Basic Principle of Life Expanding

Posted on 12 March 2008

Berikut saya informasikan penyelenggaraan training NLP Attitude – Basic Principle of Life Expanding yang dibawakan langsung oleh dr Stefanus Isaac Tamzil (Head Trainer NLP dari Clear Heart Foundation) dan Saiful Bachri (Coach NLP Clear Heart Foundation) pada tanggal 27-30 Maret 2008, bertempat di Laras Asri Hotel – Salatiga (tempat tentative).

SEBERAPA PENTING DAN BERHARGA HIDUP ANDA??
“Saya adalah ciptaan Tuhan yang sempurna untuk tujuan yang sempurna”. Kita tidak memilih awal mula kehidupan; keberuntungan sejati dalam kehidupan ada di tangan ANDA!!

Neuro-Linguistic Programming (NLP) merupakan salah satu ilmu yang menjadi perbincangan di berbagai profesi. Kemampuan para praktisi dalam menerapkan NLP di kehidupan sehari-hari menjadikan ilmu ini mendapat berbagai sebutan. Ada yang menyebutnya sebagai ilmu terapi, ilmu konseling, ilmu mengarahkan orang, ilmu hipnoterapi dan berbagai sebutan lain. Kemampuan seseorang untuk mengelola pikiran dan perasaan diri sendiri akan menuntun pencapaian kesempurnaan tujuan hidup yang telah Tuhan berikan. “Nglakoni urip” dadi dalang opo wayang??

Yayasan Cahaya Hati (Clear Heart Foundation) sebagai mitra dari NLP University Academy Global Training and Consulting Community – Amerika, memberikan pelatihan yang berbeda, NLP Attitude, mengajak Anda bersama-sama menyelami, belajar, berlatih, berlari mencapai kesempurnaan tujuan dan menemukan MISI HIDUP yang telah Tuhan berikan.

NLP Attitude dengan Basic Principle of Life Expanding mengungkapkan suatu tabir tipis yang sangat kuat membatasi potensi kemanusiaan untuk muncul dan membuka potensi Anda untuk mencapai hidup yang Anda inginkan. Proses pelatihan ini adalah sebuah eksplorasi jujur atas perjalanan hidup dan proyeksi kehidupan yang akan meluas, mengembang (expand).

Rasakan, lihat, dengarkan dan meleburlah dalam proses yang super dahsyat dan nikmatilah KEBENARAN yang katanya [???]. Memang, emas menjadi murni ketika dilebur. Kendalikan hidup Anda!! Temukan misi hidup Anda!!

Continue reading Basic Principle of Life Expanding

Popularity: 15% [?]


Masuk Koran Lagi

Posted on 12 March 2008

Kemarin tgl 11 Maret, tatkala membaca koran, saya melihat sebuah artikel berita di harian Suara Merdeka yang menarik perhatian saya, berjudul “10 Siswa Sakamoto ke Lomba Matematika“. Kenapa menarik perhatian saya?? Karena di dalamnya mencantumkan nama Brian beserta fotonya bersama teman-teman Sakamoto yang akan mengikuti World Mathematics Championship 2008 akhir Maret ini.

Berikut kutipannya:

10 Siswa Sakamoto ke Lomba Matematika

SEMARANG – Sepuluh siswa Sakamoto Jawa Tengah (Jateng) akan mengikuti World Mathematics Championship (WMC) 2008 di Jakarta pada 29 Maret. Ke -10 siswa dari berbagai sekolah itu lolos kualifikasi ke lomba nasional 2 Februari di Jakarta.

Mereka adalah Michael Ardian dan Brian Thadius (kelas I), Michael Agung dan Albert Toshiro Heru (kelas II), Edward Keitaro Heru, Maranatha Florensia, dan Ko Abel Ardana (kelas IV), Yosia Feri Wijaya (kelas V), serta Richard Akira Heru dan E Faustine Rahardjo (kelas VI). Richard Akira Heru pernah meraih medali emas International Mathematics & Science Olympiad di Jepang.

’’Pada lomba WMC 2008, para siswa akan berlomba melawan siswa dari berbagai negara, seperti Jepang, Singapura, Malaysia, Korea, Filipina, Brunei, dan Thailand,’’ ujar Ir Paulus Rahardjo.

