang eksportir mebel rotan), pedagang maya (Pak Roni Yuzirman dengan ManetVision-nya), hingga toko buku <i>online</i> dan toko elektronik/selular <i>online</i>, dll.</p>
<p>Dengan gayanya yang kocak, menghibur, namun menginspirasi, Pak Nukman memaparkan analisa bagaimana mereka bisa meraih sukses di dunia maya. Pertama, mereka harus memiliki suatu konsep yang unik, yang membedakan mereka dengan para pesaingnya. Kedua, mereka tahu persis target pasar yang mereka bidik dan apa kebutuhan mereka. Dan yang ketiga, bagaimana cara mendekati target pasar tersebut.</p>
<p>Sesi kedua cukup singkat, di mana para peserta menonton tayangan video singkat tentang Candi Borobudur yang dibuat oleh Pak Honda. Impresif dan bisa membangkitkan semangat para peserta untuk berkarya demi negeri tercinta, Indonesia.</p>
<p>Sesi ketiga adalah WordPress yang dibawakan oleh Pak <a href="http://reza.yazdi.or.id/ke-jogja-yuuk-ikut-indonesia-bootcamp/" target="_blank">Reza Yazdi</a>. Sesi ini adalah sesi teknis mengenai dasar-dasar penggunaan WordPress. Para peserta diajarkan bagaimana memasang WordPress, mengenal Themes dan Plugins, membuat Post dan Page, dll.</p>
<p>Malam harinya, saya dan Sukarto menyantap bebek goreng kremes di rumah makan sebelah hotel tempat kami menginap. Dagingnya cukup empuk, namun ukurannya sungguh kecil; sangat berbeda jauh dengan Bebek Kayu Tangan di Surabaya yang juga saya nikmati bersama Sukarto saat mengikuti <a href="http://weblogs.hianoto.net/2007/11/supercamp-becoming-a-money-magnet-2/">Supercamp Becoming a Money Magnet</a> yang lalu. </p>
<p>Usai makan malam dan mandi, kami berdua berkesempatan mengikuti diskusi seru bersama Pak Nukman, Pak Riyeke, Pak Kadek, Robby, dan Tika; mengenai perjalanan hidup para <i>suhu</i> SEO hingga mencapai kesuksesan sekarang ini. Sungguh suatu pengalaman hidup yang sangat menginspirasikan. Setelah itu, ada beberapa peserta lain yang ikut bergabung meramaikan suasana. Kami mengobrol <i>ngalor ngidul</i>, mulai dari Internet Marketing hingga hipnosis hingga sekitar jam 12 malam lebih.</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=455&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_455" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=455&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indonesia Bootcamp &#8211; Day 0</title>
		<link>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-0/</link>
		<comments>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-0/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Apr 2008 02:50:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hianoto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pembelajaran]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-0/</guid>
		<description><![CDATA[Hari Kamis sore, saya berangkat dari kantor menuju kota Jogjakarta untuk mengikuti Indonesia Bootcamp yang rencananya berlangsung dari tgl 18-20 April 2008. 
Ada hal yang menarik di sini; atas kebaikan seorang teman, saya dipinjami sebuah alat GPS. &#8220;Tolong di-test dan ajari saya penggunaannya&#8221;, demikian ujar teman saya. Pertama kali mengoperasikan alat GPS ini, memang sedikit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari Kamis sore, saya berangkat dari kantor menuju kota Jogjakarta untuk mengikuti <a href="http://indonesiabootcamp.com/" target="_blank">Indonesia Bootcamp</a> yang rencananya berlangsung dari tgl 18-20 April 2008. </p>
<p>Ada hal yang menarik di sini; atas kebaikan seorang teman, saya dipinjami sebuah alat GPS. &#8220;Tolong di-<i>test</i> dan ajari saya penggunaannya&#8221;, demikian ujar teman saya. Pertama kali mengoperasikan alat GPS ini, memang sedikit <i>kagok</i> karena belum terbiasa. Namun setelah melakukan beberapa perubahan setting (terutama dari &#8220;mile per hour&#8221; ke &#8220;kilometer per hour&#8221; dan &#8220;Fastest Route&#8221;). Hasilnya?? Sangat mengasyikkan. Misalnya saat berada di persimpangan Solo dan Jogja di daerah Bawen, alat GPS memberikan peringatan untuk belok kanan. Juga saat saya salah mengambil route, alat GPS ini membantu dengan mencari alternatif route untuk bisa sampai ke tempat tujuan.</p>
<p>Sesampai di hotel Cakra Kusuma, saya berkesempatan berkenalan dan berbincang sejenak dengan Pak Bambang, Pak Riyeke, dan rekan-rekan peserta Indonesia Bootcamp lainnya. Menariknya, terlihat bahwa peserta Bootcamp ini sangat bervariasi, banyak yang masih awam dengan dunia Internet Marketing, namun banyak pula yang sudah akrab dengan Internet Marketing dan sudah mengikuti banyak pelatihan, mulai dari Global Internet Summit, training Fabian Lim, dll.</p>
<p>Belum lama berbincang-bincang, saya harus segera menuju Bandara Adi Sutjipto untuk menjemput rekan saya, Sukarto, yang juga akan mengikuti Indonesia Bootcamp. Sayangnya pesawat Lion Air yang ditumpangi mengalami <i>delay</i>, sehingga saya memiliki waktu yang cukup untuk melihat-lihat suasana Bandara Adi Sutjipto di malam itu.</p>
<p>Selaku penggemar kuliner, kami berdua pun makan Nasi Gudeg Cukupan di seberang hotel Saphire. Lumayan enak dan murah. Kami menyantap nasi gudeg dengan telur dan daging ayam, ditambah sate usus dan krupuk udang; dan total kerusakan hanya Rp 22.500 saja!</p>
<p>Serasa tidak cukup, kami berdua pun mengobrol hingga hampir jam 1 pagi. Obrolan yang asyik ini terpaksa harus kami sudahi, mengingat besok pagi jam 6 kami sudah harus bersiap-siap untuk mengikuti Indonesia Bootcamp hari pertama!</p>
<p class="akst_link"><a href="http://weblogs.hianoto.net/?p=454&amp;akst_action=share-this"  title="E-mail this, post to del.icio.us, etc." id="akst_link_454" class="akst_share_link" rel="nofollow">Share This</a>
</p><img src="http://weblogs.hianoto.net/?ak_action=api_record_view&id=454&type=feed" alt="" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://weblogs.hianoto.net/2008/04/indonesia-bootcamp-day-0/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