Mudah Dimengerti

Master Japanese Mathematics Center (JMC) Sakamoto Jateng itu menjadi pembimbing beberapa siswa tersebut. Di kantornya, Jalan Brigjen Katamso 11 Semarang, dia menuturkan saat ini para siswa yang akan mengikuti lomba masih mempelajari matematika Sakamoto yang bermanfaat untuk melatih penalaran, analisis, problem solving, dan kreativitas melalui soal cerita.

Metode Sakamoto memang digemari para siswa di Indonesia. Sebab, sangat sederhana dan mudah dimengerti sehingga siswa menjadi suka belajar matematika. ’’Tentu saja itu juga bermanfaat sebelum mengikuti lomba untuk melatih penalaran,’’ katanya.

Matematika metode Sakamoto sudah banyak tersebar di beberapa negara, termasuk di Indonesia. Di Jateng, Sakamoto ada di beberapa kota seperti Semarang, Salatiga, Kudus, dan Magelang.
Rencananya juga dibuka di Solo. ’’Metode itu juga membuka peluang usaha dengan sistem waralaba di kota-kota lain di Jateng,’’ ujar Paulus. (G2-53)

Walaupun ini bukan kali pertama Brian diberitakan di koran, namun kami ingin menyimpannya sebagai suatu kisah sukses dalam bagian hidupnya.

PS: Sebenarnya di artikel tersebut dimuat juga foto kesepuluh siswa Sakamoto, namun saya terlupa untuk membawa; sehingga belum bisa saya scan.

Popularity: 19% [?]


Permainan Logika yang Sangat Menantang

Posted on 23 February 2008

Baru saja saya mendapatkan sebuah permainan logika yang sangat menantang dan saya ingin berbagi dengan Anda semua. Bila Anda berhasil menyelesaikan permainan logika ini dalam maksimal 7 menit, maka (katanya) Anda memiliki logika yang baik.

Permainan logika ini berbentuk Flash yang dapat dimainkan di web browser Anda.

Mengingat semua penjelasannya ditulis dalam tulisan Kanji, maka saya merasa perlu untuk menerangkannya sbb:

Permainan Logika yang Menantang

Ada 8 orang berdiri di sisi sungai. Ayah, Ibu, 2 anak laki-laki, 2 anak perempuan, polisi dan penjahat. Tugas Anda adalah menyeberangkan mereka semua ke sisi sungai yang lain, dengan menggunakan rakit kecil.

Kedengarannya mudah, lalu di mana letak “menantang”-nya??

Lihat aturan-aturan berikut:

Jelas, bukan?? Tenang saja, bila Anda melakukan kesalahan, aplikasi Flash ini akan menampilkan animasi untuk memberitahukan kesalahan Anda.

Sudah tidak sabar?? Ya, Anda dapat mulai bermain di sini (http://freeweb.siol.net/danej/riverIQGame.swf). Ingat, mulailah permainan dengan mengklik tombol bulat berwarna biru.

Selamat mengasah logika Anda dengan permainan menarik ini.

Popularity: 100% [?]


Jogja Bootcamp 2008

Posted on 18 February 2008

Jogja Bootcamp 2008

Ya, hari Sabtu lalu saya memutuskan untuk mendaftar mengikuti Indonesia Bootcamp 2008 yang bakal diadakan di Jogja. Ini suatu keputusan yang agak sulit diambil, bukan karena topik, lokasi penyelenggaraan, ataupun investasinya, namun justru karena mengingat saya masih bekerja full-time di suatu perusahaan dan rencananya pada bulan Maret saya juga akan mengikuti suatu pelatihan intensif selama hampir seminggu penuh. Namun mengingat target pencapaian pribadi yang telah saya susun akhir tahun 2007 lalu, akhirnya saya membulatkan tekad mengikuti Jogja Bootcamp 2008 ini.

Bagi yang belum tahu, Indonesia Bootcamp adalah suatu workshop berskala nasional yang membahas mengenai dunia e-commerce, Internet Marketing, Search Engine Optimization (SEO), blog monetization (bagaimana mendapatkan uang dari blog), dan semua aspek teknis maupun non-teknis dalam dunia bisnis Internet. Indonesia Bootcamp diselenggarakan untuk menyadarkan masyarakat Indonesia akan begitu besarnya potensi produk dan layanan milik sendiri yang bisa dipromosikan dan dijual melalui Internet.

Kali ini, Indonesia Bootcamp 2008 diselenggarakan di Jogja pada tgl 18-20 April 2008 yang bertempat di MM (Magister Manajemen) UGM Jogja.

Apakah perlu ikut?? Tentu saja!! Semua informasi penting dan mendalam mengenai dunia bisnis internet yang tidak pernah diungkapkan di seminar atau workshop manapun di Indonesia akan dibahas di sini.

Lalu, siapa saja pembicara dan pelatihnya?? Mereka ini adalah:

Ayo segera ikutan Jogja Bootcamp 2008!!

Popularity: 24% [?]


Kedai Beringin (Oriental)

Posted on 15 February 2008

Tahukah Anda ada sebuah rumah makan yang asyik di Jl Beringin (kawasan di belakang hotel Novotel)?? Namanya Kedai Beringin. Kenapa saya bilang asyik??

Di pagi hari, menu yang saya sukai adalah Tongseng Ayam, Nasi Opor, dan Asem-asem Daun Kedondong. Tongseng Ayamnya sungguh memikat dengan kuah tongseng yang relatif encer. Nasi Opornya gurih dengan tambahan sambal goreng kentang. Asem-asem Daun Kedondong sangatlah pas disantap siang hari karena terasa sangat segar di lidah.

Sedangkan untuk sore hari, menu favorit kami adalah Nasi Hainan Ayam Kukus, juga Char-Siu yang kriuk-kriuk, Bebek Panggang, Mie Ayam Pangsit Goreng, Ca Brokoli Bawang Putih, Sayap Ayam Goreng Isi, dll. Ayam Kukusnya empuk dengan bumbu kecap asin yang pas. Char-Siu (non-halal) mereka cukup istimewa, kriuk-kriuk banget! Bebek Panggang terhitung menu baru, dagingnya empuk dan tidak terasa amis; kualitas cukup bagus.

Oh ya, mengingat rumah makan ini cukup ramai dikunjungi, pastikan Anda datang lebih awal sehingga masih kebagian masakan-masakan favorit.

Selamat menikmati hidangan Indonesia dan Oriental di Kedai Beringin (Oriental)!

Popularity: 14% [?]


WoSaMaC 2008 – Tingkat Nasional

Posted on 11 February 2008

Hari Sabtu tgl 2 February kemarin, saya ke Jakarta bersama Elly dan Brian. Jadwal pesawat Mandala yang seharusnya terbang dari Semarang jam 7:30 akhirnya mengalami penundaan, mungkin disebabkan karena situasi banjir di jalan tol ke Bandara Soekarno Hatta. Beruntung kami bisa menunggu di Executive Lounge sambil makan snack dan mengakses Internet melalui WiFi yang tersedia gratis di bandara Achmad Yani. Pesawatpun akhirnya berangkat pada jam 10:00.

Usai mengurus bagasi di bandara Soekarno Hatta, kami pun menunggu jemputan di luar. Akhirnya kami pun meluncur keluar bandara pada jam 11:45. Namun apa yang terjadi?? Antrian panjang telah menanti! Ini adalah kemacetan paling luar biasa yang pernah saya alami. Betapa tidak, kami membutuhkan lebih dari 4 jam untuk suatu perjalanan bandara Soekarno Hatta menuju Serpong/Tangerang. Padahal biasanya hanya memakan waktu 30-45 menit saja! Oleh-oleh lunpia Semarang yang kami bawa pun sangat membantu menangsal perut kami yang sudah sangat lapar ini. Alhasil, kami hanya berhasil menyelamatkan sebuah lunpia untuk oleh-oleh saudara di Jakarta 🙂

Hari Minggu adalah hari yang sibuk, karena Brian menghadapi lomba Sakamoto tingkat nasional untuk menentukan siapa yang akan mewakili Indonesia dalam World Sakamoto Mathematics Competition (WoSaMaC) yang akan diselenggarakan di Jakarta bulan Maret 2008.

Suasana di hotel Imperial Aryaduta di kawasan Lippo Karawaci terlihat sangat ramai. Ada sekian banyak orangtua berdiri menghantarkan anak-anak mereka mengikuti kompetisi Sakamoto tingkat nasional ini. Cuaca di pagi hari yang cukup dingin dan hujan rintik-rintik tidaklah menghalangi tekad mereka untuk terus menunggui anak-anak di sana.

Tibalah waktunya untuk kelas 1-3 SD mengikuti lomba. Ternyata anak-anak diharuskan memasuki ruangan pendaftaran sendirian, tanpa didampingi siapapun. Menarik, di usia mereka yang masih muda belia, mereka telah dilatih untuk bisa mandiri mengurus pendaftaran mereka sendiri, dengan membawa selembar formulir pendaftaran dengan identitas foto diri yang telah diverifikasi oleh sekian banyak pihak yang terlibat.

Mengingat waktu lomba yang cukup lama (sekitar 1.5 jam), akhirnya saya dan Elly memutuskan untuk mampir ke Lippo Supermal yang hanya sepelemparan batu jaraknya dari hotel tersebut. Wuih enak sekali berjalan kaki menyusuri jalan Lippo Karawaci. Banyak pohon rindang di kiri kanan jalan, membuat para pejalan kaki merasa nyaman di sini.

Usai lomba, kami pun menjemput Brian dan mengajaknya bermain di Timezone Supermal Karawaci. Wow, Timezone di sana menempati area yang sangat besar! Ada penawaran menarik saat itu, hanya dengan Rp 100.000, kita dapat bermain 70 permainan dari berbagai pilihan permainan yang begitu bervariasi, mulai dari harga Rp 1.250 hingga Rp 25.000! Tentu saja ini adalah penawaran yang sayang untuk dilewatkan. Segera kami bermain Venturer, di mana kita menonton sebuah film dibarengi simulasi gerakan dan goyangan kursi tempat duduk kita. Asyik dan cukup menegangkan. Selain itu, kami pun asyik bermain DinoDuel dan beberapa game balap mobil yang memungkinkan kita beradu balap dengan pemain lain.

Jam 3 sore, kami pun kembali ke hotel Imperial Aryaduta untuk melihat pengumuman hasil lomba. Jujur, tidak banyak yang kami harapkan mengingat kondisi persaingan yang luar biasa ketat. Rata-rata pemenangnya adalah peserta Sakamoto dari Jakarta. Tidaklah mengherankan, dengan jumlah siswa lebih dari 1.000 orang, Jakarta memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan perwakilan terbaik mereka.

Singkat cerita, Brian berhasil memperoleh ranking 10 nasional dan berhak mengikuti World Sakamoto Mathematics Competition 2008 yang kebetulan akan diadakan di Jakarta bulan Maret ini. Hal ini sangatlah kami syukuri, mengingat Brian baru mengikuti kursus Sakamoto selama 4 bulan saja. Apapun hasilnya, kami berpikir bahwa dengan mengikuti WoSaMaC, Brian sudah sangatlah beruntung karena bisa mendapatkan banyak pelajaran yang berharga dalam persiapannya selama satu bulan ini.

Popularity: 7% [?]


SuperCamp “Becoming a Money Magnet”

Posted on 22 November 2007

Tanggal 16-18 November 2007 yang baru lalu, untuk kedua kalinya saya mengikuti SuperCamp “Becoming a Money Magnet” yang digawangi oleh Pak Adi W Gunawan dan Pak Ariesandi Setyono di Surabaya. Sebelumnya, saya memang telah menghadiri SuperCamp serupa di Salatiga.

Tgl 16 November jam 8 pagi, saya telah tiba di bandara Juanda, Surabaya. Tidak lama kemudian, muncullah kawan saya Pak Sukarto dengan istrinya Venna dan buah hatinya Nata. Memaklumi betapa kangennya saya dengan makanan Banjarmasin, mereka pun mengajak saya menikmati Soto Banjar di Depot Demak. Mengetahui di sana juga tersedia Nasi Kuning, dengan pintarnya saya memesan Soto Banjar dengan nasi setengah porsi dan Nasi Kuning plus ikan Haruan setengah porsi. Wuiih mimpi apa saya semalam?? Soto Banjar ini benar-benar mantap dan mirip dengan Soto Banjar kesukaan saya di Banjarmasin. Apalagi ikan Haruan sebagai lauk pendamping nasi kuning. Ini adalah pengalaman pertama saya setelah sekian tahun tidak pergi ke Banjarmasin.

Usai temu kangen dengan makanan Banjar, kami pun ke rumah Pak Sukarto untuk membicarakan beberapa hal mengenai Sekolah Orangtua.

Tak terasa, tibalah waktunya untuk makan siang. Pak Sukarto menggamit saya untuk makan bebek goreng di daerah Bratang yaitu Bebek Kayu Tangan. Bebek goreng ini dilengkapi dengan kremesan dan jeruk nipis. Paduan unik ini membuat sensasi daging bebek terasa gurih dan tidak amis. Pelayanan yang begitu cepat membuat kami cukup penasaran. Usut punya usut, ternyata bebek tersebut telah digoreng beberapa saat sebelumnya, sehingga saat akan dihidangkan, mereka tinggal memanaskannya saja.

Mengingat waktu telah menunjukkan jam 2 siang, Pak Sukarto pun mengantarkan saya ke Hotel Singgasana (aka Hilton) tempat diselenggarakannya SuperCamp “Becoming a Money Magnet” ini.

Tepat jam 3 sore, SuperCamp pun dimulai. Pak Adi W Gunawan memulainya dengan suatu video yang menunjukkan betapa kita ditakdirkan untuk sukses; lalu video lain mengenai perjalanan hidup manusia. Selanjutnya beliau menjelaskan lima tahapan The Secret of LoA (The Law of Attraction), yaitu Dream (personal dan bermakna), Yakin, Syukur, Pasrah, dan Doa.

Selanjutnya beliau menguraikan aura, mulai dari apa itu aura, bagaimana cara melihat aura, bagaimana pengaruh emosi terhadap aura kita. Selanjutnya beliau juga menayangkan hasil penelitian Masaru Emoto tentang pengaruh tulisan/kata-kata terhadap hasil pembentukan kristal air. Selanjutnya, kami dijelaskan tentang “Map of Consciousness” dari Dr David Hawkins (lihat gambarnya di posting saya sebelumnya). Dari ketiga penjelasan ini, akhirnya kita diyakinkan tentang betapa pentingnya berpikir positif setiap waktu. Di bagian akhir acara hari pertama ini, kami pun dibimbing Pak Ariesandi untuk masuk ke kondisi alfa (bukan Hypermart, Makro, ataupun Giant lho yah) dan di-anchor (dijangkar) berulangkali untuk memudahkan para peserta dalam mengikuti proses relaksasi dan inner journey pada sesi-sesi berikutnya.

Saya cukup beruntung mendapatkan rekan peserta seminar yang doyan makan, namanya Pak Aji. Jadi usai seminar hari pertama, kami berdua pun menuju ke Restoran Happy di Andhika Plasa untuk menikmati semangkuk bubur, ayam saus mentega cabe hijau, babi char siu, telur kecap, tahu sayur. Wuih nikmat banget!

Hari kedua, SuperCamp diawali dengan pembahasan tentang Macro Cosmos dan Micro Cosmos, Dream (Internal dan External Check), tentang Triune Human System, The Change Cube (kesemuanya ini dapat dibaca lebih detail pada posting blog sebelumnya.

Nah berbeda dari SuperCamp yang lalu, kali ini EFT diajarkan pada hari kedua. Kali ini topiknya adalah tentang tikus (yang dulu adalah kecoak). Seru banget karena peserta yang digunakan untuk demo benar-benar takut, jijik, geli, etc dengan tikus mungil itu.

Usai belajar EFT, kami pun dijelaskan tentang perbedaan otak pria dan wanita, persepsi, dan prioritas hidup. Seperti biasa, ada beberapa sesi inner journey seperti Parts Therapy, Mental Block, dan mencari Sang Bijaksana.

Malam itu, kembali saya dan Pak Aji beraksi. Kali ini kami berdua ke Rawon Setan di seberang Hotel JW Mariott. Kami memesan rawon yang dipisahkan dengan nasi. Ada lima potong besar daging sapi dalam kubangan kuah rawon. Daging sapi tersebut sangat empuk dan terasa juicy sekali; sungguh paduan yang nikmat dengan kuah rawon yang tidak terlalu gelap. Saat kembali ke hotel, kami bertemu dengan dua rekan peserta seminar dari Balikpapan dan kami ngobrol ngalor-kidul hingga hampir jam 3 pagi tentang hypnosis, SuperCamp, dan tentunya Sekolah Orangtua, hehehe.. Dan akhirnya mereka berdua bergabung dengan Parents Club lho!

Hari terakhir, kita belajar tentang Subconscious Restructuring, mulai dari belief, rules, value, afirmasi dan tipe sugestibilitas. Setelahnya, kami belajar Rekening Bank Mental dan Rekening Syukur. Di sini Pak Adi sempat membocorkan bahan untuk buku terbarunya, yaitu tentang Synergetic (Daily Reinforcement, Symbolic Language, Ideomotor Response, Magic 30 minutes, dan Recognition Dream).

Sekali lagi, kami menjalani suatu perenungan diri yang sungguh indah tatkala bertemu dengan ayah, ibu, dan orang-orang yang kita kasihi. Sungguh mengharukan, ada banyak peserta yang meneteskan air mata dan bahkan terisak haru dibuatnya. Seperti yang saya utarakan sebelumnya, SuperCamp Becoming a Money Magnet ini bukanlah semata tentang uang saja, tapi kita mendapatkan pengalaman hidup dan pembelajaran berharga yang sungguh komplit dalam berbagai segi kehidupan.

Setelah berpisah, kembali saya berwisata kuliner bersama Pak Sukarto sekeluarga. Target pertamanya adalah Soto Banjar di Kedungdoro. Wuiih ini benar-benar Soto Banjar yang sangat otentik, sangat mirip dengan aslinya. Di sana juga menjual penganan tradisional (disebut wadai), saya membeli seloyang bingka. Masih belum puas, kami pun menuju ke RM Apeng. Antriannya dahsyat!! Tadinya Venna dengan tersenyum simpul memberitahu bahwa kita mendapatkan nomor antrian 1. “Wah, bentar lagi dong”, pikir saya. Setelah ada beberapa pengunjung dipanggil masuk, barulah kami tahu bahwa nomor antrian adalah 1-20; jadi nomor antrian 1 adalah setelah nomor 20, padahal saat itu yang dipanggil baru nomor 17. Alamaaaakkkk… Tapi upaya keras kami tidak terbuang sia-sia. Kami berkesempatan menikmati Kuetiauw Goreng yang enak sekali. Walau tidak terlalu coklat, namun ini justru membuat rasa kuetiauw-nya lebih menonjol. Huenak tenan…

Saat perjalanan ke Semarang menggunakan mobil travel, saya pergunakan untuk relaksasi dengan musik SuperCamp sebelumnya. Perjalanan darat selama 7 jam menjadi tidak terasa lama (lha wong delta terus, hahaha)…

Ayo ikutan SuperCamp Becoming a Money Magnet dan dapatkan kualitas hidup yang lebih prima dan seimbang!

Notes: Maaf posting ini campur aduk antara materi SuperCamp dengan Wisata Kuliner, soalnya ulasan SuperCamp telah ditulis lebih detail di posting sebelumnya dan ulasan kuliner selama SuperCamp di Salatiga telah ditulis di sini.

Popularity: 26% [?]


Seminar “Managing Business with Great Success” James Gwee

Posted on 19 November 2007

Sebelum kelupaan dan menjadi basi, saya ingin menceritakan pengalaman ikut seminar James Gwee di beberapa hari yang lalu di Solo. Seminar ini bertajuk “Managing Business with Great Success” yang diselenggarakan oleh PMS – Perkumpulan Masyarakat Surakarta, bertempat di Diamond Convention Center. Suasana di ruang seminar begitu ramai dipenuhi peserta; tampak absennya James Gwee di Solo selama 3 tahun sangat membuat orang Solo merindukan beliau dan langsung membanjiri seminar James Gwee ini.

Mengawali seminarnya, Pak James Gwee berlari dari bagian belakang menuju ke panggung. Sebenarnya saya mengharapkan sesuatu yang lebih heboh seperti yang terlihat di profil yang ditayangkan di LCD Projector, misalnya mengendarai sepeda motor gede, berpakaian ala Kaisar Romawi, berpakaian ala tentara siap tempur lengkap dengan tas ranselnya, dll. Walaupun demikian, beliau tetap saja membawakan seminarnya dengan sangat interaktif, entertaining, dan bermanfaat bagi para audiensnya.

Diutarakan bahwa untuk mendapatkan suatu hasil yang berbeda, maka kita harus merubah tindakan kita. Sayangnya dalam melakukan perubahan ini, kita akan menghadapi mental dan physical barrier karena kita cenderung ingin terus berada di zona nyaman kita.

Selanjutnya Pak James Gwee menjelaskan perbedaan owner, leader, dan manager. Seorang owner adalah seseorang yang menyediakan uang untuk menjalankan bisnis, menanggung semua risiko, dan mengharapkan keuntungan dari bisnis tersebut. Seorang leader adalah seseorang yang memiliki visi dan mengetahui menjadi seperti apa perusahaan itu dalam kurun waktu 5-10 tahun ke depan. Sedangkan seorang manager adalah seseorang yang digaji untuk melakukan koordinasi sehingga visi dari sang leader tercapai dan perusahaan mencetak keuntungan untuk sang owner.

Pak James Gwee mengutarakan bahwa Business is System – System works for you, not you work for the system. Namun sayangnya banyak bisnis yang mempunyai sistem yaitu kita sendiri. Sebenarnya 80% dari seluruh pekerjaan kita bersifat rutin, yang sebenarnya bisa disistemisasi. Jadi seharusnya kita melakukan sistemisasi bisnis dan menangani sumber daya manusianya.

Berbicara tentang sumber daya manusia, ada dua hal yang harus kita perhatikan yaitu attract dan retain orang yang tepat. Seringkali perusahaan bisa mempekerjakan orang yang tepat (attract), namun tidak berapa lama setelah bergabung, orang yang tepat itu pun meninggalkan perusahaan. Hal ini berpotensi menimbulkan masalah besar dalam perusahaan, karenanya perusahaan harus mampu melakukan kedua hal ini dengan baik.

Hal yang menarik, Pak James Gwee menjelaskan wealth dan money.

Menurut beliau, wealth itu seperti sungai, dengan tiga karakteristik yaitu sungai selalu berkelok-kelok dan tidak pernah lurus, lebar sungai tidak pernah sama, dan di sungai yang sehat, airnya mengalir dengan deras. Kita selalu mengalami pasang surut kehidupan, beberapa bagian dalam kehidupan kita ada yang lancar, ada pula yang seret. Saat mengalami masa sulit, hendaknya kita harus selalu mengarunginya dengan penuh optimisme karena sebentar lagi akan ada bagian kehidupan yang lancar dan berhasil.

Sedangkan money adalah air di dalam sungai. Untuk memperoleh air yang banyak, maka sungainya harus makin lebar dan makin dalam. Ada orang-orang yang memiliki sungai yang sempit dan dangkal, akibatnya tatkala terjadi hujan, sungai tersebut tidak bisa menampung banyak air. Sebaliknya, ada orang-orang yang memiliki sungai yang lebar dan dalam; walaupun airnya berkurang banyak (misalnya kemarau dll), namun tidak lama kemudian, sungai itu akan kembali dipenuhi air dari alam semesta ini.

Di bagian akhir seminar, Pak James Gwee menutupnya dengan cerita mengenai cara menangkap kupu-kupu yang indah. Banyak di antara kita yang berkonsentrasi menangkap kupu-kupu dengan melakukan massive action, mengejar kupu-kupu dengan jaring. Namun apa yang terjadi?? Kupu-kupu yang indah ini ternyata mampu bergerak lincah menghindari tangkapan jaring. Cara yang terbaik untuk memperoleh kupu-kupu yang indah adalah dengan membangun taman bunga yang indah. Saat bunga-bunga bermekaran, maka kupu-kupu akan hinggap menghisap madu dari kelopak bunga peliharaan kita. Bahkan kupu-kupu tersebut akan mengundang segerombolan kupu-kupu yang lain untuk datang ke taman bunga ini.

Sebelum meninggalkan seminar, saya sempat berbincang sejenak dengan Pak James Gwee. Di luar dugaan saya, ternyata beliau telah berencana untuk menghadiri seminar Sekolah Orang di Jakarta. Hal ini sungguh membesarkan hati saya, betapa seorang pembicara terfavorit Indonesia berkenan mengikuti seminar Sekolah Orangtua!!

Hian and James Gwee

Popularity: 27% [?]


« Previous PageNext Page »